Warga Tak Datang untuk Pembayaran Ganti Rugi

Meski Lapindo telah mempersiapkan diri membayar ganti rugi, tak seorang pun warga yang terlihat di lokasi pembayaran. Satu dari 44 berkas pengajuan ganti rugi dikembalikan karena administrasinya kurang lengkap.

Diterbitkan 04 Juli 2007, 13:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Sidoarjo: Warga korban lumpur Lapindo dari empat desa di Sidoarjo, Jawa Timur, hingga Rabu (4/7) siang, belum datang ke lokasi kantor PT Minarak Lapindo Jaya. Padahal, pihak Lapindo telah siap sejak pagi dengan menambah jumlah notaris. Rencananya, hari ini, warga menerima pembayaran ganti rugi tanah.

Pihak Lapindo mengaku telah menerima 44 berkas milik warga Desa Pajarakan, Renokenongo, dan Mindi pada Senin malam. Namun, satu berkas tak dapat diproses dan dikembalikan karena faktor ketidaklengkapan administrasi [baca: Warga Perumtas Batal Pulang].

Sementara di Ibu Kota, puluhan warga Perumahan Tanggulangin Anggun I (Perumtas Satu) yang menjadi korban lumpur Lapindo, hingga siang tadi, bertahan di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Walau terlihat letih, mereka tetap bertahan karena Lapindo belum memenuhi tuntutan. Mereka juga menolak pembayaran uang muka ganti rugi sebesar 20 persen. Namun, ada pula warga korban lumpur yang memilih kembali ke Sidoarjo untuk mengikuti pertemuan tripartit antara warga, pihak Lapindo, dan bank pemberi kredit perumahan.(YNI/Tim Liputan 6 SCTV)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6