Liputan6.com, Semarang: Supriyadi, pejuang pemberontakan Pembela Tanah Air (PETA), masih hidup. Dalam peluncuran buku Kesaksian Supriyadi di Jalan Pandaran, Semarang, Jawa Tengah, ia muncul setelah menghilang selama lebih dari 40 tahun, Sabtu (9/8). Selama ini, Supriyadi tinggal di Semarang dan berganti nama menjadi Andaryoko Wisnuprabu.
Bobot peluncuran buku terasa ketika Supriyadi yang kini berusia 89 tahun mengklaim dia merupakan tokoh pahlawan PETA yang memberontak tentara Jepang 14 Februari 1945. Ia mengisahkan alasan puluhan tahun menghilang. Juga diceritakan fakta panggung sejarah Indonesia secara runtut.
Buku itu ditulis Baskara T. Wardaya, pakar sejarah Indonesia dosen program Pascasarjana Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Lewat tulisannya, ia menjawab kemungkinan Supriyadi tidak gugur dan tetap berkiprah sampai sekarang. Kesaksian serupa juga dituturkan rekan seperjuangan Supriyadi, Sukardjo Wilardjito yang merupakan mantan pengawal Bung Karno.(YNI/Yudi Sutomo dan Taufan Yudha)
Advertisement
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5466673/original/082916800_1767862212-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-08T154559.006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314286/original/024914700_1785742099-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-03T142618.819.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326998/original/002739300_1787046240-Screenshot_2026-08-18_162316.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147878/original/074965600_1662436164-Cek_Bansos_2.jpg)