Amien Rais: Kader PAN Boleh Tolak RUU Pilkada Tapi Jangan Nantang

Amien Rais akan memberikan arahan kepada kadernya yang menolak Pilkada oleh DPRD.

Diterbitkan 12 September 2014, 02:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Partai Amanat Nasional tak akan beri sanksi kepada kadernya yang menjabat sebagai Bupati maupun Walikota yang menolak RUU Pilkada atau pemilihan kepala daerah tak langsung. Asalkan kader tersebut tidak melakukan tindakan seperti Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahok.

"oh nggak sampai kesana. Ya paling diingatkan, boleh berbeda pendapat, tapi jangan  kemudian menantang lah," kata Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais usai Rapat DPP PAN, TB Simatupang, Jakarta, Kamis (11/9/2014) malam.

Mantan Ketua MPR itu pun menyindir agar kadernya tidak bersikap seperti Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang dinilai langsung keluar dari partai setelah berbeda pendapat soal RUU Pilkada tersebut.

"Jadi jangan seperti Ahok itu loh. Kalau Ahok itu kan keluar (dari partai). Itu nggak bisa," ucap Amien.

Terkait sikap Walikota Bogor Bima Arya yang menolak RUU Pilkada, Amien Rais hanya mengingatkan untuk tidak khawatir terhadap sikapnya tersebut.

"Oh untuk Bima Arya saya briefing juga, Mas Bima, anda jangan khawatir, kalau anda bagus nanti akan dipilih DPD. Itu saja," tanda Amien Rais.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6