Sukses

Usai Diresmikan, Jokowi Harap Tol Japek Bisa Kurangi Kemacetan 30 Persen

Fokus, Cikarang - Arus lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) selalu padat setiap harinya. Ribuan kendaraan yang melalui tol ini pun kerap mengalami kemacetan panjang.

Bahkan, ruas tol Japek merupakan yang tersibuk hingga volumenya menyentuh kisaran 200 ribu kendaraan per hari.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Jumat (13/12/2019), kendati pemerintah sudah menerapkan sejumlah solusi untuk mengatasinya, namun kemacetan terus meningkat.

Menyusul adanya pembangunan jalan layang tol yang digadang-gadang bisa mengurai kemacetan hingga 30 persen.

Ibarat parkir terpanjang, ribuan kendaraan yang terjebak macet tak bisa berbuat apa-apa selain menunggu giliran hingga berjam-jam lamanya untuk melintasi ruas tol tersebut.

Sejak 2017 lalu, pembangunan jalan layang Tol Japek terus dikebut dan kini tol tersebut sudah bisa dioperasikan. Presiden Joko Widodo pun langsung meresmikan tol layang Jakarta-Cikampek 2 di Cikarang, Jawa Barat.

Jalan sepanjang 38 kilometer ini nantinya akan mulai beroperasi pada 20 Desember mendatang dan akan dibuka secara gratis hingga tahun baru.

"Saya harapkan, kemacetan yang sudah 4 tahun ini kita rasakan, bisa terkurangi dengan baik. Kalau dari hitung-hitungan bisa mengurangi kemacetan 30 persen," ujar Jokowi.

Dengan kehadiran tol layang terpanjang dan resmi beroperasi ini, Jokowi berharap tak ada keluhan lagi terkait kemacetan di ruas tol tersebut.