ATVSI Temui Dewan Pers Bahas Polemik RUU Penyiaran

Polemik terus bergulir dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran.

Diterbitkan 24 Oktober 2017, 06:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Polemik terus bergulir dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran. Perdebatan antara model multiplekser tunggal (single mux) dan multiplekser jamak (multiple mux) pun jadi pembahasan dalam pertemuan Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) dengan Dewan Pers, Senin, 23 Oktober 2017.

Seperti ditayangkan Liputan6 Pagi SCTV, Selasa (24/10/2017), dalam single mux, hanya ada satu operator yaitu Lembaga Penyiaran Pemerintah (LPP)

Namun, sistem single mux dikhawatirkan dapat menimbulkan monopoli. Sebab LPP menguasai seluruh proses produksi penyiaran meliputi frekuensi dan infrastruktur.

Terkait hal ini, Dewan Pers selaku mitra Komisi I DPR menilai, pemerintah tidak seharusnya membatasi hak masyarakat untuk mencari informasi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6