May Day, Buruh Bekasi Long March ke Bundaran HI Dini Hari Tadi

Aksi tersebut bentuk protes kaum buruh dalam menyikapi BPJS yang dinilai sudah tak relevan lagi.

Diterbitkan 01 Mei 2014, 07:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bekasi - Menyambut Hari Buruh Internasional yang jatuh setiap 1 Mei , 9 buruh atau yang menamakan diri relawan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat Kamis dini hari tadi melakukan aksi long march menuju Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta.

Aksi napak tilas yang dilakukan 9 buruh  yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten Bekasi ini merupakan bentuk protes kaum buruh dalam menyikapi BPJS yang dinilai sudah tak relevan lagi.

Aksi mereka dilakukan sejak Rabu 30 April pagi hingga Kamis (1/5/2014) dini hari. Mereka memulai perjalanan dari Rumah Buruh yang berada di kawasan East Jakarta Industrial Park (EJIP) Cikarang, Kabupaten Bekasi menuju Hotel Indonesia, Jakarta dengan 3 kali beristirahat.

Usai beristirahat selama 1 jam untuk mengisi tenaga dan memijat kaki karena lelah dalam perjalanan di depan kantor BPJS Kota Bekasi di jalan Jendral Ahmad Yani, perjalanan pun dilanjutkan kembali untuk menuju Jakarta.

Ade Lukman, salah satu relawan buruh saat ditemui Liputan6.com, mengatakan, aksi long march ini dimulai dari titik kumpul di rumah  buruh  di kawasan Ejif ,Cikarang, Kabupaten Bekasi menuju Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta.

"Aksi long march ini dilakukan sebagai bentuk keprihatian buruh di Kabupaten Bekasi  mengenai jaminan kesehatan buruh yang tidak bisa dinikmati sepenuhnya," ujar Ade Lukman.

Ade bersama dengan rekan-rekan buruh lainnya dari perwakilan buruh yang mengatasnamakan relawan BPJS  ini akan menyampaikan 5 tuntutan, yakni pertama, pelaksanaan perpres nomor 111 tahun 2013 pasal 6 A mengenai penerima bantuan iuran pelayanan.

Kedua, puskesmas 24 jam di setiap kecamatan di Kabupaten Bekasi, ketiga, menyediakan rumah sakit type A. Keempat, pemberlakuan upah layak bagi tenaga paramedis dan kelima, alokasi dana anggaran APBD di Kabupaten Bekasi yang transparan untuk jaminan kesehatan.

Sementara itu, sekitar 50 ribu buruh dari Bekasi kan bertolak ke Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6