Tanggal 2 Oktober Diperingati Hari Apa? Ini Sederet Peringatannya!

Setiap hari, Indonesia dan dunia memiliki catatan sejarahnya masing-masing. Tak terkecuali hari ini, Kamis (2/10/2025), yang menyimpan sejumlah momen penting di tingkat nasional maupun internasional.

Diterbitkan 02 Oktober 2025, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Setiap hari, Indonesia dan dunia memiliki catatan sejarahnya masing-masing. Tak terkecuali hari ini, Kamis (2/10/2025), yang menyimpan sejumlah momen penting.

Di Indonesia, tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional. Penetapan ini dilakukan sejak tahun 2009, setelah UNESCO mengakui batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity). Peringatan ini menjadi simbol kebanggaan bangsa sekaligus bentuk komitmen untuk terus melestarikan warisan budaya Indonesia.

Sementara itu, di tingkat internasional, tanggal 2 Oktober juga diperingati sebagai Hari Anti Kekerasan Internasional (International Day of Non-Violence) dan Hari Hewan Ternak Sedunia (World Farm Animals Day). Kedua momen tersebut menjadi pengingat pentingnya perdamaian serta kepedulian terhadap kesejahteraan hewan di seluruh dunia.

Berikut rangkaian peringatan penting pada 2 Oktober 2025 sebagaimana, dihimpun oleh Liputan6.com:

1. Hari Batik Nasional

Pada tanggal 2 Oktober sejak 2009, Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan ini menjadi simbol kebanggan bangsa serta upaya melestarikan warisan budaya Indonesia.

Sejarah Hari Batik Nasional dimulai dari pengakuan UNESCO terhadap batik sebagai Warisan Budaya Takbenda pada tahun 2009. Pengakuan ini mendorong pemerintah Indonesia untuk menetapkan tanggal 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional.

UNESCO juga secara resmi telah menetapkan batik sebagai Masterpiece Of Oral and Intangible Heritage of Humanity atau warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan. Keputusan ini diambil dalam sidang ke-4 Komite Antar Pemerintah di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Setelah pengakuan tersebut, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menjabat pada saat itu, langsung menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 33 Tahun 2009 yang menetapkan tanggal 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional

Penetapan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian dan pengembangan batik sebagai warisan budaya bangsa.

 

2. Hari Anti Kekerasan Internasional

Di tingkat Internasional, tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Anti Kekerasan Internasional (International Day of Non-Violence). Tanggal ini bertepatan dengan hari lahir Mahatma Gandhi, tokoh perjuangan kemerdekaan India yang dikenal sebagai simbol perlawanan tanpa kekerasan.

Mengutip laman resmi PBB, melalui Resolusi Majelis Umum A/RES/61/271 yang diadopsi pada 15 Juni 2007, peringatan ini ditetapkan sebagai momentum untuk “menyebarkan pesan anti-kekerasan, termasuk melalui pendidikan dan peningkatan kesadaran publik.”

Resolusi tersebut juga menegaskan kembali “relevansi universal prinsip anti-kekerasan” serta tekad global “untuk membangun budaya perdamaian, toleransi, pemahaman, dan penolakan terhadap kekerasan.”

 

 

3. Hari Hewan Ternak Sedunia

Selain itu, setiap tanggal 2 Oktober juga diperingati sebagai Hari Hewan Ternak Sedunia. Peringatan global tahunan ini bertujuan meningkatkan kesadaran terhadap penderitaan hewan ternak, mengedukasi masyarakat tentang kondisi mereka, sekaligus mengenang jutaan hewan yang mengalami kekerasan dan eksploitasi.

Mengutip laman World Animal Protection, tanggal 2 Oktober dipilih sebagai Hari Hewan Ternak Sedunia juga untuk menghormati hari kelahiran Mahatma Gandhi, tokoh yang dikenal dengan prinsip kasih sayangnya terhadap semua makhluk hidup. Peringatan ini pertama kali diselenggarakan pada 1983 dan sejak saat itu berkembang menjadi gerakan internasional.

Hari peringatan ini menjadi momen penting untuk menyoroti kondisi memprihatinkan hewan ternak, terutama yang hidup di peternakan intensif. Setiap tahunnya, diperkirakan lebih dari 80 miliar hewan darat dipelihara dan dieksploitasi untuk kebutuhan peternakan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6