Tanggal Merah Bulan Juni 2025, Ada Dua Hari Besar Keagamaan

Pada Juni 2025, terdapat dua hari besar keagamaan umat Islam, yaitu Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah dan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah.

Diperbarui 10 Mei 2025, 13:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bulan Juni 2025 akan menjadi bulan yang istimewa bagi masyarakat Indonesia, mengingat sejumlah tanggal merah akan jatuh pada bulan ini. Bagi banyak orang, ini menjadi kesempatan untuk beristirahat, berkumpul bersama keluarga, atau merencanakan liburan singkat.

Pada Juni 2025, terdapat dua hari besar keagamaan umat Islam, yaitu Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah dan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah. Selain itu, masyarakat Indonesia juga akan memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni 2025, yang turut menjadi hari libur nasional.

Berikut adalah tanggal merah yang dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia pada bulan Juni 2025:

1. 1 Juni 2025: Hari Lahir Pancasila

Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni merupakan hari yang penting bagi bangsa Indonesia. Pancasila sebagai dasar negara menjadi pondasi ideologi yang mendasari kehidupan berbangsa dan bernegara. Sayangnya, tahun 2025, Hari Lahir Pancasila jatuh pada hari Minggu, yang berarti banyak orang mungkin sudah menikmati waktu libur pada akhir pekan ini.

2. 6-7 Juni 2025: Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah

Hari Raya Idul Adha atau Haji, yang merupakan bagian dari perayaan umat Islam, jatuh pada 7 Juni 2025. Meskipun ini adalah hari libur nasional yang diakui, karena jatuh pada hari Sabtu, banyak pekerja atau pelajar yang mungkin tidak mendapatkan tambahan waktu libur.

Namun, bagi umat Muslim, hari ini tetap menjadi momen penting yang dirayakan dengan penuh rasa syukur.

3. 9 Juni 2025: Cuti Bersama

Setelah Hari Raya Haji, pada 9 Juni 2025, pemerintah juga menetapkan cuti bersama.

 

4. 26 Juni 2025: Tahun Baru Islam 1447 Hijriah

Tahun Baru Islam atau 1 Muharram 1447 Hijriah akan diperingati pada Kamis, 26 Juni 2025. Hari ini menjadi momen penting dalam kalender Hijriah yang diperingati oleh umat Muslim di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Tidak seperti tahun baru dalam kalender masehi yang biasanya dirayakan dengan pesta dan perayaan meriah, Tahun Baru Islam lebih identik dengan refleksi dan doa. Ini adalah waktu untuk mengenang peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah, yang menjadi tonggak awal penanggalan Hijriah. Hijrah tersebut bukan hanya perpindahan fisik, tetapi juga simbol transformasi spiritual, perjuangan, dan pembaruan niat.

Di Indonesia, 1 Muharram juga menjadi hari libur nasional. Banyak kegiatan keagamaan digelar oleh masyarakat, seperti pengajian, doa bersama, tausiyah, hingga kegiatan sosial. Bagi sebagian kalangan, ini juga menjadi momen untuk memulai hidup baru dengan niat yang lebih baik dan lebih dekat kepada ajaran agama.

Peringatan Tahun Baru Islam 1447 H pada 26 Juni 2025 juga berdekatan dengan masa liburan sekolah, sehingga banyak keluarga yang memanfaatkannya untuk berkumpul dan memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam lingkungan rumah.

Kapan Idul Adha?

Idul Adha, hari raya kurban terbesar kedua bagi umat Islam setelah Idul Fitri, diperkirakan jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025. Perayaan ini memperingati ketaatan Nabi Ibrahim AS yang rela mengorbankan putranya, Ismail AS, atas perintah Allah SWT. Peristiwa tersebut kemudian digantikan dengan seekor domba, menjadi simbol pengorbanan dalam ibadah kurban. Tahun ini, bagaimana perayaan Idul Adha di Indonesia dan apa saja tradisi uniknya?

Perayaan Idul Adha mengandung makna mendalam, meliputi ketaatan, pengorbanan, kesabaran, kebersamaan, syukur, dan solidaritas. Momen ini menjadi waktu tepat untuk mempererat tali silaturahmi dan berbagi dengan sesama, terutama yang kurang mampu. Rangkaian perayaan umumnya diawali dengan shalat Id berjamaah, dilanjutkan penyembelihan hewan kurban, pembagian daging kurban, dan kunjungan silaturahmi.

Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Agama, akan menetapkan tanggal resmi Idul Adha melalui sidang isbat pada 27 Mei 2025. PP Muhammadiyah telah menetapkan Idul Adha 1446 H jatuh pada 6 Juni 2025. Berdasarkan SKB 3 Menteri, libur nasional Idul Adha 2025 adalah tanggal 6 Juni 2025, dan cuti bersama pada tanggal 9 Juni 2025. Mari kita nantikan pengumuman resmi dari pemerintah.

Tradisi Unik Idul Adha di Indonesia

Indonesia, dengan keberagaman budayanya, memiliki tradisi unik dalam merayakan Idul Adha. Di Aceh, ada tradisi Meugang, memasak dan menyantap daging bersama keluarga sebagai ungkapan syukur. Sementara di Semarang, terdapat tradisi Apitan, aksi kuda lumping dan sedekah bumi dengan berebut hasil tani. Uniknya lagi, di Pasuruan ada tradisi Manten Sapi, sapi kurban dihias dan diarak ke masjid.

Di Madura, masyarakat menjalankan tradisi Toron dan Nyalase, yaitu ziarah ke makam leluhur setelah shalat Id. Yogyakarta memiliki Grebeg Gunungan, arak-arakan gunungan berisi hasil bumi dari Keraton ke Masjid Gedhe Kauman. Di Cirebon, ada pertujukan gamelan Sekaten di Keraton Kasepuhan. Berbagai tradisi ini memperkaya perayaan Idul Adha di Indonesia, menunjukkan kekayaan budaya dan kearifan lokal.

Masing-masing tradisi tersebut memiliki makna dan nilai tersendiri bagi masyarakat setempat. Tradisi-tradisi ini tidak hanya sekadar perayaan, tetapi juga menjadi media untuk memperkuat ikatan sosial dan melestarikan budaya leluhur. Hal ini menunjukkan betapa kaya dan beragamnya budaya Indonesia dalam merayakan hari raya keagamaan.

Selain tradisi-tradisi tersebut, masih banyak tradisi unik lainnya di berbagai daerah di Indonesia. Keberagaman ini menunjukkan betapa kayanya budaya Indonesia dan bagaimana masyarakatnya merayakan Idul Adha dengan cara yang berbeda-beda namun tetap memiliki makna yang sama, yaitu sebagai bentuk pengorbanan dan syukur kepada Allah SWT.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6