Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Dukung Upaya Percepatan Pemerataan Akses Internet

Dalam upaya mempercepat pemerataan konektivitas digital dan digitalisasi sebagai katalisator pertumbuhan perekonomian di wilayah timur Indonesia, khususnya di Provinsi Maluku Utara, Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut) menandatangani kesepakatan bersama.

Diperbarui 31 Juli 2025, 01:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Dalam upaya mempercepat pemerataan konektivitas digital dan digitalisasi sebagai katalisator pertumbuhan perekonomian di wilayah timur Indonesia, khususnya di Provinsi Maluku Utara, Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut) menandatangani kesepakatan bersama Telkomsat pada Kamis 24 Juli 2025 di Ternate.

Kesepakatan Bersama ini ditandatangani oleh Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dan Direktur Utama Telkomsat Lukman Hakim Abd Rauf. Penandatanganan turut disaksikan oleh Komisaris Telkom Indonesia Rizal Mallarangeng, Direktur Wholesale & International Service Telkom Honesti Basyir, serta EVP Telkom Regional V (TREG 5), Amin Soebagyo.

"Penandatanganan Kesepakatan Bersama ini menandai Langkah strategis kerja sama intensif antara Telkomsat dan Pemerintah Daerah dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi satelit yang mendukung transformasi digital di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T)," ujar Direktur Utama Telkomsat Lukman Hakim Abd Rauf melalui keterangan tertulis, Minggu (27/7/2025).

"Kerjasama ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan digitalisasi pemerintahan melalui implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan aplikasi terintegrasi yang bertujuan meningkatkan efektivitas pelayanan publik," sambung doa.

Selain itu, menurut Lukman, Kesepakatan Bersama ini juga mencakup dukungan untuk digitalisasi sektor pendidikan melalui penyediaan akses internet berkecepatan tinggi bagi sekolah-sekolah sehingga ditargetkan proses administrasi hingga belajar mengajar dapat meningkat secara signifikan.

"Pada sektor kesehatan, kerjasama ini membuka peluang untuk mengeksplorasi pemanfaatan konektivitas satelit dalam layanan kesehatan primer, termasuk puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya, guna mendukung implementasi layanan telemedicine serta sistem informasi kesehatan berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI)," papar dia.

 

Dukung Pengembangan Konektivitas Digital

Lukman menjelaskan, kolaborasi ini juga diarahkan untuk mendukung pengembangan konektivitas digital bagi desa-desa nelayan, dengan tujuan meningkatkan produktivitas perikanan, memperluas akses terhadap informasi pasar, serta memperkuat ekonomi maritim daerah.

"Di sektor maritim dan kelautan, kerja sama ini meliputi peningkatan dukungan terhadap kegiatan navigasi, pemantauan sumber daya laut, dan pengawasan wilayah perairan Provinsi Maluku Utara," kara dia.

Lukman menyambut baik kerjasama ini sebagai bentuk komitmen Telkomsat dalam mendukung pembangunan infrastruktur digital nasional, khususnya di wilayah-wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses.

"Kami berterima kasih karena telah diberikan kesempatan untuk berkontribusi kepada saudara-saudara kita di Morotai yang selama ini kesulitan mendapatkan akses internet," kata dia.

"Alhamdulillah, kami juga telah menerima banyak testimoni positif dari para kepala desa, guru, hingga anak-anak yang merasakan langsung manfaat layanan satelit dari Telkomsat," sambung Lukman.

Sementara itu, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas dukungan dan komitmen TelkomGroup.

"Khususnya Telkomsat dalam membantu memperkuat konektivitas di wilayah-wilayah terpencil melalui inisiatif CSR yang telah direalisasikan di sembilan (9) titik pada delapan kabupaten/kota," kata dia.

"Uji coba yang dilakukan menunjukkan kualitas sinyal yang kuat bahkan di pulau-pulau terluar sekalipun," tandas Sherly.

Lebih lanjut, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah menjalin kontrak dengan Telkomsat untuk peningkatan kualitas Base Transceiver Station (BTS) di wilayah Maluku Utara. Dari total 412 BTS yang ada, sebanyak 275 di antaranya telah dikontrakkan untuk ditingkatkan, sementara 137 lainnya masih dalam kondisi blank spot.

Melalui kolaborasi strategis ini, Telkomsat berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendorong pemerataan konektivitas di Indonesia dan Provinsi Maluku Utara khususnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6