Liputan6.com, Jakarta - Gulai merupakan salah satu hidangan khas Nusantara yang terkenal dengan kuah santannya yang kaya rempah. Dalam cara membuat gulai santan pakai magic com tanpa pecah, teknik memasak menjadi faktor penting agar hasilnya tetap creamy dan tidak berminyak. Menariknya, kini gulai bisa dibuat lebih praktis tanpa kompor, cukup menggunakan magic com.
Menurut TasteAtlas, gulai adalah hidangan berkuah kental khas Indonesia yang sering disebut sebagai versi lokal dari kari. Hidangan ini berasal dari Sumatra dengan pengaruh kuat dari kuliner India, lalu berkembang luas di berbagai daerah dengan variasi bahan seperti daging, jeroan, ikan, hingga sayuran.
Ciri utama gulai terletak pada perpaduan santan dan rempah yang dimasak hingga kental. Meski terlihat sederhana, teknik pengolahan santan sering menjadi tantangan. Namun dengan metode yang tepat, Anda bisa menghasilkan gulai lezat hanya dengan magic com tanpa risiko santan pecah. Berikut ulasan Liputan6.com, Jumat (10/4/2026).
Advertisement
Cara Membuat Gulai Santan Pakai Magic Com Tanpa Pecah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5548138/original/067627100_1775528362-unnamed_-_2026-04-07T091629.906.jpg)
Bahan-bahan
Bahan utama:
- 250 gram kikil sapi / ikan tongkol / sayuran (sesuai selera)
- 600–750 ml air
- 1 sachet santan instan atau santan segar
Bumbu halus:
- 8–10 siung bawang merah
- 4–6 siung bawang putih
- 2–3 cm kunyit
- 2–3 cm jahe
- Cabai merah dan rawit secukupnya
- 2–3 butir kemiri (opsional)
Bumbu pelengkap:
- 1 batang serai (memarkan)
- 2–3 lembar daun salam atau daun jeruk
- 2 cm lengkuas (memarkan)
- Garam, gula, kaldu bubuk, dan ketumbar secukupnya
- 1 sdm minyak untuk menumis
Langkah-langkah Memasak
- Haluskan semua bumbu menggunakan blender atau ulekan hingga benar-benar lembut agar cita rasa lebih meresap.
- Tumis bumbu halus hingga harum. Jika magic com mendukung fungsi tumis, Anda bisa melakukannya langsung di dalamnya. Jika tidak, tumis sebentar di wajan agar bumbu matang sempurna dan tidak langu.
- Masukkan bahan utama seperti kikil, ikan, atau sayuran ke dalam magic com.
- Tambahkan bumbu halus yang sudah ditumis, lalu tuangkan air bersama bumbu pelengkap seperti serai, daun salam, dan lengkuas. Aduk hingga semua bahan tercampur rata.
- Nyalakan magic com pada mode cook, lalu masak hingga kuah mulai mendidih dan bahan utama matang. Pada tahap ini, jangan memasukkan santan terlebih dahulu agar tidak pecah.
- Setelah bahan utama empuk dan kuah mulai stabil, tuangkan santan secara perlahan sambil diaduk.
- Aduk santan secara perlahan dan searah agar tetap menyatu dengan kuah dan tidak pecah.
- Masak kembali hingga mendidih ringan, tetapi hindari mendidih terlalu kuat agar tekstur santan tetap halus.
- Jika magic com berubah ke mode warm, biarkan proses berlanjut karena suhu akan lebih stabil dan aman untuk santan.
- Aduk sesekali dengan lembut hingga kuah mengental dan aroma gulai semakin keluar.
- Lakukan koreksi rasa dengan menambahkan garam, gula, atau kaldu sesuai selera.
- Setelah rasa pas dan kuah mengental sempurna, angkat dan sajikan gulai bersama nasi hangat.
Advertisement
Tips Agar Santan Tidak Pecah (Wajib Diperhatikan)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5153037/original/080023700_1741320340-side-view-fresh-brown-coconut-with-glass-milk-black-surface.jpg)
Dalam cara membuat gulai santan pakai magic com tanpa pecah, memahami karakter santan adalah kunci utama. Santan merupakan emulsi alami antara air dan lemak kelapa yang sangat sensitif terhadap suhu dan perlakuan saat dimasak.
