Episode 2 DANCOW Indonesia Cerdas Season 2 Penuh Adu Strategi, Tim Mana yang Harus Pulang?

Episode 2 DANCOW Indonesia Cerdas Season 2 menghadirkan persaingan 14 sekolah terbaik dengan tantangan baru. Siapa yang berhasil bertahan?

Diterbitkan 05 Juli 2026, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Perjalanan para peserta di DANCOW Indonesia Cerdas Season 2 semakin menegangkan. Setelah SDN Pucang 1 Sidoarjo harus mengakhiri langkahnya pada episode perdana, sebanyak 14 sekolah terbaik kembali bertanding untuk memperebutkan tiket menuju babak berikutnya.

Episode kedua menghadirkan tantangan yang berbeda dari sebelumnya. Para peserta tak hanya dituntut memiliki pengetahuan umum yang luas, tetapi juga harus berpikir cepat, jeli, dan mampu bekerja sama dalam tekanan. Lantas, bagaimana jalannya kompetisi kali ini dan sekolah mana yang harus mengakhiri perjalanannya di DANCOW Indonesia Cerdas Season 2?

Babak Teka Teki Cerdas, Uji Kecepatan Berpikir Para Peserta

Kompetisi dibuka melalui permainan Teka Teki Cerdas. Sebanyak 14 sekolah harus berebut kesempatan menjawab dengan menekan bel secepat mungkin setelah host membacakan pertanyaan.

Permainan ini menjadi pembuka yang menguji wawasan umum sekaligus kemampuan berpikir cepat melalui format teka-teki yang dikemas dengan cara menyenangkan.

Sejak pertanyaan pertama dibacakan, atmosfer persaingan langsung terasa. SDN Kunciran 7 Kota Tangerang sukses menjadi tim pertama yang membuka perolehan poin setelah menjawab dengan tepat.

Tak ingin tertinggal, SDN 2 Manado segera membalas dengan merebut poin pada pertanyaan berikutnya. Aksi saling berebut jawaban terus berlangsung sepanjang permainan sehingga membuat pertandingan terasa semakin seru.

Meski baru memasuki babak pertama, seluruh peserta tampak tampil percaya diri dan antusias. Mereka saling berlomba menjadi yang tercepat menekan bel demi mengumpulkan poin sebanyak mungkin.

Setelah seluruh pertanyaan selesai, SDN Beji 6 Depok berhasil memimpin klasemen sementara dengan 300 poin.

Di sisi lain, terdapat tujuh sekolah yang belum berhasil membuka perolehan poin. Mereka adalah SDS Dr. Wahidin Sudirohusodo Medan, SD Fransiskus Pahoman Lampung, SD Islam Khaira Ummah Padang, SDN 4 Kuta Denpasar, SD Patra Mandiri 2 Palembang, SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, dan SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 Yogyakarta.

Mini Games Tebak Suara Hewan Bikin Suasana Semakin Seru

Setelah babak pertama usai, pertandingan berlanjut ke sesi Mini Games Tebak Suara Hewan yang sukses mencairkan suasana sekaligus menjadi kesempatan tambahan bagi para peserta untuk mengumpulkan poin.

Dalam permainan ini, peserta harus menebak lima suara hewan yang diputar secara berurutan untuk mengumpulkan poin. Kesempatan pertama berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh SDN 2 Manado. Tim ini menjadi yang tercepat menekan bel dan sukses menebak seluruh urutan suara hewan dengan benar sehingga langsung membawa pulang 300 poin. Tak berselang lama, SDN Kunciran 7 Kota Tangerang juga menunjukkan ketelitiannya. Mereka berhasil mengumpulkan 300 poin setelah memberikan jawaban yang tepat.

Babak Otak Atik, Logika Matematika Jadi Penentu

Persaingan berlanjut melalui babak Otak Atik, permainan yang menguji kemampuan logika matematika para peserta.

Kesempatan pertama diberikan kepada SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga Makassar. Tim ini berhasil memindahkan stik dengan benar dan langsung mengamankan 200 poin.

Tak lama kemudian, SDN 2 Manado kembali menunjukkan performa impresif dengan jawaban yang tepat dan memperoleh tambahan 200 poin. Performa serupa juga ditunjukkan SD Muhammadiyah Wirobrajan Yogyakarta yang sukses menyelesaikan tantangan berikutnya.

Seiring berjalannya permainan, tingkat kesulitan soal semakin meningkat karena melibatkan angka yang lebih besar. Namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat para peserta. Salah satunya ditunjukkan oleh Afnan dari SD Muhammadiyah Wirobrajan Yogyakarta yang berhasil menjawab salah satu soal dengan tepat.

"Pas Otak Atik aku bisa jawab dengan cepat dan benar. Ya aku suka matematika karena pelajaran matematika itu jawabannya cuma satu, jadi sudah pasti jawabannya," jelas Afnan.

6 Sekolah Berjuang Hindari Babak Eliminasi

Usai dua babak utama, klasemen sementara mengalami perubahan. SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga Makassar dan SDN 2 Manado memimpin dengan total 600 poin. Tepat di belakangnya, SDN Kunciran 7 Kota Tangerang mengoleksi 500 poin.

Namun, enam sekolah belum berhasil mengumpulkan poin sama sekali, antara lain SDS Dr. Wahidin Sudirohusodo Medan, SD Fransiskus Pahoman Lampung, SD Islam Khaira Ummah Padang, SDN 4 Kuta Denpasar, SD Patra Mandiri 2 Palembang, SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta

Sebelum memasuki babak eliminasi, keenam sekolah masih mendapat kesempatan terakhir untuk memperebutkan tiga tiket aman melalui sesi rebutan.

Kesempatan tersebut berhasil dimanfaatkan oleh SDS Dr. Wahidin Sudirohusodo Medan yang menjadi tim pertama lolos dari zona eliminasi. Tiket aman berikutnya diamankan SDN 4 Kuta Denpasar, disusul SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta.

3 Sekolah Bertarung di Babak Eliminasi

Dengan hasil tersebut, tiga sekolah harus berjuang di babak eliminasi, yaitu SD Fransiskus Pahoman Lampung, SD Islam Khaira Ummah Padang, dan SD Patra Mandiri 2 Palembang.

Pada babak ini, tersedia 15 pertanyaan rebutan. Tim yang memiliki poin paling rendah di akhir pertandingan harus tereliminasi.

Persaingan berlangsung sangat ketat. Ketiga sekolah tampil penuh semangat dan saling berebut kesempatan menjawab demi mempertahankan asa bertahan di kompetisi. Setiap poin menjadi sangat berharga karena tim dengan perolehan terendah harus mengakhiri perjalanannya di DANCOW Indonesia Cerdas Season 2.

Lalu, sekolah manakah yang akhirnya harus pulang pada episode kedua?

Temukan jawabannya dengan menyaksikan langsung episode 2 DANCOW Indonesia Cerdas Season 2 di Vidio. Jangan lupa juga memberikan dukungan kepada sekolah favoritmu melalui website www.akudankau.co.id/indonesia-cerdas dan ikuti terus keseruan perjalanan para peserta menuju babak selanjutnya.