Cara Menanam Kemangi di Rumah, Si Herbal Serbaguna yang Bisa Usir Lalat

Kemangi terbilang sebagai tanaman yang mudah tumbuh. Dengan menanam sendiri di rumah, Anda bisa mendapatkan beragam manfaat.

Diterbitkan 05 Maret 2026, 05:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kemangi (Ocimum basilicum) merupakan salah satu herbal yang populer dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Pucuk daunnya kerap dijadikan lalapan segar, sementara bagian biji atau buahnya sering diolah menjadi campuran minuman. Aromanya yang khas dan menyegarkan menjadi daya tarik utama tanaman ini.

Mengutip IPB Digitani, Selasa, 3 Maret 2026, selain mudah ditemukan, kemangi juga tergolong tanaman yang praktis untuk dibudidayakan. Tanaman ini dapat tumbuh baik di lahan terbuka maupun di pot sebagai penghijau pekarangan rumah. Pertumbuhannya relatif cepat dan tidak membutuhkan perawatan yang rumit, sehingga cocok ditanam oleh pemula sekalipun.

Secara fisik, kemangi dapat tumbuh hingga sekitar satu meter. Daunnya berwarna hijau muda dengan aroma harum yang kuat, menjadikannya pelengkap hidangan yang menggugah selera. Tanaman ini tumbuh optimal di dataran rendah hingga ketinggian sekitar 500 meter di atas permukaan laut.

Menariknya, aroma kemangi yang wangi ternyata tidak disukai lalat. Karena itu, tanaman ini juga sering dimanfaatkan sebagai pengusir lalat alami di sekitar rumah.

Kemangi juga dipercaya memiliki berbagai manfaat kesehatan. Beberapa di antaranya membantu melancarkan pencernaan, meredakan stres, hingga menjaga kesehatan kulit.

Dengan berbagai manfaat tersebut, menanam kemangi bisa menjadi pilihan tepat bagi siapa saja yang ingin memiliki tanaman herbal serbaguna di rumah. Berikut langkah-langkah yang dapat diikuti:

 

1. Memilih Benih Kemangi

Langkah awal adalah memilih biji berkualitas. Benih dapat diperoleh dari bunga kemangi yang sudah tua dan mengering di tanaman. Biji yang siap digunakan biasanya berwarna kecokelatan dan dalam kondisi kering. Setelah dipanen, jemur biji terlebih dahulu hingga benar-benar kering sebelum ditanam.

2. Menyiapkan Media Tanam

Sebelum menyiapkan media tanam, pilihlah pot yang tepat, diameternya minimal 30 cm. Ukuran ini penting agar akar kemangi memiliki ruang yang memadai untuk tumbuh dan berkembang tanpa terhambat. Pastikan juga pot dilengkapi dengan lubang drainase di bagian bawah. Lubang ini berfungsi untuk mengalirkan kelebihan air, mencegah media tanam tergenang yang dapat menyebabkan akar busuk dan hilangnya nutrisi penting.

Media tanam yang ideal untuk kemangi adalah campuran tanah, pasir, dan kompos. Kombinasi ini memastikan media memiliki drainase yang baik sekaligus kaya nutrisi untuk mendukung kesuburan tanaman. Sebagai alternatif, campuran tanah humus dan arang sekam dengan perbandingan 1:1 dapat digunakan untuk media semai.

Sementara itu, untuk media tanam utama, campuran tanah, pupuk kandang, dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1 juga terbukti efektif. Kunci utamanya adalah media tanam harus gembur dan memiliki drainase yang sangat baik untuk mencegah genangan air.

3. Menanam Biji

Taburkan biji kemangi secara merata di atas tanah pada pot, lalu tutup dengan lapisan tipis tanah atau media tanam. Siram secara perlahan agar kelembapan tetap terjaga tanpa membuat biji hanyut. Penyiraman sebaiknya dilakukan rutin pada pagi dan sore hari, terutama saat musim kemarau.

4. Perawatan Tanaman

Kemangi termasuk tanaman yang mudah dirawat, tetapi tetap membutuhkan perhatian. Pastikan penyiraman dilakukan secara teratur, kemangi menyukai tanah yang lembab secara merata, lakukan pengendalian hama bila diperlukan, dan pangkas bunga secara rutin. Setalah kemangi memiliki 6 sampai 8 pasang daun, pangkas bunganya setidaknya seminggu sekali dapat merangsang pertumbuhan daun baru sehingga tanaman tumbuh lebih lebat.

5. Panen dan Penyimpanan

Kemangi biasanya siap dipanen sekitar 50 hari setelah tanam, ketika tanaman sudah mencapai tinggi 6 hingga 8 inci. Pemanenan dilakukan dengan memetik pucuk atau daun muda, mirip seperti memetik pucuk teh.

Potong batang di atas ruas daun kedua agar tanaman dapat menghasilkan cabang dan tunas baru. Jika ingin memanen seluruh batang potong didekat pangkalnya. Cara ini akan membuat pertumbuhan tanaman semakin rimbun dan produktif.

Penyimpanan kemangi ini cukup mudah, cukup tempatkan batang kemangi didalam segelas air suhu ruang, jauhkan dari paparan sinar matahari langsung, ganti air setiap hari. Kemangi dapat bertahan selama 7-10 hari.