Liputan6.com, Jakarta Resep bola-bola ubi goreng selalu jadi penyelamat ketika ada ubi menumpuk di dapur dan Anda ingin camilan sore yang renyah di luar, kopong di dalam. Jajanan sederhana ini cuma butuh ubi jalar kukus, sedikit tepung, dan gula, tetapi hasilnya bisa semenggoda gorengan kaki lima langganan. Kunci kelezatannya ada pada pemilihan ubi, takaran tepung yang pas, dan teknik menggoreng yang tepat.
Di balik bentuknya yang mungil, bola ubi goreng punya kerabat di berbagai negara Asia dan nilai gizi yang tidak bisa diremehkan. Di bawah ini tersaji satu resep bola ubi kopong yang tuntas, mulai dari bahan, langkah demi langkah, rahasia tekstur berongga, manfaat ubi jalar menurut para ahli gizi, hingga variasi isian. Ikuti sampai akhir supaya hasilnya kriuk sempurna dan tidak bantat.
Manfaat Ubi Jalar di Balik Camilan Renyah Ini
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375796/original/083264100_1792226486-Gemini_Generated_Image_g72wl2g72wl2g72w.jpg)
Bahan utamanya bukan sekadar pengganjal perut. Berdasarkan data Healthline, satu cangkir (sekitar 200 gram) ubi jalar panggang beserta kulitnya menyediakan sekitar 180 kalori, 6,6 gram serat, serta vitamin A hingga 213 persen dari kebutuhan harian.
Robin Tucker, ahli diet terdaftar sekaligus dosen di Michigan State University, dikutip dari US News menyatakan, "Ubi jalar adalah sumber nutrisi yang luar biasa." Joan Salge Blake, profesor nutrisi di Boston University, dikutip dari Consumer Reports mengatakan, "Ubi jalar adalah cara yang luar biasa untuk mendapatkan rasa manis alami sekaligus manfaat kesehatan."
Rasa manis alami inilah yang membuat Anda bisa memangkas gula pada adonan. Natalie Crtalic-Lowther, ahli diet terdaftar, dikutip dari Cleveland Clinic menjelaskan, "Ubi jalar bisa meredam keinginan ngemil dan membuat Anda kenyang lebih lama." Samantha Snashall, ahli gizi di The Ohio State University Wexner Medical Center, dikutip dari AOL menambahkan, "Serat dalam ubi jalar membantu menjaga kesehatan jantung dengan menurunkan kolesterol LDL (jahat)."
Dilansir dari Reader's Digest, satu ubi jalar menyumbang sekitar 15 persen kebutuhan serat harian sehingga baik bagi saluran cerna. Kalau Anda memakai ubi ungu, ada bonus warna sekaligus antioksidan. Merujuk WebMD, ubi ungu mengandung antosianin sekitar tiga kali lebih banyak dibanding rata-rata blueberry. Tentu, menggoreng menambah asupan minyak dan kalori, jadi nikmati bola ubi ini secukupnya sebagai camilan, bukan menu harian.
Advertisement
Bahan-Bahan Bola Ubi Goreng Kopong
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375797/original/097867500_1792226486-Gemini_Generated_Image_y82r6oy82r6oy82r.jpg)
Bahan utama
- 500 gram ubi jalar kuning atau oranye, kukus dan haluskan
- 120 gram tepung tapioka
- 50 gram tepung maizena
- 90 gram gula halus
- 1 1/2 sendok teh baking powder double acting
- 1/4 sendok teh garam
Bahan pelengkap
- Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng
Cara Membuat Bola Bola Ubi Goreng
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375798/original/009879600_1792226487-Gemini_Generated_Image_sik61hsik61hsik6.jpg)
- Kukus ubi jalar sekitar 20 menit hingga sangat empuk dan lembut saat ditusuk garpu.
- Kupas ubi, lalu haluskan selagi panas dengan garpu atau saringan kawat hingga tidak ada serat dan gumpalan.
- Ayak tepung tapioka, maizena, gula halus, baking powder, dan garam, lalu campurkan ke ubi halus yang masih hangat.
- Uleni adonan dengan tangan hingga kalis dan mudah dibentuk, tanpa menambahkan air.
- Bagi adonan menjadi bulatan kecil sekitar 15 gram, lalu bulatkan hingga permukaannya mulus tanpa retak.
- Tata bola ubi dalam wadah tertutup dan simpan di kulkas minimal 1 jam agar permukaannya set.
- Masukkan bola ubi ke dalam minyak yang masih dingin dalam wajan, pastikan minyak cukup banyak untuk merendam.
- Nyalakan api sedang dan biarkan minyak memanas perlahan hingga bola ubi mulai mengapung.
- Setelah mengapung, tekan-tekan bola ubi perlahan dengan serok lalu lepaskan, ulangi sambil dibolak-balik hingga berongga.
- Goreng hingga bola ubi mengembang hampir dua kali lipat dan berwarna kuning keemasan merata.
- Angkat, tiriskan di atas tisu dapur, dan sajikan selagi hangat.
