Sukses

Diduga Sempat Mati Mesin, Kapal KM Mersia Tenggelam di Laut Banda

Liputan6.com, Ambon - Kapal pesiar KM Mersia rute Tulehu tujuan Pulau Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, yang mengangkut 14 penumpang termasuk 5 orang warga negara asing (WNA) dikabarkan tenggelam di laut Banda setelah sebelumnya mati mesin di perairan selatan Pulau Ambon, Kamis siang.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Kamis (14/3/2019), lima WNA yang berada di dalam kapal berasal dari Belanda, Filipina, Qatar, dan Republic of Seychelles. Selain lima WNA, ada satu pemandu wisata dan delapan anak buah kapal asal Indonesia.

14 korban akhirnya selamat setelah ditolong Tim SAR Ambon dengan Kapal Negara SAR 235 Abimanyu.

Kapal KM Mersia jenis pinisi berangkat hari Rabu sekitar pukul 19.00 WIT dari Pelabuhan Tulehu menuju Pulau Manuk. Namun dalam perjalanan mesin kapal mati dan kapal terombang ambing. Tak lama kemudian kapal tenggelam dan seluruh penumpang berupaya menyelamtkan diri dengan life craft.

Kantor Basarnas Ambon Baru menerima kabar dari agen Kapal KM Mersia pada Kamis pagi dan langsung menuju ke lokasi kecelakaan di koordinat: 4°21.239 S-128°09'.663 E, jarak tempuh sekitar dua jam untuk memberikan pertolongan.

Penyebab kapal tenggelam belum diketahui. Namun, proses penyelidikan dilakukan oleh pihak Basarnas, Kesyahbandaran, dan Dinas Perhubungan Maluku. (Muhammad Gustirha Yunas)