Liputan6.com, Jakarta Ruang terbuka hijau di Jakarta Selatan akan semakin istimewa dengan hadirnya Taman Bendera Pusaka, perpaduan dari tiga taman legendaris, yakni Ayodya, Langsat, dan Leuser. Tak hanya sebagai paru-paru kota, Taman Bendera Pusaka juga menjadi ruang interaksi sosial, ekonomi, olahraga, bahkan diplomasi. Taman yang dilengkapi berbagai fasilitas umum ini nantinya dibuka 24 jam nonstop.
Pemprov DKI Jakarta akan membangun jembatan penghubung yang memberi kemudahan akses bagi pejalan kaki menuju Taman Bendera Pusaka. Pengunjung dapat dengan mudah berpindah area taman tanpa harus menyeberang jalan raya, seperti di Tebet Eco Park.
Menanggapi pembangunan Taman Bendera Pusaka, sejumlah warga mengaku antusias. Mereka yakin tempat itu akan menjadi spot favorit baru untuk rekreasi, olahraga, dan menikmati hiburan.
Advertisement
Ratna Juwita, warga Duren Tiga, Jakarta Selatan, mengatakan, kehadiran Taman Bendera Pusaka di Jakarta Selatan adalah anugerah. Ia mengajak warga untuk sama-sama menjaganya.
“Programnya sudah bagus. Tinggal kita sebagai warga menggunakan fasilitas dengan baik. Mulai dari hal kecil saja, buang sampah pada tempatnya. Kalau warganya tertib, insyaallah taman-taman akan tetap indah dan nyaman,” ujarnya kepada Liputan6.com
Ratna menyebut taman kota yang buka 24 jam bisa menjadi alternatif hiburan murah bagi anak-anak Jakarta yang saat ini lebih suka main gadget.
“Manfaatnya banyak, untuk rekreasi, olahraga. Anak-anak bisa nari, bisa ikut acara, atau sekadar main bareng. Warga juga bisa nonton bareng kalau ada event di taman,” katanya penuh semangat.
Senada, Rizki Saputra, warga Jakarta Pusat, mengaku senang dengan adanya Taman Bendera Pusaka. “Banyak kegunaan juga buat masyarakat Jakarta. Untuk berkumpul, rekreasi, dengan suasananya nyaman, dan nggak banyak hal aneh-aneh,” katanya.
Ruang Publik yang Aman dan Nyaman
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5321596/original/082338300_1755676702-WhatsApp_Image_2025-08-20_at_14.50.28.jpeg)
Kehadiran taman kota 24 jam mendapat dukungan penuh dari Pemprov DKI. Jaru Salam, anggota Satpol PP, mengungkapkan keamanan jadi prioritas dengan pengawasan rutin sepanjang hari.
“Taman kota pasti dibuat nyaman dan aman. Kita ada piket 24 jam, ada patroli untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Jadi, suasana tetap kondusif, tidak ada tawuran. Lebih ke pencegahan,” tegasnya.
Menurut Salam, taman kota 24 jam menjadi ruang komunikasi yang efektif bagi warga. “Bisa jadi ruang untuk kolaborasi, komunikasi yang lebih baik. Cari informasi, bahkan tukar kabar soal lowongan kerja. Jadi manfaatnya banyak sekali,” ujarnya.
Ia berharap keberadaan taman kota 24 jam bukan sekadar tren sesaat.
“Mudah-mudahan berjalan baik dan berkelanjutan, bukan hanya sementara. Jadi anak-anak nanti bisa merasakan manfaatnya, bukan hanya di masa sekarang saja,” harapnya.
Advertisement
Pemilihan Nama Taman Bendera Pusaka
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5321831/original/002745200_1755680976-Taman_Kota.jpg)
Penataan Taman Bendera Pusaka sudah dimulai sejak Juli lalu dan direncanakan selesai Desember 2025. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan, keindahan dan kenyamanan Jakarta adalah tanggung jawabnya.
"Itu bagian tanggung jawab saya untuk membuat Jakarta lebih baik, lebih indah, tamannya lebih luas, dan ketika orang melihat apa yang nanti akan selesai di lokasi itu, saya yakin pasti akan memberikan kenyamanan bagi orang yang akan datang ke taman itu," jelas Pramono dikutip dari website resmi Pemprov DKI Jakarta.
Pramono menyebut, nama Taman Bendera Pusaka dipilih untuk mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, bahwa kemerdekaan bangsa ini tidak diraih dengan mudah.
Sementara itu, Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (CKTRP) DKI Jakarta, Vera Refina Sari menuturkan, proyek ini bukan sekadar renovasi taman, melainkan bentuk “rebirth” atau kelahiran kembali kawasan hijau sebagai ruang publik yang lebih hidup, inklusif, dan multifungsi.
“Diharapkan, taman ini bisa meningkatkan interaksi sosial warga, mendukung aktivitas olahraga, seni, dan kegiatan komunitas, menjadikannya sebagai representasi Jakarta sebagai kota global yang hijau dan berbudaya,” ujar Vera.
Vera menambahkan, pembangunan Taman Bendera Pusaka dilakukan dengan pendanaan dari pelampauan Koefisien Lantai Bangunan (KLB). Setelah taman ini selesai, Pemprov DKI Jakarta siap melanjutkan transformasi serupa di taman-taman lainnya.
(*)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3887554/original/ACg8ocKiMb03_qT234RD5FpuA1iRcgXuEtq_NBAwlDAFJ0j462Xtpd0%3Ds200.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5321595/original/077800900_1755676702-WhatsApp_Image_2025-08-20_at_14.50.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/836/original/072087300_1545939912-IMG_20180420_135756_758.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263705/original/015489300_1781963735-Noni_Madueke.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8383836/original/060443200_1782262774-IMG-20260624-WA0005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261677/original/091626500_1781753480-063_2282078791.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8405832/original/011890700_1782288653-000_B83J62M.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261521/original/040972300_1781736777-Croatia_s_Josko_Gvardiol__4__challenges_for_the_ball_with_England_s_Noni_Madueke__20_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258037/original/028342400_1781299407-000_B6XD8QZ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1541481/original/029951000_1489915850-2022-World-Cup-006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583299/original/047451600_1782545178-AP26178061252747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8526854/original/004442800_1782457565-Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5545264/original/080479700_1775150193-tam7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5531048/original/093687200_1773542854-IMG_7913__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5531047/original/006680900_1773542854-IMG_7914.jpeg)