Momen Prabowo Ingin Hentikan Pidatonya Jelang Adzan: Nanti Saya Dimarahin Menag

Presiden Prabowo Subianto sempat berhenti berpidato menjelang adzan maghrib dan menyebut dirinya tetap tunduk pada Menteri Agama dalam urusan agama.

Diterbitkan 22 Agustus 2025, 22:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Prabowo menghentikan pidato karena adzan Maghrib, menghormati waktu ibadah.
  • Ia meminta izin Menag untuk melanjutkan, menunjukkan tunduk pada otoritas agama.
  • Prabowo menekankan pentingnya pemimpin memahami batasan wewenang mereka.

Liputan6.com, Jakarta Ada momen menarik saat Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato pengarahan kepada kepala sekolah dan guru Sekolah Rakyat di JIExpo Kemayoran Jakarta Pusat, Jumat (22/8/2025).

Saat itu, Prabowo yang sedang berpidato ingin berhenti karena waktu sudah mendekati adzan maghrib.

"Cukup ya? Mau maghrib, mau maghrib. Nanti saya dimarahin Menag, saudara-saudara sekalian," kata Prabowo.

Dia lantas meminta izin terlebih dahulu kepada Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar yang hadir dalam acara itu untuk melanjutkan pidatonya beberapa menit.

Prabowo menyampaikan meski dirinya Presiden, namun tetap tunduk dengan Menteri Agama.

"Menag, 5 menit masih bisa? Aku Presiden tapi kalau urusan agama, aku tunduk juga sama Menag," tutur Prabowo disambut tawa.

 

Singgung soal Wewenang

Prabowo menuturkan seorang kepala negara harus mengetahui wewenang yang dimiliki.

Seorang kepala negara, menurut dia, juga harus menyerahkan kepada yang lebih berkuasa di bidangnya.

"Kita harus tahu, mana wewenang kita, mana yang kita kurang berkuasa," ucap Prabowo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6