Alwi Shihab Ketua Umum PKB Kuningan

Alwi terpilih menjadi Ketua Dewan Tanfidz PKB setelah kandidat lainnya Gus Ipul mengundurkan diri. Tujuh orang dipercayakan sebagai tim formatur untuk membentuk pengurus baru PKB.

Diterbitkan 20 Januari 2002, 20:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Yogyakarta: Mantan Menteri Luar Negeri Alwi Shihab terpilih untuk menempati posisi Ketua Dewan Tanfidz Partai Kebangkitan Bangsa. Soalnya, pada hari terakhir Muktamar Luar Biasa di Hotel Ambarukmo, Yogyakarta, Ahad (20/1) dinihari, ia keluar sebagai kandidat utama. Sebelumnya, Alwi berhasil menyisihkan kandidat lainnya, yaitu Ketua Gerakan Pemuda Ansor Saifullah Yusuf yang memasuki putaran kedua pemilihan ketua mengundurkan diri.

Alwi yang sebelumnya pemangku jabatan sementara PKB pasca-Sidang Istimewa MPR pada babak pertama dalam pemilihan suara hanya menang tipis dengan Gus Ipul --panggilan Saifullah--. Ketika itu, Alwi meraih 268 suara, sementara Gus Ipul hanya meraih 229 suara. Tempat ketiga ditempati Marzuki Usman dengan 20 suara. Berikutnya Andi Jamal dengan 14 dan A.S. Hikam 10 suara. Dengan hasil itu, Alwi dan Gus Ipul berhak maju ke babak utama lantaran sesuai dengan tata tertib pemilihan Ketua Eksekutif PKB --kandidat yang memperoleh lebih dari 50 suara berhak maju. Namun, pada saat pemandangan misi dan visi calon ketua, Gus Ipul menyatakan mengundurkan diri dan menjadikan Alwi menjadi kandidat utama Ketua Umum PKB. Sedangkan Alwi pada pemandangan terakhir mengajak warga nahdliyin untuk memperkuat barisan dalam menghadapi pemilihan umum 2004.

Sebelumnya, pada MLB hari terakhir juga memutuskan Abdurrahman Wahid tetap menempati posisi semula, yakni Ketua Dewan Syuro PKB. Lain halnya dengan pemilihan Ketua Tanfidz, pemilihan Ketua Dewan Syuro hanya berlangsung sekitar lima menit. Saat itu, para muktamirin langsung menyetujui Gus Dur untuk menempati posisi sebelumnya di tubuh partai yang berbasiskan warga nahdliyin ini. Soalnya, saat ini, buat mereka sosok mantan Presiden Wahid masih diperlukan buat perkembangan PKB di masa mendatang.

Dengan sudah ditetapkannya Alwi dan Gus Dur, muktamar membentuk tim formatur yang akan menentukan pengurus PKB buat periode berikutnya. Formatur tersebut berisikan tujuh orang, antara lain Gus Dur sebagai ketua dan Alwi menjadi sekretaris. Sementara formatur itu beranggotakan Gus Ipul, Khofifah Indar Parawansa, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PKB Sulawesi Utara Ferry Tinggogoy, Ketua DPW Lampung dan Ketua DPW PKB Yogyakarta K.H. Mudjab Mahali.

Sementara di sela-sela muktamar, Gus Dur menyempatkan diri bertemu dengan K.H. Mustofa Bisri dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Namun, tak dijelaskan isi dari pertemuan yang juga dihadiri mantan Menteri Pertahanan Mahfud Md. dan Taufikurrohman tersebut. Kendati begitu, disinyalir pertemuan ini membahas mengenai dualisme kepemimpinan di tubuh PKB. Sebelumnya, pada MLB di Jakarta, Matori Abdul Djalil diangkat sebagai Ketua Umum PKB [baca: Matori Kembali Menjadi Ketua Umum PKB]. Dalam MLB hari terakhir ini juga diwarnai kericuhan, saat Dewan Pimpinan Cabang Ambon dan Maluku Utara yang sebelumnya dibekukan pernah dibekukan oleh DPP PKB. Namun, setelah melalui negosiasi kedua DPC itu diperbolehkan mengikuti pemilihan dan mempunyai hak suara.(ORS/Darussalam)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6