Sukses

Gaya Santai Ketua MPR Saat Geladi Pelantikan Presiden

Liputan6.com, Jakarta - Pimpinan MPR menghadiri geladi resik pelantikan presiden-wakil presiden periode 2019-2024. Gladi dilakukan sehari jelang pelantikan di kompleks parlemen.

Pakaian yang dikenakan Ketua MPR Bambang Soesatyo yang menyaksikan geladi terlihat santai. Memakai hoodie berwarna putih, pada bagian depan bertuliskan Salam #Satu Aspal.

Mantan Ketua DPR itu juga mengenakan celana jeans sembari mengenakan sepatu sneaker berwarna hitam. Berbeda dengan Bambang, sembilan Wakil Ketua MPR menyaksikan geladi bersih pelantikan presiden dan wakil presiden dengan pakaian batik.

Sementara itu, dalam geladi bersih pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, Joko Widodo dan Ma'ruf diperankan oleh pihak MPR.

Dalam geladi tersebut, presiden-wakil presiden terpilih masuk ruang pelantikan bersamaan. Disusul wakil presiden periode 2014-2019. Mereka langsung duduk di tempat yang telah ditentukan.

Wakil Presiden Jusuf Kalla nantinya akan duduk sendiri, di sisi kanan meja pimpinan MPR. Sementara Jokowi-Ma'ruf duduk berdampingan di sebelah sisi kanan meja pimpinan MPR.

2 dari 3 halaman

Pidato Kenegaraan

Sebelum pengambilan sumpah jabatan, Ketua MPR akan membuka sidang terlebih dahulu. Setelah itu hadirin berdiri, memberi hormat saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan oleh marching band. Setelahnya, lagu Mengheningkan Cipta turut diputar.

Lagu kebangsaan telah dikumandangkan, Ketua Mahkamah Agung (MA) akan mengambil sumpaj jabatan Jokowi-Ma'ruf sebagai Presiden dan Wakil Presiden untuk periode 2019-2024.

Usai mengucap sumpah, Jokowi dan Ma'ruf akan menyampaikan pidato kenegaraannya untuk pertama kali sebagai pemimpin negara 5 tahun mendatang. Pidato kenegaraan diakhiri dengan nyanyian Indonesia Raya.

Setelahnya, para tamu undangan, khususnya pemimpin luar negeri menyampaikan ucapat selamat secara langsung secara berurutan.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Profesor Palsu Membawa Parang di Mobil Dikenakan Pasal Berlapis
Artikel Selanjutnya
Akhir Profesor Abal-Abal yang Ingin Gagah-gagahan Foto di DPR