Sukses

Liburan Obama Diliput Luas Media Internasional

Dengan liburan Obama kali ini diharapkan juga berdampak makin meningkatnya angka kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali.

Liputan6.com, Jakarta - Bersama kedua putri dan istrinya, Barack Obama menikmati berjalan di pematang sawah di kawasan wisata Jatiluwih, Tabanan, Bali, yang telah mendapat penghargaan dari Unesco. Obama kemudian menikmati liburan dengan arung jeram atau rafting di Ubud.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Malam SCTV, Jumat (30/6/2017), terlihat rombongan keluarga dan Obama menikmati keseruan mengendalikan perahu karet melewati jeram-jeram arus di Sungai Ayung.

Liburan Obama ke Indonesia, negeri tempat ia menghabiskan sebagian masa kecilnya, mendapat banyak pemberitaan media-media internasional. Hal inilah yang dianggap memberikan keuntungan bagi Indonesia karena memberikan pesan bahwa Indonesia adalah negeri indah yang aman dikunjungi oleh wisatawan.

Apalagi, situs wisata terbesar di dunia, Trip Advisor, telah menempatkan Bali sebagai destinasi nomor satu di dunia pilihan para traveller. Ini berarti mengalahkan London, Paris, dan New York.

Dengan liburan Obama kali ini diharapkan juga berdampak makin meningkatnya angka kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali. Untuk bulan April tahun ini saja BPS mencatat telah naik 25 persen, lebih tinggi dari April tahun lalu.

Selain Bali, keluarga Obama juga ke Yogyakarta untuk mengunjungi tempat wisata Candi Borobudur dan Prambanan. Keluarga Obama juga sempat makan di rumah makan tradisional yang menyiratkan kecintaannya pada makanan Indonesia.

Obama yang juga aktif di media sosial dengan pengikut di twitter lebih dari 91 juta orang tentu memberikan keuntungan bagi promosi pariwisata Indonesia.

Departemen Pariwisata benar-benar memanfaatkan liburan Obama ke Indonesia ini. Mereka berencana memasang kembali iklan Wonderful Indonesia di Times Square New York, tempat sekitar 24 juta wisatawan sering berkunjung ke sana.

Sementara itu, Presiden Jokowi telah mentargetkan 20 juta turis asing bisa masuk ke Indonesia pada tahun 2019 mendatang.