Liputan6.com, Jakarta - Leher dan tangan kerap terlewat dalam rutinitas perawatan kulit karena perhatian lebih banyak tertuju pada wajah, padahal kedua area ini sama-sama terpapar sinar matahari dan faktor lingkungan yang dapat mempercepat munculnya tanda penuaan dini.
Karena itu, perawatan kulit perlu mencakup area tubuh lain yang juga rentan mengalami perubahan seiring bertambahnya usia. Tanda penuaan tidak hanya berupa kerutan di wajah. Pada leher, perubahan dapat terlihat melalui kulit yang mulai kendur, garis horizontal, dan tekstur yang tidak lagi merata.
Sementara itu, tangan dapat menunjukkan tanda penuaan berupa bintik kecokelatan, kulit kering, hingga perubahan tekstur. Melansir Real Simple, Kamis, 15 Oktober 2026, kulit leher cenderung lebih tipis dibandingkan kulit wajah.
Advertisement
Area ini juga memiliki lebih sedikit kelenjar minyak, sehingga lebih rentan mengalami kekeringan dan membutuhkan perhatian khusus dalam perawatan sehari-hari. Berbeda dengan leher, kulit tangan menghadapi paparan berulang saat beraktivitas, mulai dari sinar ultraviolet hingga air dan sabun.
Jika tidak diimbangi dengan perawatan yang tepat, kebiasaan tersebut dapat mengurangi kelembapan kulit dan membuat tanda penuaan lebih terlihat. Paparan sinar ultraviolet menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap penuaan kulit, termasuk munculnya bintik gelap dan berkurangnya elastisitas.
Penggunaan tabir surya pada leher dan punggung tangan, serta pelembap secara rutin dapat membantu melindungi kulit dari dampak paparan tersebut.
Tips Merawat Leher
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3509530/original/020754300_1626173660-clem-onojeghuo-crw5tw9uApk-unsplash.jpg)
Rutinitas skincare untuk mencegah penuaan dini sebaiknya tidak berhenti di garis rahang. Bersihkan kulit mulai dari bawah dagu hingga dada untuk mengangkat kotoran dan sisa makeup yang menumpuk. Setelah mencuci wajah, gunakan micellar water bila diperlukan, lalu aplikasikan pelembap dan tabir surya dengan SPF minimal 30.
Tabir surya perlu diaplikasikan kembali setiap dua jam, terutama saat beraktivitas di luar ruangan atau setelah berkeringat. Untuk perlindungan tambahan, serum antioksidan pada pagi hari dapat membantu melawan kerusakan akibat radikal bebas.
Namun, pilih formula yang sesuai dengan sensitivitas kulit leher dan gunakan bahan aktif secara bertahap untuk meminimalkan risiko iritasi. Krim leher juga dapat menjadi bagian dari rutinitas perawatan untuk menjaga kelembapan.
Oleskan pagi dan malam dengan gerakan lembut ke arah atas, serta pastikan area leher tetap terlindungi dari paparan sinar matahari pada siang hari.
Advertisement
Tips Merawat Tangan agar Terhidar Penuaan Dini
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5163158/original/004495800_1741955940-luis-quintero-qKspdY9XUzs-unsplash.jpg)
Dikutip dari The Telegraph, perawatan tangan perlu dilakukan secara rutin, bukan hanya saat kulit terasa kering. Seiring bertambahnya usia, kulit tangan dapat kehilangan kelembapan, mengalami perubahan tekstur, dan memperlihatkan tanda penuaan yang lebih jelas.
Salah satu langkah penting adalah mengoleskan tabir surya pada punggung tangan setiap hari untuk membantu melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet. Gunakan kembali secara berkala, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan.
Pelembap juga perlu diaplikasikan setiap selesai mencuci tangan agar kelembapan kulit tetap terjaga. Saat menggunakan deterjen atau produk pembersih rumah tangga, kenakan sarung tangan untuk mengurangi risiko kulit kering dan iritasi.
Jika menemukan bintik atau perubahan kulit yang mencurigakan, perhatikan perubahan bentuk, warna, maupun ukurannya. Segera konsultasikan dengan dokter kulit untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut, terutama jika perubahan tersebut terus berkembang.
Paparan Panas Ekstrem Juga Berkaitan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259237/original/020699900_1781492590-charles-chen-hDkEPjvY4lE-unsplash.jpg)
Perawatan kulit juga perlu mempertimbangkan faktor lingkungan yang dapat memengaruhi proses penuaan. Dalam laporan CNN, penelitian menunjukkan adanya hubungan antara paparan panas ekstrem berkepanjangan dan percepatan penuaan biologis, yakni perubahan kondisi sel dan jaringan tubuh yang tidak selalu sesuai dengan usia kronologis seseorang.
Meski urutan DNA tidak berubah, ekspresi gen dapat dipengaruhi faktor eksternal, termasuk kebiasaan merokok, kurang berolahraga, dan paparan panas. Ketika suhu lingkungan meningkat, tubuh harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu normal. Jika berlangsung lama, kondisi ini dapat meningkatkan stres pada tubuh dan berpotensi memengaruhi kesehatan sel.
Penelitian yang diterbitkan pada Februari 2025 menganalisis sampel darah lebih dari 3.600 warga Amerika Serikat berusia 56 tahun ke atas. Hasilnya, kelompok yang mengalami sedikitnya 140 hari panas ekstrem per tahun menunjukkan percepatan penuaan biologis hingga 14 bulan dibandingkan mereka yang mengalami kurang dari 10 hari panas ekstrem.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3490146/original/023335400_1624374674-Chatbot_WA_Cek_Fakta3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324489/original/034633400_1786708826-cek_fakta_balik_nama.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375486/original/079437900_1792149415-cek_fakta_-OJK_pinjol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2406375/original/033466800_1542021129-grimalkin-1110117-unsplashqweqwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304921/original/095989700_1784776874-8FF3ZK2DhHopcWxzEHBADdyjwzhd4hZvhfksMhrE.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5458403/original/028196700_1767078828-close-up-smiley-brunette-woman-posing.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361430/original/091949000_1790731917-ac3bfeb5-4e61-4195-b97d-763796bc0a43.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355779/original/034520400_1790142049-01M34NTY2YGPK2F2DV7Y1GTWAY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361085/original/042815500_1790675477-01M3P49NKER5BZTCCN0FVYRADH.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375520/original/071899800_1792152843-WhatsApp_Image_2026-10-16_at_7.02.01_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362698/original/008639600_1790827858-01M3TN4HPFE26G9M60SP02TZ1X.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356825/original/064573800_1790221943-ChatGPT_Image_Sep_24__2026__10_44_20_AM.jpg)