Advertisement
Tips agar Hasil Maksimal
Rahasia di balik tekstur kopong
Rongga di tengah bola ubi bukan kebetulan. Tepung tapioka memberi tubuh yang kenyal, maizena mengikat adonan, sedangkan baking powder menghasilkan gas yang mengembangkan adonan sehingga bagian dalamnya berongga dan ringan. Teknik khas bola ubi kopong justru dimulai dari minyak yang masih dingin lalu dipanaskan perlahan, supaya adonan sempat mengembang sebelum kulitnya mengeras. Mengacu pada ScienceDirect, deep frying menenggelamkan makanan ke minyak panas sekitar 180 derajat Celsius sehingga air di permukaan menguap cepat dan menciptakan dorongan uap ke luar. Dorongan uap plus gas baking powder itulah yang menggelembungkan bola; saat ditekan berulang, rongga terbentuk permanen. Sebagaimana dilaporkan Taste of Home, begitu minyak cukup panas, lapisan luar langsung matang dan menghasilkan kulit renyah dengan isi yang tetap lembut.
- Pilih ubi yang pulen dan manis seperti ubi cilembu atau ubi kuning. Kukus, jangan rebus, agar kadar airnya tidak berlebih dan adonan tidak lembek.
- Haluskan selagi panas dan saring bila perlu supaya tidak ada serat kasar yang membuat bola gampang retak saat digoreng.
- Jangan menambahkan air. Kalau adonan terlalu lembek, tambah sedikit tapioka; kalau terlalu kering, tambahkan sedikit ubi halus.
- Istirahatkan adonan di kulkas minimal satu jam agar permukaan set dan bola tidak mudah pecah saat digoreng.
- Goreng dalam minyak yang banyak dan jangan menjejalkan terlalu banyak bola sekaligus supaya suhu minyak stabil dan matang merata.
Variasi dan Substitusi
- Isi gula merah atau cokelat. Pipihkan adonan, beri gula merah sisir atau potongan cokelat di tengah, lalu bulatkan rapat agar lumer saat digigit. Untuk panduan khusus, ada versi bola ubi cokelat lumer dan bola ubi isi cokelat untuk camilan anak.
- Versi ubi ungu. Ganti ubi kuning dengan ubi ungu; tekniknya sama, hasilnya cantik keunguan. Untuk sentuhan gurih-manis, coba padukan jadi ubi ungu cokelat keju.
- Taburan wijen, keju, atau kacang. Balur bola dengan wijen sebelum digoreng, atau gulingkan ke keju parut selagi hangat. Varian bola ubi isi kacang juga menambah tekstur renyah di dalam.
- Versi santan dan tanpa baking powder. Tambahkan sedikit santan kental ala jajanan Thailand untuk rasa lebih gurih, atau ikuti resep tanpa baking powder yang mengandalkan tepung ketan untuk tekstur kenyal.
Advertisement
Cara Menyimpan dan Menghangatkan Bola Ubi Goreng
Menyimpan adonan dan hasil goreng
Adonan bola ubi yang sudah dibentuk bisa disimpan dalam wadah tertutup di kulkas hingga dua hari sebelum digoreng, jadi Anda bisa menyiapkannya sejak malam. Bola ubi yang sudah matang paling nikmat disantap selagi hangat karena teksturnya cepat melempem. Bila ada sisa, hangatkan kembali sebentar di air fryer atau oven supaya kulitnya renyah lagi, bukan di microwave yang justru membuatnya alot.
Penyebab bola ubi gagal kopong
Beberapa hal membuat bola ubi padat, bukan berongga. Minyak yang terlalu panas di awal membuat kulit cepat mengeras sebelum adonan sempat mengembang. Adonan yang terlalu basah atau kurang tapioka juga sulit menggelembung, begitu pula baking powder yang sudah tidak aktif. Lupa menekan bola saat mulai mengapung membuat rongga tidak pernah terbentuk.
Dengan bahan sederhana dan teknik yang tepat, resep bola bola ubi goreng ini bisa jadi andalan camilan sore, suguhan arisan, bahkan camilan buka puasa yang ramah di kantong. Siapkan ubi, atur api, dan jangan lupa menekan bolanya supaya kopong sempurna. Selamat mencoba di dapur Anda.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3490146/original/023335400_1624374674-Chatbot_WA_Cek_Fakta3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324489/original/034633400_1786708826-cek_fakta_balik_nama.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375486/original/079437900_1792149415-cek_fakta_-OJK_pinjol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350102/original/012008800_1789559335-Cek_fakta_-_ustaz_Abdul_Somad.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362698/original/008639600_1790827858-01M3TN4HPFE26G9M60SP02TZ1X.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361085/original/042815500_1790675477-01M3P49NKER5BZTCCN0FVYRADH.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356825/original/064573800_1790221943-ChatGPT_Image_Sep_24__2026__10_44_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375062/original/054138900_1792124286-28989.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373922/original/012881500_1791999398-WhatsApp_Image_2026-10-14_at_20.31.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6306542/original/088249700_1779180824-kentang_mustofa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373423/original/007558700_1791965072-HL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5445821/original/001510500_1765866048-resep_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371954/original/092101200_1791859540-Screenshot_2026-10-13_093748.jpg)