Sukses

Peserta Reuni 212 Mulai Berdatangan di Sekitar Patung Kuda

Liputan6.com, Jakarta - Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menyampaikan pagi ini sudah terpantau adanya beberapa massa aksi Reuni 212 yang datang di sekitar Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

"Sudah ada beberapa (massa yang datang), tetapi sudah kita imbau untuk kembali saja," kata Sambodo di Jakarta, Kamis (2/12/2021).

Sementara dikutip dari tayangan live chanel youtube @MimbarTube, terlihat sejumlah masa yang masih tertahan pinggir jalan, karena tak bisa mendekat ke titik kumpul di sekitaran wilayah Patung Kuda. 

Adapun masa Reuni 212 yang mayoritas mengenakan pakaian berwarna putih baik pria maupun wanita itu terlihat tertahan di sekitaran gedung Bank Indonesia, jalan MH. Thamrin, karena tak bisa melanjutkan perjalannya. Akibat penyekatan yang dilakukan personel polisi, dengan dipasangnya kawat berduri dan barrier berwarna oranye.

Kepolisian menutup ruas jalan di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha dan Monas mulai Kamis 2 Desember 2021 pukul 00.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Aturan ini diperuntukkan bagi kendaraan maupun orang yang akan melewati jalan di kawasan tersebut.

"Semua kawasan ini menjadi kawasan terbatas dan tidak boleh dimasuki oleh kendaraan apapun ya termasuk orang-orang apalagi," ujar dia.

Sambodo menerangkan, kendaraan dari arah Jalan MH Thamrin menuju ke Patung Kuda Arjuna Wiwaha akan dialihkan. Personel berjaga di Simpang Kebon Sirih.

"Kita belokkan ke kiri atau kanan, yang dari Abdul Muis kita luruskan sehingga tidak bisa ke arah Harmoni," ujar dia.

 

 

2 dari 2 halaman

Pengecualian

Pun demikian, dari arah Tugu Tani yang mengarah ke Medan Merdeka Selatan. Personel akan ditempatkan di Simpang Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS).

"Akan kita luruskan menuju arah Katedral arah Masjid Istiqlal. Semua ini tidak bisa dilewati kendaraan arah Harmoni yang dari daerah Kota Tua juga dibelokkan ke Jalan Haji Juanda dari arah Tomang Semua diluruskan atau ke kiri ke arah Kota Tua," terang dia.

Kendati begitu, Sambodo menyebut ada pengecualian bagi kendaraan-kendaraan dinas yang bekerja di sekitar lokasi penutupan.

"Nanti jika kita lihat kalau tujuan untuk ke kantor kita perbolehkan. Kalau kendaraan lain tidak hanya yang akan ngantor di jalan ini yang diperbolehkan," ucap dia.

Reporter: Bachtiarudin Alam

Sumber: Merdeka