Sukses

Pakar Nilai Kualitas Pelayanan Korlantas Meningkat

Liputan6.com, Jakarta - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus meningkatkan inovasi dalam memberi pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya peningkatan dalam hal implementasi kewenangan bidang Regident Ranmor dan SIM, terutama pada bidang pelayanan yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh pakar sekaligus penyusun Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) Prof Dr Nurhasan Ismail SH MSI. Dia mengatakan bahwa selama ini pelayanan yang optimal dan semakin prima menjadi orientasi kinerja polantas.

"Berbagai inovasi diciptakan untuk mewujudkan orientasi tersebut seperti SIM dan Regident Corner di tempat strategis, pelayanan Mobil Layanan Keliling, pusat pelatihan keselamatan dan keamanan mengemudi (Savety Driving Centre), inovasi pelayanan secara elektronik seperti Electronic Traffic Law Enforcement, Electronic Registration and Identification, terus ditingkatkan di wilayah-wilayah kota besar," ujarnya melalui keterangan tertulis, Selasa (7/7/2020).

Selain itu, peningkatan inovasi pelayanan yang dilakukan Korlantas untuk memberi kepuasan kepada masyarakat juga terus dilakukan seperti inovasi pada SIM.

Kini, pembuatan dan perpanjangan SIM Internasional bisa dilakukan secara online dari rumah dengan mudah dan hasilnya pun bisa dikirim langsung ke rumah pemohon. Sehingga pemohon tidak perlu repot mendatangi pelayanan pembuatan SIM Internasional.

Sedangkan dari aspek sumber daya manusia dan infrastruktur, Polri via Korlantas sudah mengembangkan melalui program pendidikan dalam rangka peningkatan kualitas dan kompetensi SDM sebagai prasyarat pemberian pelayanan prima.

"Sejumlah infrastruktur pelatihan dan tempat pelayanan Regident dan SIM seperti Safety Driving Centre dan SIM-Regident Corner serta Mobil Pelayanan dibangun dan disediakan," imbuh Nurhasan.

 

2 dari 3 halaman

Selalu Mengevaluasi Hambatan

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) ini menilai, meskipun pada proses implementasi kewenangan Polri tidak selalu berjalan lancar karena beberapa hambatan dan kekurangan, hal itu dijadikan bahan evaluasi bersama demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Pimpinan Polri via Kakorlantas dan Dirlantas di wilayah selalu mengevaluasi hambatan dan kekurangan yang terjadi sebagai dasar perbaikan kebijakan dan pelaksanaannya," tandas Nurhasan.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: