Sukses

Bom Mobil di Yaman Meledak, 3 Tewas

Liputan6.com, Yaman - Sebuah bom mobil meledak di kota Den, Yaman. Tiga orang tewas dalam kejadian itu.

Bom mobil itu meledak di luar sebuah pos suplai pasukan keamanan Yaman di kota Aden. Selain menewaskan tiga orang, 5 lainnya juga terluka termasuk dua anak-anak. Kelompok ISIS mengklaim sebagai pelaku.

Berita ini mengawali Jendela Dunia dalam Liputan6 Malam SCTV, Rabu (14/3/2018).

Kota Aden sering menjadi sasaran serangan kelompok militan Islam. Aden adalah lokasi pemerintahan Presiden Abed Rabbo Mansour Hadi sejak 2014 ketika pemberontak Syiah yang dikenal sebagai kelompok houthis merebut ibu kota Yaman, Sanaa, hingga memaksa sang presiden mengucilkan diri.

Kelompok koalisi pro Hadi yang dipimpin Arab Saudi memerangi houthis sejak 2015.

Di Palestina, ledakan menghantam iring-iringan kendaraan Perdana Menteri Palestina Rami Hamdallah, saat berkunung ke Gaza. Ledakan terjadi beberapa saat setelah iringan kendaraan memasuki Gaza melalui perbatasan Erez.

Tiga kendaraan dalam konvoi rusak, namun sang perdana menteri tidak terluka dan meneruskan rencananya meresmikan sebuah proyek di Gaza. Pabrik partai Fatah menyebut serangan ini sebagai percobaan pembunuhan yang dilakukan militan Gaza dan menuding Hamas bertanggungjawab atas serangan tersebut.

Sementara di Amerika, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memecat Menteri Luar Negeri Rex Tillerson. Tillerson kabarnya baru kembali dari perjalanan ke Afrika beberapa jam sebelum Trump mengumumkan pemecatannya.

Tillerson sendiri kabarnya belum berbicara dengan Presiden Trump dan belum mengetahui alasan pemecatannya. Trump juga tidak memberikan penjelasan soal pemecatan Tillerson.

Sebagai pengganti Tillerson, Trump mengumumkan lewat akun twitternya bahwa ia memilih Direktur CIA (Central Intelligence Agency) Mike Pompeo. Sementara Deputi Direktur CIA Gina Haspel, menggantikan posisi Pompeo sebagai Direktur CIA. Haspel akan jadi perempuan pertama yang memimpin CIA.

Selain itu, di Italia, ruas jalan dan lapangan di kota Venesia, Italia, terendam banjir Senin waktu setempat. Ketinggian air mencapai lebih dari satu meter diatas permukaan laut hingga merendam sebagian besar kota Venesia.

Banjir ini dipicu oleh hujan yang mengguyur selama beberapa hari dan gelombang rob.

Kota Venesia dibangun di atas air dengan kanal kanal yang digunakan sebagai ruas jalan ditambah beberapa jalan kecil khusus pejalan kaki yang disebut Calle.