Liputan6.com, Makassar: Gara-gara kasus pemerasan, mahasiswa Fakultas Teknik dan Fakultas Seni Universitas Negeri Makassar, Sulawesi Selatan, baku hantam, Rabu (26/2). Kedua kelompok menggunakan berbagai jenis senjata tajam plus senjata api rakitan. Akibatnya, tujuh mahasiswa luka parah tertusuk busur dan terkena lemparan batu. Selain itu, beberapa fasilitas kampus seperti ruang kuliah dan Kantor Senat Fakultas Teknik juga rusak.
Perkelahian dipicu pemalakan oleh pria bertopeng yang mengaku mahasiswa Fakultas Teknik terhadap beberapa mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni, Selasa malam pekan ini. Kontan kelakuan tersebut membuat ratusan mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni mengamuk lantas merusak Kantor Senat Fakultas Teknik. Perkelahian pun tak terhindarkan. Kontak fisik baru berhenti setelah polisi datang ke lokasi. Sejumlah mahasiswa yang diduga otak tawuran dibekuk dan beberapa senjata tajam serta senjata api rakitan disita.
Tahun silam, mahasiswa Makassar, tepatnya dari Universitas Hasanuddin Makassar pun bentrok melibatkan beberapa fakultas [baca: Tawuran Antarmahasiswa Unhas Meluas]. Puluhan senjata tajam dan bom molotov juga ditemukan Kepolisian Kota Besar Makassar dari dalam Kampus Unhas. Senjata-senjata tersebut dijadikan barang bukti dalam pengusutan bentrokan antarmahasiswa yang memalukan ini [baca: Polisi Menemukan Puluhan Senjata Tajam di Unhas].(MTA/Muhammad Takbir)
Perkelahian dipicu pemalakan oleh pria bertopeng yang mengaku mahasiswa Fakultas Teknik terhadap beberapa mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni, Selasa malam pekan ini. Kontan kelakuan tersebut membuat ratusan mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni mengamuk lantas merusak Kantor Senat Fakultas Teknik. Perkelahian pun tak terhindarkan. Kontak fisik baru berhenti setelah polisi datang ke lokasi. Sejumlah mahasiswa yang diduga otak tawuran dibekuk dan beberapa senjata tajam serta senjata api rakitan disita.
Tahun silam, mahasiswa Makassar, tepatnya dari Universitas Hasanuddin Makassar pun bentrok melibatkan beberapa fakultas [baca: Tawuran Antarmahasiswa Unhas Meluas]. Puluhan senjata tajam dan bom molotov juga ditemukan Kepolisian Kota Besar Makassar dari dalam Kampus Unhas. Senjata-senjata tersebut dijadikan barang bukti dalam pengusutan bentrokan antarmahasiswa yang memalukan ini [baca: Polisi Menemukan Puluhan Senjata Tajam di Unhas].(MTA/Muhammad Takbir)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318340/original/035315600_1786092351-Screenshot_2026-08-07_154428.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331817/original/055880700_1787567222-BSU_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311576/original/011498300_1785406882-kemenhaj_petugas_haji_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4409778/original/074363200_1682745589-PPATK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/388148/original/270203aMahasiswa_Bentrok2.jpg)