Mampu Hafal Al Qur'an dalam 4 Bulan, Ini Pesan Kiai Imjaz ke Para Santri

Dari 822 santri yang mengikuti program tersebut, ada 309 yang berhasil menghafal 30 juz.

Diperbarui 30 Juni 2025, 10:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pesantren Bina Insan Mulia pakai metode Tahfdz BimaQu.
  • Metode ini hasilkan ribuan hafidz diterima di kampus.
  • 309 dari 822 santri hafal 30 juz Al-Quran.

Liputan6.com, Jakarta - Menghafal Al-Quran menjadi salah satu program yang dijalankan di tiap pesantren. Tak terkecuali di Pesantren Bina Insan Mulia Cirebon, Jawa Barat. Pengasuh Pesantren, KH. Imam Jazuli mengatakan pihaknya menggunakan metode Tahfdz BimaQu.

"Metode ini telah menghasilkan ribuan hafidz dan hafidzah. Mereka telah diterima di berbagai kampus, baik di dalam negeri maupun di Timur Tengah," kata pria yang karib disapa Kiai Imjaz ini dalam keterangan diterima.

Kiai Imjaz menambahkan, Pesantren Bina Insan Mulia 1 pernah dinobatkan menjadi pesantren dengan penghafal Al-Quran terbanyak oleh Provinsi Jawa Barat. Selain itu, lanjut dia, metode Tahfidz BimaQu juga menjamin semua santri dapat menghafalkan al-Quran secara gratis di Pesantren Bina Insan Mulia.

"Saya yakin, metode lebih penting dari pada materi. Banyak hal yang mudah, tapi karena disampaikan dengan metode yang sulit, akhirnya hal itu menjadi rumit, karena itu, saya mengubah metode itu,” tegas dia. Kiai Imjaz memastikan, capaian hafalan dari metode Tahfidz BimaQu bahwa para santri tidak sebatas hafal di tingkat mutqin. Mutqin dalam hafalan Al-Quran adalah hasil dari proses terus menerus atau seumur hidup. Namun hafalan telah menjadi modal penting untuk melanjutkan studi para santri.

"Jangan berhenti hanya sampai hafal, sebab banyak orang yang hafal Al-Quran, tetapi tidak memahaminya sehingga Al-Quran hanya sampai di tenggorokan saja. Sejak zaman Rasulullah SAW, sudah ada orang yang hanya hafal Al-Quran dan banyak ibadah, namun tidak paham, sehingga mudah menyalahkan dan mengkafirkan orang lain yang berbeda,” Kiai Imjaz menandasi.

 

 

 

Peningkatan

Sebagai informasi, Pesantren Bina Insan Mulia berhasil menghantarkan ratusan santrinya menghafal Al-Qur'an 30 juz hanya dalam waktu 4 bulan menggunakan metode Tahfdz BimaQu. Prestasi para santri mengalami peningkatan.

Dari 822 santri yang mengikuti program tersebut, ada 309 yang berhasil menghafal 30 juz. Artinya, jumlah itu mendekati 38% dari total keseluruhan. Sisanya bervariasi, mulai dari hafal 25 juz, 20 juz, 10 juz dan 5 juz.

Diketahui, santri dari Pesantren Bina Insan Mulia 1 sebanyak 460 orang dan yang berhasil hafal 30 juz sebanyak 156 orang. Sedangkan, santri dari Pesantren Bina Insan Mulia 2 sebanyak 362 orang dan yang berhasil menghafal 30 juz sebanyak 153 orang.

Para santri kemudian diwisuda pada 28-29 Juni 2025. Total, hadir 2.130 orang yang terdiri dari para santri, wali santri, dan guru-guru pendamping. Dalam acara tersebut, para guru yang dinilai telah berhasil mendidik para santri dihadiahkanUSD 6.500 atau Rp100.000.000 sebagai tanda apresiasi kerja keras mereka dari pihak pesantren.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6