Liputan6.com, Jakarta - Resep nagasari tanpa pisang bisa tetap enak dan cocok dijadikan kudapan harian. Meski identik dengan isian buah berwarna kuning itu, tetapi varian ini juga punya daya tarik lewat cita rasanya yang manis dan bertekstur lembut di mulut.
Nagasari sendiri selama ini dikenal sebagai jajanan pasar yang biasanya dijual Rp 2.000 sampai Rp 3.000 per bungkusnya. Kini, Anda tidak perlu repot-repot mencarinya di luar, karena proses pembuatannya tidaklah sulit.
Bagi yang ingin menghadirkan jajanan tempo dulu untuk keluarga tercinta, termasuk suguhan arisan, berikut Liputan6 hadirkan resep nagasari tanpa pisang yang bisa ditiru pembuatannya, Minggu (11/10).
Advertisement
Bahan untuk Membuat Nagasari Tanpa Pisang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5502167/original/088918600_1770971347-gambar__32_.jpg)
Bahan nagasari tanpa pisang terdiri dari tepung beras, tepung tapioka, santan, gula, dan garam. Tepung beras menjadi bahan utama, sedangkan tepung tapioka membantu membentuk tekstur kue setelah dikukus. Santan memberikan rasa gurih yang berpadu dengan gula.
Berikut bahan yang perlu disiapkan untuk membuat sekitar 15 buah nagasari, bergantung pada ukuran bungkusnya:
- 200 gram tepung beras
- 50 gram tepung tapioka
- 700 ml santan
- 120 gram gula pasir
- 1/2 sendok teh garam
- 2 lembar daun pandan
- Daun pisang secukupnya untuk membungkus
Catatan:
Anda bisa gunakan santan dari kelapa atau santan kemasan sesuai kebutuhan. Daun pandan bisa digunakan untuk menambah aroma pada adonan. Pastikan seluruh bahan sudah ditakar sebelum proses memasak dimulai agar pengolahan berjalan lebih mudah.
Advertisement
Cara Menyiapkan Adonan Nagasari
Adonan menjadi bagian penting dalam resep nagasari tanpa pisang karena tidak ada isian yang membagi tekstur kue. Campuran tepung perlu diaduk hingga merata sebelum dimasak agar tidak menggumpal. Proses ini juga membantu menghasilkan adonan yang mudah dibungkus.
Ikuti langkah berikut untuk menyiapkan adonan:
- Campurkan tepung beras, tepung tapioka, gula pasir, dan garam dalam wadah.
- Tuangkan sebagian santan sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga tepung larut.
- Masukkan sisa santan dan aduk kembali sampai tercampur.
- Saring adonan jika masih terdapat gumpalan tepung.
- Masukkan daun pandan untuk menambah aroma.
- Pengadukan perlu dilakukan sampai campuran tepung dan santan menyatu.
- Jangan langsung memasukkan seluruh santan sekaligus jika tepung masih sulit larut.
- Adonan yang tercampur rata akan memudahkan proses pemasakan berikutnya.
Cara Memasak Adonan hingga Mengental
Setelah bahan tercampur, adonan perlu dimasak sebelum dibungkus. Langkah ini membantu membentuk adonan yang lebih mudah ditangani dan tidak langsung mengalir saat diletakkan di atas daun pisang. Gunakan api kecil hingga sedang agar bagian bawah tidak cepat mengering.
Berikut tahapan memasaknya:
- Tuangkan adonan ke dalam panci.
- Masak sambil terus diaduk agar bagian bawah tidak menggumpal.
- Tunggu hingga adonan mulai mengental dan teksturnya menyerupai bubur.
- Matikan api setelah adonan tercampur dan mengental.
- Angkat daun pandan sebelum adonan dibungkus.
- Jangan meninggalkan adonan saat dimasak karena tepung beras mudah mengendap di bagian bawah panci.
- Aduk secara merata hingga seluruh bagian mencapai kekentalan yang sama.
- Setelah itu, segera siapkan daun pisang untuk membungkus adonan.
Advertisement
Cara Membungkus Nagasari Tanpa Pisang
Nagasari tanpa isian tetap bisa dibungkus menggunakan daun pisang. Bungkus berfungsi menahan adonan selama proses pengukusan sekaligus membantu membentuk kue. Ukuran bungkus bisa disesuaikan dengan kebutuhan agar setiap potong mudah disajikan kepada tamu.
Lakukan langkah berikut untuk membungkus nagasari:
- Potong daun pisang menjadi lembaran sesuai ukuran yang diinginkan.
- Lap daun untuk menghilangkan kotoran.
- Ambil satu sendok atau dua sendok adonan, lalu letakkan di tengah daun.
- Lipat kedua sisi daun hingga menutupi adonan.
- Lipat bagian ujungnya sampai bungkus tertutup.
Tips:
Jika daun pisang mudah sobek, layukan sebentar di atas api kecil atau kukusan agar lebih lentur. Hindari menuangkan adonan terlalu banyak karena bungkus bisa sulit ditutup. Pastikan setiap lipatan menahan adonan supaya tidak keluar ketika dikukus.
