Sukses

Rapat Bareng Komisi I, Panglima TNI Bahas 2 Isu Penting

Liputan6.com, Jakarta - Komisi I DPR RI menggelar rapat kerja dengan TNI terkait rencana kerja 2020 berserta anggaran dan pembahasan isu-isu aktual. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyebutkan ada dua isu aktual yang akan menjadi fokus TNI pada 2020 mendatang.

Pertama adalah pemindahan ibukota negara dan kedua Pilkada. "Isu-isu aktual pertama adalah pemindahan ibukota negara dan Pilkada serentak 2020," kata Panglima Hadi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Panglima HI menyebutkan terdapat satu daerah rawan yang berpotensi terjadi konflik SARA, konflik horizontal dan politik uang, yakni Papua.

"Adapun daerah yang diperkirakan berpotensi konflik karena isu SARA, konflik horizontal dan politik uang adalah wilayah Papua," katanya.

Pengamanan Pilkada termasuk di Papua menurut Hadi telah dimulai sejak awal Oktober lalu.

"Tahapan Pilkada serentak dilaksanakan mulai tanggal 1 Oktober 2019 sampai dengan 23 September 2020 sebagaimana yang dilaksanakan pada pengamanan Pilkada serentak yang lalu," ucapnya.

Untuk mengamankan Pilkada tersebut, TNI mengerahkan 2/3 dari jumlah personel Polri.

"Guna mengamankan pelaksanaan Pilkada serentak tersebut TNI menyiagakan personel dan Alutista untuk perbantuan kepada Polri sesuai dengan Undang-undang dan aturan yang berlaku. Pada pemilu yang lalu TNI mengerahkan kekuatan sebesar 2/3 dari kekuatan yang dikerahkan oleh Polri," dia menandaskan.

Usai pemaparan, Ketua Komisi I Meutia Hafid mengumumkan rapat akan dilanjutkan secara tertutup. Pembahasana ngagran dan tanya-jawab akan dilakukan secara tertutup.

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Resmikan Pusat Informasi Maritim, Ini Pesan Panglima TNI
Artikel Selanjutnya
Panglima TNI dan Menhan Bahas Kapal China Masuk Natuna di Kemenko Polhukam