Atasi Macet TB Simatupang, Exit Tol Cipete-Pondok Labu Bakal Diberlakukan Buka Tutup

Dishub DKI Jakarta berencana menerapkan sistem buka tutup di exit Tol Cipete-Pondok Labu pada jam sibuk sore untuk mengurangi kemacetan di TB Simatupang. Rencana ini masih menunggu asesmen lapangan bersama Kementerian PUPR dan BPJT.

Diterbitkan 08 September 2025, 14:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Dishub DKI berencana buka tutup exit Tol Cipete-Pondok Labu saat jam sibuk.
  • Tujuannya mengurangi kepadatan lalu lintas di Jalan TB Simatupang.
  • Kebijakan akan ditinjau bersama dan diuji coba bertahap.

Liputan6.com, Jakarta Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta berencana melakukan buka tutup akses keluar atau exit Tol Cipete-Pondok Labu, Jakarta Selatan, pada jam sibuk sore hari.

Kebijakan ini disiapkan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di Jalan TB Simatupang.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, rencana tersebut telah dibahas bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Menurutnya, langkah ini akan segera ditindaklanjuti melalui peninjauan lapangan.

“Untuk TB Simatupang, usulan Pak Gubernur sudah disampaikan dan sudah dilakukan pembahasan minggu lalu. Hal itu akan ditindaklanjuti dengan peninjauan lapangan,” kata  Syafrin di Halte Transjakarta Jaga Jakarta, Senen, Jakarta Pusat, Senin (8/9/2025). 

 

Akan Ditinjau Dulu Bersama PUPR

Syafrin menjelaskan, peninjauan lapangan akan dilakukan terlebih dahulu bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), hingga Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Tim gabungan akan melakukan asesmen terkait dampak lalu lintas sebelum kebijakan diterapkan.

Syafrin menekankan, keputusan final mengenai buka tutup akses tol akan diambil setelah hasil asesmen bersama pihak terkait selesai dilakukan. 

“Hasil peninjauan lapangan, kemudian asesmen trafiknya, itu baru diputuskan bersama,” kata Syafrin.

 

 

Dilakukan Secara Bertahap

Dia menyebut, jika penutupan exit tol disepakati, kebijakan akan diberlakukan secara bertahap melalui uji coba.

Uji coba diperlukan untuk memastikan arus lalu lintas tetap terkendali dan tidak menimbulkan kemacetan baru di titik lain.

“Pasti semuanya akan melalui uji coba jika diputuskan boleh. Kebutuhan buka tutup hanya sampai akhir Oktober, karena ada pekerjaan pemasangan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang ditargetkan selesai akhir Oktober,” ucap Syafrin. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6