Berikut penjelasan yang lebih mendalam agar hasil gulai Anda selalu berhasil:
1. Gunakan Suhu Stabil, Hindari Panas Berlebih
Santan sangat mudah pecah jika terkena suhu tinggi secara tiba-tiba. Di dalam magic com, panas cenderung konstan, tetapi tetap perlu dikontrol. Setelah santan dimasukkan, usahakan tidak memasak terlalu lama dalam mode “cook”. Gunakan panas sisa atau mode “warm” agar santan tetap stabil.
2. Masukkan Santan di Waktu yang Tepat
Kesalahan paling umum adalah memasukkan santan sejak awal. Padahal, santan sebaiknya dimasukkan setelah bahan utama matang. Ini bertujuan agar santan tidak mengalami “shock heat” atau perubahan suhu ekstrem yang bisa merusak emulsinya.
3. Aduk dengan Teknik yang Benar
Pengadukan bukan sekadar mencampur, tetapi juga menjaga tekstur santan. Aduk secara perlahan dan searah untuk menjaga struktur lemak tetap menyatu dengan air. Mengaduk terlalu cepat atau bolak-balik justru mempercepat pemisahan minyak.
4. Gunakan Santan Bertahap (Encer ke Kental)
Jika memungkinkan, gunakan santan encer di awal (bersama air), lalu santan kental di tahap akhir. Teknik ini banyak digunakan dalam masakan tradisional seperti gulai dan rendang untuk menghasilkan tekstur kuah yang lebih stabil dan rasa yang lebih kaya.
5. Tambahkan Bahan Penstabil Alami
Rempah seperti serai, daun salam, dan lengkuas tidak hanya memberi aroma, tetapi juga membantu menjaga kestabilan santan selama proses pemanasan. Ini adalah teknik dapur tradisional yang sudah digunakan turun-temurun.
6. Jangan Ditinggal Saat Santan Sudah Masuk
Setelah santan dimasukkan, sebaiknya jangan ditinggal terlalu lama. Meskipun menggunakan magic com, tetap perlu pengawasan agar tidak terjadi overcooking yang bisa membuat santan pecah.
7. Perhatikan Perbandingan Air dan Santan
Jika santan terlalu kental sejak awal tanpa cukup cairan, risiko pecah akan lebih besar. Pastikan komposisi cairan seimbang agar proses pemanasan berjalan lebih stabil.
FAQ Seputar Gulai
1. Kenapa santan gulai saya selalu pecah?
Biasanya karena suhu terlalu tinggi, santan dimasukkan terlalu awal, atau pengadukan yang tidak tepat.
2. Apakah magic com aman untuk masak santan?
Ya, justru lebih stabil karena panasnya konsisten, asalkan teknik memasaknya benar.
3. Apakah santan instan bisa digunakan?
Bisa, dan bahkan lebih praktis. Namun tetap harus dimasak dengan teknik yang tepat agar tidak pecah.
4. Berapa lama memasak gulai di magic com?
Sekitar 20–40 menit tergantung bahan utama yang digunakan.
5. Apa tanda gulai yang santannya tidak pecah?
Kuah terlihat halus, tidak berminyak berlebihan, dan teksturnya menyatu dengan baik.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488956/original/064020100_1769771942-pppk_bgn_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497973/original/089166700_1770695732-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-10T105228.255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550896/original/089873500_1775711382-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-09T120454.556.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5411187/original/066520500_1763004762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-13T103028.882.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547512/original/018815600_1775461030-unnamed__72_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8296460/original/082795500_1782159766-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290384/original/064848900_1783478396-Argentina_s_Lionel_Messi_celebrates.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8916640/original/046732400_1782951883-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288050/original/077739700_1783289115-000_B9BX7KA-Haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292116/original/017292800_1783585765-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294050/original/092768700_1783778017-AP26170519899759.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535733/original/082596800_1774102967-BTS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260364/original/000638100_1781588460-spanyol_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293528/original/019700700_1783732096-spa11.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261548/original/054938700_1781743858-ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264044/original/048184800_1782061399-063_2282635876.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8460074/original/088908600_1782359300-15021055947514109969.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8396914/original/067259300_1782278056-obe.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262161/original/019844500_1781773154-11244512687103417298.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8270081/original/065529300_1782120556-13086905657809859094.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8269617/original/097207700_1782120022-v.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8268288/original/079498100_1782117805-koridor.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516724/original/086331000_1772341976-turkish-chig-kofte-with-meat-herbs.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8265643/original/085179000_1782113461-11425184806389624689.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8265451/original/068960400_1782112485-hl2.jpg)