Cara Mengukus Nagasari hingga Matang
Pengukusan membantu adonan mengeras dan membentuk nagasari yang bisa dipegang setelah dingin. Sebelum mulai, pastikan air dalam kukusan sudah mendidih. Susun bungkus nagasari dengan posisi yang memungkinkan uap panas menjangkau setiap bagian.
Ikuti langkah berikut untuk menyelesaikan proses memasak:
- Panaskan kukusan hingga air mendidih.
- Susun nagasari di dalam kukusan dengan jarak secukupnya.
- Kukus selama sekitar 25–30 menit.
- Periksa kematangan dengan melihat apakah adonan sudah mengeras.
- Angkat nagasari dan biarkan hingga uap panas berkurang.
Catatan:
Waktu pengukusan bisa berubah sesuai ukuran kue dan banyaknya adonan dalam kukusan. Setelah matang, jangan langsung membuka seluruh bungkus jika kue masih sangat panas. Biarkan nagasari beristirahat agar bentuknya lebih mudah dipertahankan saat disajikan.
Advertisement
Tips Nagasari Tanpa Pisang untuk Suguhan Arisan di Rumah
Penyajian nagasari untuk arisan bisa disesuaikan dengan jumlah tamu dan jenis hidangan lain yang tersedia. Ukuran kue sebaiknya dibuat seragam agar mudah dibagikan. Perhatikan juga kebersihan daun pisang dan wadah penyajian sebelum kue diletakkan di meja.
Beberapa langkah berikut bisa membantu menyiapkan nagasari untuk acara di rumah:
- Samakan ukuran bungkus: Gunakan takaran adonan yang serupa untuk setiap potong.
- Periksa daun pisang: Bersihkan daun sebelum dipakai dan buang bagian yang sobek.
- Atur waktu memasak: Buat nagasari beberapa jam sebelum acara agar tersedia waktu untuk mendinginkannya.
- Gunakan wadah tertutup: Simpan kue setelah uap panasnya berkurang untuk menghindari paparan debu.
- Susun menjelang penyajian: Tata nagasari di piring atau nampan bersih agar mudah diambil tamu.
Catatan:
Jika ingin menyiapkan kue sehari sebelumnya, simpan nagasari dalam wadah tertutup di lemari pendingin. Keluarkan secukupnya menjelang acara dan pastikan kue tidak dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang, terutama jika menggunakan santan.
Cara Menyimpan Nagasari agar Bisa Disajikan Kembali
Nagasari tanpa pisang mengandung santan sehingga perlu disimpan dengan memperhatikan kebersihan dan suhu. Kue yang belum akan disajikan sebaiknya tidak dibiarkan terbuka dalam waktu lama. Cara penyimpanan juga perlu disesuaikan dengan kapan kue akan dikonsumsi.
Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menyimpan nagasari:
- Biarkan uap panas berkurang sebelum kue dimasukkan ke wadah.
- Simpan nagasari dalam wadah bersih dan tertutup.
- Masukkan ke lemari pendingin jika tidak segera dikonsumsi.
- Hindari menyimpan kue terlalu lama di suhu ruang.
- Periksa aroma dan kondisi kue sebelum disajikan kembali.
- Nagasari yang disimpan di lemari pendingin bisa mengalami perubahan tekstur.
- Jika ingin menyajikannya kembali dalam keadaan hangat, kukus sebentar hingga panas merata. Buat dalam jumlah sesuai kebutuhan agar kue bisa dikonsumsi dalam waktu yang wajar.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Nagasari Tanpa Pisang
1. Apakah nagasari bisa dibuat tanpa pisang?
Bisa. Nagasari dapat dibuat dari tepung beras, santan, gula, dan bahan pendukung lain tanpa isian buah.
2. Mengapa adonan nagasari harus dimasak sebelum dibungkus?
Adonan yang dimasak hingga mengental lebih mudah dibungkus dan tidak mudah mengalir dari daun pisang.
3. Berapa lama nagasari harus dikukus?
Nagasari umumnya dikukus sekitar 25–30 menit, bergantung pada ukuran kue dan kondisi kukusan.
4. Apakah nagasari tanpa pisang bisa disimpan di kulkas?
Bisa. Simpan dalam wadah tertutup setelah uap panas berkurang dan masukkan ke lemari pendingin jika tidak segera dikonsumsi.
5. Bagaimana cara membuat nagasari tidak menggumpal?
Larutkan tepung dengan sebagian santan terlebih dahulu, lalu aduk sampai rata. Saring adonan jika masih ada gumpalan sebelum dimasak.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296249/original/006576900_1784009127-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T124739.847.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2844337/original/009156800_1562219838-20190704-Ma_ruf-Amin-Temui-Jusuf-Kalla-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5341096/original/044527500_1757304695-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__63_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341299/original/089407500_1788598428-b014ca56-7a1d-43c9-84a4-69ae56f0df34.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5517900/original/069522100_1772442767-unnamed__6_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5477161/original/096360300_1768810454-Ilustrasi_Nagasari.jpg)