Berangkat Haji Secara Ilegal, 71 Penumpang Diamankan di Bandara Soetta

Bukan hanya dari satu daerah saja, sebanyak 71 penumpang tersebut berasal dari berbagai daerah. Seperti Jakarta, Jawa Timur, Jogjakarta, Kalimantan Selatan, dan Banten.

Diterbitkan 29 April 2025, 16:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Nekad hendak berangkat haji secara non prosedural atau ilegal, sebanyak 71 calon penumpang diamankan di Bandara Soekarno Hatta.

Bukan hanya dari satu daerah saja, sebanyak 71 penumpang tersebut berasal dari berbagai daerah. Seperti Jakarta, Jawa Timur, Jogjakarta, Kalimantan Selatan, dan Banten.

"71 orang ini ada yang dikoordinir travel tapi sebagian besar kegiatan mandiri, artinya mereka berupaya sendiri untuk berangkat," kata Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Ronald F.C Sipayung, Selasa (29/4/2025).

Kapolres juga mengungkapkan, puluhan orang tersebut diketahui akan berangkat haji secara ilegal berdasarkan informasi masyarakat. Lalu, pihaknya pun bersama Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta memperketat pengawasan, hingga mengenali gelagat calon penumpang yang mencurigakan.

"Kami petugas pasti akan bertanya dan biasanya mereka kami interogasi dan dalami tujuan mereka menuju kesana, tentu kami didampingi oleh Kementerian Agama," katanya.

 

Visa

Lalu diketahui, para calon jemaah haji ilegal tersebut menggunakan berbagai visa untuk bisa masuk ke Arab Saudi. Seperti visa kunjungan, visa kerja, hingga visa amil. Padahal, saat ini hal tersebut dilarang lantaran hanya yang memiliki visa haji yang diperbolehkan masuk.

Apalagi, lanjut Ronald, pihaknya telah menerima surat pemberitahuan dari Konsulat Jenderal (Konjen) di Arab Saudi yang berisi imbauan agar tidak ada yang masuk ke negara tersebut dengan dokumen selain visa haji mulai 23 April 2025.

"Sudah ada informasi tidak akan ada masyarakat Indonesia yang masuk ke Jeddah melalui Bandara King Abdul Aziz selain pemegang visa haji, artinya visa kunjungan, wisata, tidak diperbolehkan," jelasnya.

 

Pencegahan

Kapolres juga meminta masyarakat untuk tidak nekad berangkat haji tanpa prosedur yang benar. Pasalnya, pihaknya akan terus melakukan upaya pencegahan dan monitoring agar tidak ada calon jemaah haji ilegal yang lolos.

"Dengan temuan ini, kami Polres Bandara akan melakukan penyelidikan orang yang memfasilitasi mereka untuk berangkat dari Jakarta ini," katanya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6