Stanchart Optimistis Memenangkan Tender BCA

Standard Chartered yakin akan memenangkan saham pemerintah sebesar 51 persen di BCA. Jika menang, Stanchart menjamin tak ada perampingan karyawan dan hanya bertindak sebagai konsultan teknis.

Diterbitkan 10 Maret 2002, 02:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jakarta: Sebagai satu di antara nominator pemenang tender PT Bank Central Asia, Standard Chartered Bank (Stanchart) optimistis memenangkan saham milik pemerintah sebanyak 51 persen itu. Alasannya, penawaran mereka cukup tinggi dengan harga yang bagus. Sayangnya, Stanchart enggan menyebutkan harga penawaran mereka. Hal ini dikemukakan Chief Executive Stanchart Indonesia Ray Ferguson di Jakarta, Sabtu (9/3).

Menyoal kekhawatiran para karyawan BCA atas kemungkinan perubahan manajemen di bank tersebut jika Stanchart menang, Ferguson menegaskan, pihaknya tak akan membuat perubahan apapun. "Kami juga tak akan mengadakan perampingan karyawan," kata Ferguson [baca: Karyawan BCA Berniat Demonstrasi]. Soalnya, Ferguson menjelaskan, bank asing yang mayoritas sahamnnya dimiliki pengusaha Tan Sri Khoo Teck itu hanya akan bertindak sebagai konsultan teknis di BCA.

Ketika ditanya perihal ketertarikannya membeli saham BCA, Ferguson menyatakan, Indonesia adalah negara potensial meski saat ini sedang mengalami berbagai masalah sosial, politik, dan ekonomi. Selain itu, dia yakin, Indonesia adalah negara besar yang cukup menjanjikan peluang bisnis. Dalam kesempatan itu, Ferguson juga menyatakan kepuasannya atas proses divestasi yang dinilai cukup transparan dan adil.(MTA/Abbas Yahya dan Efendi Kassah)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6