Prabowo: Indonesia Akan Capai Swasembada Energi Paling Lambat 6 Tahun

Presiden Prabowo Subianto meyakini Indonesia dapat mencapai swasembada energi dalam waktu yang singkat.

Diterbitkan 29 Juni 2025, 17:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Prabowo targetkan swasembada energi tercapai paling lambat enam tahun.
  • PLTS jadi cara wujudkan swasembada energi melalui tenaga surya.
  • Ekosistem baterai listrik Karawang hasilkan 15 gigawatt energi.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meyakini Indonesia dapat mencapai swasembada energi dalam waktu yang singkat. Dia menargetkan swasembada energi akan tercapai paling lambat dalam waktu enam tahun mendatang.

"Saya diberitahu oleh para pakar, bahwa bangsa kita ini sungguh-sungguh bisa swasembada energi. Dan hitungan saya tidak lama, tidak lama. Lima tahun, paling lambat enam tahun, kita bisa swasembada energi," kata Prabowo saat groundbreaking Ekosistem Industri Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (29/6/2025).

Dia menuturkan salah satu cara mewujudkan swasembada energi yakni, dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Prabowo mengatakan baterai merupakan elemen penting pembangunan PLTS.

"Dan salah satu nanti jalan kita menuju swasembada energi adalah listrik. Listrik dari tenaga surya. Dan listrik dari tenaga surya kuncinya adalah baterai," ujarnya.

 

Sambut Baik Pembangunan Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik

Prabowo pun menyambut baik pembangunan ekosistem industri baterai kendaraan listrik di Karawang yang dapat menghasilkan energi sebesar 15 gigawatt. Setidaknya, Indonesia membutuhkan energi 100 gigawatt untuk swsembada.

"Dan hari ini kita saksikan, hari ini tadi laporannya menghasilkan 15 gigawatt. Kita butuh, kalau tidak salah para pakar laporan ke saya, untuk benar-benar mandiri kita perlu mungkin 100 gigawatt," tutur Prabowo.

"Berarti mungkin proyek ini harus dilipat gandakan. Mungkin. Dan saya percaya bahwa kita mampu untuk melaksanakan itu," sambung dia.

 

Keseriusan Pemerintah

Dia menuturkan groundbreaking proyek ini menunjukkan keseriusan pemerintah sekarang dan terdahulu dalam program hilirisasi. Prabowo pun mengapresiasi kerja sama dengan mitra-mitra dari China untuk proyek tersebut.

"Kita bisa bekerjasama dengan program yang menurut saya ini termasuk bisa dikatakan kolosal, bisa dikatakan terobosan luar biasa," jelas dia.

"Saya ucapkan selamat kepada semua unsur dan terima kasih Kawan-kawan kita dari CATL, dari Tiongkok. Kerja sama ini saya kira adalah sangat penting dan menguntungkan semua pihak," imbuh Prabowo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6