Kasus Wartawan Tewas di Jakbar, Pengacara Buat Laporan ke Polda Metro Jaya

Wartawan asal Palu, Sulawesi Tengah ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di kawasan Jakarta Barat, pada Jumat 4 April 2025.

Diperbarui 06 April 2025, 17:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Polres Metro Jakarta Barat menyerahkan kasus tewasnya SW (33) ke Polda Metro Jaya. Wartawan asal Palu, Sulawesi Tengah ditemukan tewas di sebuah kamar hotel kawasan Jakarta Barat, pada Jumat 4 April 2025.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Zulkan Sipayung mengatakan, kasus ini diserahkan karena pihak korban telah membuat laporan secara resmi ke Polda Metro Jaya.

"Masih pemeriksaan, masih pemeriksaan (saksi). Kan enggak enak itu kan di dalam pemeriksaan. Dan itu juga sudah dibuat LP di Polda. Jadi pada saat hari Jumat saya cek ke TKP, itu malam jam 9," kata Arfan Zulkan saat dihubungi merdeka.com, Minggu (6/4/2025).

"Ternyata pengacaranya buat LP jam 10 di Polda. Padahal kita masih proses. Jadi itu sudah diambil alih di Polda," tambahnya.

Sehingga, dengan sudah membuat laporan secara resmi tersebut maka, kasus itu sudah langsung dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Meskipun pihaknya sudah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi.

"Padahal kami sudah periksa ini saksi, sudah kita visum, sudah olah TKP, sudah iden (identifikasi) masuk. Maksudnya, ya sudah kita kan namanya satu polisi. Sudah kita limpahkan ke Polda," jelasnya.

Dengan sudah dilimpahkan kasus itu, pihaknya juga memberikan barang bukti ke Polda Metro Jaya yang sebelumnya diamankan anggotanya pada saat mendatangi lokasi atau Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Kan awalnya barang bukti handphone-nya sudah saya tahan tuh. Ada handphone korban, handphone saksi, yang namanya CCTV sudah saya ambil. Sudah saya periksa sih, analis semuanya. Cuma karena sudah buat LP di Polda, saya limpahkan ke Jatanras Polda," pungkasnya.

Jurnalis Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Jakbar

Seorang jurnalis berinisial SW (33) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar hotel di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Terkait hal ini, polisi turun tangan melakukan penyelidikan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Zulkan Sipayung menerangkan, korban pertama kali ditemukan di kamar hotelnya sendiri pada Jumat, 4 April 2025.

"Kami dapat laporan dari masyarakat, kemarin saya sama tim identifikasi ke TKP sekitar jam 9 malam," ujar dia dalam keterangannya, Sabtu (5/4/2025).

Arfan menyebut, sejauh ini tak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban. Hal itu diungkap berdasar pemeriksaan awal. Namun, masih perlu didalami lebih lanjut.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Dari visum luar tidak ada bukti penganiayaan. Kita lagi menunggu hasil autopsi," ucap dia.

Di sisi lain, Arfan mengatakan, pihaknya juga sudah memeriksa tiga orang sebagai saksi. "Saksi sudah kita periksa tiga orang dari pihak hotel dan pihak RT," ujar dia.

Arfan belum berani menyimpulkan penyebab pasti tewasnya korban. Dia beralasan, proses penyelidikan masih berjalan.

 

 

 

 

Reporter: Nur Habibie

Sumber: Merdeka.com

  

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6