Ashadi Menyanggah Kesaksian Aris Djunaidi

Setelah mantan Wakil GP Ansor Aris Djunaidi, Garnisun Jaya memeriksa saksi Ashadi. Pemeriksaan berkaitan dengan kasus penembakan yang menewaskan anggota Marinir.

Diterbitkan 12 April 2001, 08:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jakarta: Detasemen Polisi Militer Komando Daerah Militer V Jaya memeriksa Ashadi selama delapan jam, Rabu (11/4) kemarin. Ashadi adalah satu di antara saksi kasus penembakan yang menewaskan anggota Marinir di depan Kantor Gerakan Pemuda Ansor, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Ahad silam. Saat pemeriksaan, Ashadi menjawab 20 pertanyaan, terutama tentang kronologis kejadian dan pelaku yang menembak kakaknya itu.

Seusai pemeriksaan, Ashadi mengemukakan, ketika itu, ia bersama Sersan Kepala Marinir Aliman dan Iswanto mendatangi mantan Wakil GP Ansor Aris Djunaidi. Mereka bermaksud menagih uang sebesar Rp 10 juta yang dijanjikan Aris. Sedianya, uang tersebut untuk membantu pembayaran menginap tokoh Irianjaya Theys Hiyo Eluay di sebuah hotel di Jakarta.

Kendati demikian, menurut Aris, ketika diperiksa Denpom Jaya, Selasa silam, ia mengundang Ashadi dan Serka Marinir Aliman untuk sekedar memberikan uang bensin, karena Ashadi hendak pulang ke Demak, Jawa Tengah.

Sementara itu, Komandan Denpom Jaya Kolonel CPM Yustiono menegaskan, dalam memeriksa kasus ini, jajarannya tak mendapat tekanan dari pihak lain. Sejauh ini, kata Yustiono, Denpom Jaya masih menunggu hasil penelitian Pusat Laboratrium Forensik tentang identitas peluru yang menewaskan Serka Aliman.

Selanjutnya, tambah Yustiono, Denpom Jaya akan memeriksa saksi Sylvester dan Rustam. Namun, pemeriksaan akan berlangsung pekan depan, setelah kondisi kesehatan keduanya pulih.(ANS/Roy Akhmad dan Anto Susanto)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6