Belajar Kembangkan Green Jobs di Indonesia, Menteri LH Bakal Kunjungi Denmark

Menteri LH Jumhur Hidayat menyatakan pengembangan green jobs di Indonesia sangat penting dalam upaya mendorong transisi ke ekonomi hijau.

Diterbitkan 03 Juni 2026, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat berencana mengirimkan tim Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) ke Denmark untuk mempelajari pengembangan green jobs di negara Nordik tersebut. Ilmu itu berguna sebagai upaya mendorong transisi menuju ekonomi hijau.

"Indonesia bisa belajar dari Denmark untuk menciptakan green jobs. Pekerjaan ini berasal dari semua aktivitas di sektor sampah dan pengelolaan sampah. Selain itu juga bisa menjadi carbon credit auditor, carbon analyst dan pekerjaan sejenisnya yang termasuk green jobs," kata Jumhur dalam rilis KLH, dikutip Rabu (3/6/2026).

Menurut Jumhur, Indonesia berpeluang besar mengembangkan green jobs dari berbagai sektor yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan, mulai dari pengelolaan sampah hingga ekonomi karbon. Pengalaman Denmark dinilai dapat menjadi referensi penting dalam mempercepat pengembangan talenta hijau dan membuka peluang kerja berkelanjutan bagi generasi muda Indonesia.

Hal itu tercetus saat Menteri Lh bertemu dengan Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Sten Frimodt Nielsen, dan Penasihat Sektor Lingkungan dan Ekonomi Sirkular Kedutaan Besar Denmark, Erika Torres, di Jakarta, kemarin.Menurut Dubes Denmark, sektor lingkungan di Denmark telah berkembang menjadi salah satu sumber lapangan kerja yang signifikan.

Dengan jumlah penduduk sekitar enam juta jiwa, Denmark mampu menciptakan sedikitnya 80.000 green jobs yang tumbuh dari berbagai aktivitas pengelolaan lingkungan, mulai dari pengumpulan, pemilahan, dan pengolahan sampah hingga pengembangan energi hijau. Denmark juga berpengalaman panjang dalam pengelolaan sampah menjadi energi listrik (waste to energy), yang tidak hanya membantu mengurangi timbulan sampah, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan lapangan kerja baru.

 

Kunci Keberhasilan Denmark Kembangkan Green Jobs

Sementara, Penasihat Sektor Lingkungan dan Ekonomi Sirkular Kedutaan Besar Denmark, Erika Torres, menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut didukung oleh berbagai kebijakan yang mendorong praktik ramah lingkungan, pemanfaatan teknologi, serta pemberian insentif bagi masyarakat dan pelaku usaha yang berkontribusi terhadap perlindungan lingkungan. Menurutnya, transformasi menuju ekonomi hijau dapat berjalan lebih cepat apabila didukung inovasi, regulasi yang tepat, dan partisipasi masyarakat.

Pengalaman Denmark tersebut dinilai menjadi salah satu pembelajaran penting bagi Indonesia dalam membangun ekosistem green jobs yang mampu menciptakan manfaat ekonomi sekaligus menjawab tantangan lingkungan secara berkelanjutan.  Dalam pertemuan tersebut, Denmark menawarkan kesempatan bagi Indonesia untuk mempelajari secara langsung praktik pengembangan green jobs yang telah diterapkan di negara tersebut. 

Undangan Belajar ke Denmark

KLH menyatakan Jumhur diundang berkunjung ke Denmark pada 15--19 Oktober 2026 guna melihat berbagai model pengelolaan lingkungan yang berhasil menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi hijau. Untuk itu, pihaknya menyatakan akan mengirimkan tim untuk mempelajari lebih jauh berbagai program dan model pengembangan green jobs yang telah diterapkan di Denmark.

"Kementerian Lingkungan Hidup akan bertemu dengan pihak yang berkompeten terkait Green Jobs, mengecek apa saja programnya dan bagaimana perkembangannya," ujar Jumhur.

KLH/BPLH memandang pengembangan green jobs sebagai salah satu instrumen strategis untuk mewujudkan ekonomi hijau yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui penguatan kapasitas, transfer pengetahuan, dan kolaborasi internasional, Indonesia diharapkan mampu menciptakan lebih banyak talenta hijau serta membuka peluang kerja baru yang mendukung perlindungan lingkungan, memperkuat ekonomi sirkular, dan memastikan tidak ada generasi yang tertinggal dalam transisi menuju pembangunan berkelanjutan. 

Â