Liputan6.com, Jakarta - Keberlanjutan akan jadi salah satu isu yang disorot dalam pameran tekstil dan garmen, Indo Intertex & Inatex 2026. Presiden Direktur Peraga Expo, Paul Kingsen, menyebut bahwa bahasan itu merupakan pembeda dari edisi-edisi sebelumnya.
Isu sustainability akan disampaikan tiga pembicara tamu dari luar negeri. "Satu dari Italia, dua lainnya dari India," kata Ketua Umum Asosisasi Pertekstilan Indonesia, Jemmy Kartiwa Sastraadmadja, saat jumpa pers di Jakarta, Rabu, 8 April 2026.
"Ini merupakan kali pertama Indo Intertex menghadirkan guest speakers dari luar negeri," ia menyambung. Salah satu bahasannya, sebut dia, adalah Textile to Textile (ToT), yang perjalanannya disebut "masih panjang" di Indonesia.
Advertisement
"Tapi kalau Indonesia tidak mempersiapkan diri, isunya nantinya selalu ketinggalan. Makanya kami pengin membawa speaker dari luar biar pelaku industri dan regulator (di dalam negeri) aware terhadap isu di luar negeri (dalam hal ini ToT)," imbuhnya.
Mengarah ke energi hijau, menurut dia, pengembangan infrastruktur gas di Indonesia jadi sangat penting. "Kami berharap, pipanisasi infrastruktur gas bisa sampai ke Bandung Raya dan Solo Raya, karena sentra industri tekstil itu banyaknya di dua wilayah itu."
"Kalau untuk memindahkan industrinya sangat berat, jadi kita start dulu dari awal bagaimana infrastruktur gas bisa didekatkan ke industrinya. Mesti ada pemancingnya, otomatis ada keberanian dari teman-teman pelaku industri atau investor luar untuk berinvestasi di Indonesia," bebernya.
Tidak Sekadar Pameran
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,285,0)/kly-media-production/medias/5550222/original/060797200_1775641921-IMG_3425.jpg)
Pada akhirnya, Indo Intertex & Inatex memang tidak ingin sekadar jadi ajang pameran, tapi juga berperan dalam memperkuat ekosistem industri tekstil nasional dengan mempertemukan pelaku usaha melalui program business matching yang membuka peluang kerja sama dan transaksi bisnis secara langsung.
Selain itu, pameran ini turut mendorong masuknya investasi, serta pemanfaatan teknologi terkini untuk meningkatkan efisiensi produksi, kualitas produk, dan daya saing di pasar global. Menempati area seluas lebih dari 35 ribu meter persegi, Indo Intertex & Inatex 2026 akan diikuti lebih dari 800 peserta yang merepresentasikan 1.500 merek global.
Tahun ini, pihaknya menargetkan kehadiran lebih dari 35 ribu pengunjung profesional dari 29 negara, menjadikannya sebagai ruang kolaborasi strategis yang mendorong adopsi teknologi, sekaligus membuka peluang bisnis konkret bagi industri tekstil dan garmen.
Advertisement
Workshop sampai Trunk Show
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4778411/original/090075200_1710915527-WhatsApp_Image_2024-03-20_at_12.04.28.jpeg)
Jemmy menyambung, pihaknya juga mengundang pengunjung dari ASEAN. "Sekarang yang sudah konfirmasi di atas 50 orang, dan akan bertambah lagi. Bukan hanya lokal, jadi bisa memperkuat ekosistem (tekstil dan garmen) di Indonesia, dan ASEAN secara lebih utuh," ia berkata.
Terdapat sejumlah program unggulan yang dihadirkan untuk memperkaya wawasan, sekaligus memberi nilai tambah bagi pelaku industri. Seminar dan workshop interaktif akan menghadirkan para ahli dan praktisi guna membahas tren, strategi, serta tantangan terkini di industri tekstil dan garmen.
Selain itu, pengunjung juga dapat menyaksikan trunk show yang menampilkan karya-karya kreatif desainer dari Indonesia Fashion Chamber (IFC), menghadirkan inspirasi sekaligus hiburan yang mencerminkan dinamika perkembangan industri fesyen nasional.
Penandatanganan Indonesia dan Amerika
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,285,0)/kly-media-production/medias/5550223/original/029726000_1775641932-IMG_3422.jpg)
Pameran ini juga menyorot penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat, yang memberikan fasilitas tarif impor nol persen bagi produk tekstil dan garmen Indonesia melalui skema tariff-rate quota (TRQ).
Kebijakan ini dinilai mampu meningkatkan daya saing produk nasional di pasar Amerika Serikat yang jauh lebih besar dibandingkan pasar domestik, sekaligus menopang sekitar 4 juta tenaga kerja dan memberi dampak ekonomi bagi hingga 20 juta masyarakat Indonesia
Jemmy berkata, "Penerapan tarif nol persen melalui kesepakatan ini memberikan optimisme baru bagi industri tekstil nasional. Akses ke pasar global pun semakin terbuka, sehingga memperkuat daya saing Indonesia di momentum yang tepat."
"Kami berharap ini dapat jadi titik awal kebangkitan industri tekstil dan produk tekstil (TPT), dengan mendorong masuknya investasi, meningkatkan kinerja ekspor, serta menggerakkan kembali seluruh ekosistem industri." Indo Intertex & Inatex 2026 bakal berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, 15─18 April 2026.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5548679/original/027938400_1775547751-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-07T112519.017.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294353/original/011938600_1783830677-cek_fakta_-_bansos_pkh_juli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488956/original/064020100_1769771942-pppk_bgn_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4378574/original/056406700_1680246447-0b908b7b-75b4-4621-8028-8831a54efc41.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294699/original/022281100_1783851743-England_s_Harry_Kane__left__Jude_Bellingham__center__and_Morgan_Rogers.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294548/original/063184200_1783843237-063_2285693617.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294309/original/057015000_1783829242-ar13.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294340/original/000872600_1783830200-000_B9XN79R.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294301/original/036531900_1783829241-ar5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294280/original/068914000_1783828183-063_2285710148.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294169/original/097035400_1783819062-ing7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294167/original/059057200_1783819062-ing5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294151/original/003111900_1783815882-000_B9XL63W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290291/original/064791600_1783449810-me5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294138/original/059237800_1783813068-000_B9XJ6UC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8713706/original/028428000_1782796160-IMG_5034.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8287722/original/035391900_1782147457-Trans.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258491/original/019880600_1781350091-IMG_3396.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6561331/original/023780400_1779408396-WhatsApp_Image_2026-05-21_at_22.51.41.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564550/original/004909100_1776950603-Agreement_Signing_PT_Vale_Indonesia_Tbk_dan_sejumlah_lembaga_keuangan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5557660/original/062131100_1776351741-Kerja.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556632/original/042737500_1776266239-Sandii.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550222/original/060797200_1775641921-IMG_3425.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5526183/original/056227500_1773114146-d1924f23-047f-46c5-817a-0a33baec9952.jpeg)