Cak Imin Bicara Kesamaan PKB dan Panji Bangsa: Kita Satu Membela yang Paling Lemah

Cak Imin mengatakan badan otonom Panji Bangsa didirikan dengan tujuan memberikan kontribusi nyata dalam perjalanan politik PKB.

Diterbitkan 20 November 2025, 07:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Panji Bangsa didirikan untuk kontribusi nyata dalam politik PKB dan mewarnai kehidupan bangsa.
  • Organisasi ini berorientasi pada demokrasi kerakyatan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
  • Munas pertama memperkuat fungsi, peran strategis, pendidikan kader, dan tata kelola Panji Bangsa.

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan badan otonom Panji Bangsa didirikan dengan tujuan memberikan kontribusi nyata dalam perjalanan politik PKB.

"Panji Bangsa dirintis untuk mengambil peran dan memberikan kontribusi nyata dalam perjalanan politik kita,” ujar pria yang akrab disapa Cak Imin saat membuka Musyawarah Nasional Dewan Komando Pusat Panji Bangsa di Kantor DPP PKB, Jakarta dilansir Antara, Kamis (20/11/2025).

Selain itu, Cak Imin mengatakan Panji Bangsa didirikan sebagai bagian upaya kolektif mewarnai kehidupan sosial, politik, hingga ideologi bangsa. Oleh sebab itu, dia mengatakan Panji Bangsa harus berorientasi kepada demokrasi yang berpihak pada rakyat.

"Demokrasi kita adalah kerakyatan, terwujudnya sistem yang adil. Tidak ada jalan lain, kecuali mengubah orientasi ekonomi kita agar berpihak pada kesejahteraan masyarakat," katanya.

Dia menambahkan, Panji Bangsa dan PKB sama-sama lahir dari kekuatan sosial yang berpihak pada kelompok paling lemah. Karena itu, ia berharap Munas pertama ini mampu memperkuat fungsi dan peran strategis Panji Bangsa.

"Ideologi kita satu, membela yang paling lemah," tegasnya.

Sementara itu, dia berharap munas pertama Panji Bangsa dapat memperkuat fungsi dan peran strategis badan otonom PKB tersebut.

Munas Panji Bangsa

Pada kesempatan yang sama, Komandan Nasional DKP Panji Bangsa Rivqy Abdul Halim mengatakan munas pertama badan otonom tersebut menjadi forum penting untuk memperkuat pendidikan kader, pelatihan instruktur, serta tata kelola organisasi ke depan.

"Sebagai badan otonom PKB, semangat kita jelas, bela PKB sampai mati. Setiap pasukan dibentuk untuk memahami agenda perjuangan partai dan siap bergerak dalam kondisi apa pun," kata Rivqy.

Adapun saat ini Panji Bangsa telah terbentuk di 33 dari total 38 provinsi di Indonesia. Lima wilayah yang belum terbentuk meliputi Kalimantan Tengah, Papua Selatan, Maluku, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6