Liputan6.com, Jakarta - Membuat camilan sehat dan lezat di rumah kini semakin mudah, salah satunya adalah dengan mengetahui cara membuat keripik bayam. Keripik bayam telah menjadi pilihan favorit banyak orang karena rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah. Dengan mengikuti panduan yang tepat, Anda bisa menghasilkan keripik bayam berkualitas premium yang tidak kalah dengan produk komersial.
Kunci utama dalam cara membuat keripik bayam yang sempurna terletak pada konsistensi adonan dan teknik penggorengan yang benar. Bayam, dengan kandungan airnya yang tinggi, memerlukan perlakuan khusus agar teksturnya dapat "terkunci" oleh balutan tepung yang pas. Oleh karena itu, pemilihan bahan dan langkah-langkah yang presisi sangat penting untuk mencapai kerenyahan yang diinginkan.
Berikut ini telah Liputan6 bahas secara mendalam cara membuat keripik bayam yang renyah, tidak berminyak, dan tahan lama, pada Minggu (25/1). Kami akan membagikan resep lengkap beserta trik rahasia dari para ahli kuliner untuk memastikan setiap gigitan keripik bayam Anda selalu memuaskan. Mari kita mulai petualangan kuliner Anda dalam menguasai cara membuat keripik bayam yang lezat ini.
Advertisement
Resep Keripik Bayam Renyah (Crispy Spinach Chips)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5324425/original/052471200_1755849230-pexels-mateusz-feliksik-1896604-13376463.jpg)
Berikut adalah resep detail untuk membuat keripik bayam yang renyah dan gurih.
Bahan Utama:
- 2 ikat bayam cabut (pilih yang berdaun lebar dan segar). Bayam cabut atau bayam raja dengan daun lebar direkomendasikan untuk keripik karena teksturnya yang lebih mudah garing.
- 250 gram tepung beras. Tepung beras adalah bahan utama yang memberikan kerenyahan pada keripik.
- 50 gram tepung tapioka/kanji. Penambahan tepung tapioka membantu menciptakan tekstur keripik yang lebih ringan dan renyah.
- 1 butir telur ayam (opsional, untuk rasa lebih gurih). Telur dapat ditambahkan ke dalam adonan keripik untuk meningkatkan rasa gurih dan membantu mengikat adonan.
- 300-350 ml santan encer (jangan terlalu kental agar tidak cepat gosong). Santan encer digunakan untuk mencapai konsistensi adonan yang tepat dan memberikan rasa gurih tanpa membuat keripik cepat gosong.
- Minyak goreng secukupnya.
Bumbu Halus:
- 3 siung bawang putih.
- 2 butir kemiri (sangrai agar lebih harum).
- 1 sdt ketumbar bubuk.
- 2 cm kencur. Kencur adalah bumbu penting yang memberikan aroma khas dan membantu menjaga kerenyahan keripik bayam.
- Garam dan kaldu jamur secukupnya.
Cara Membuat:
- Persiapan Daun Bayam: Petik daun bayam dari tangkainya, lalu cuci bersih di bawah air mengalir. Pastikan untuk meniriskan daun bayam hingga benar-benar kering. Penggunaan tisu dapur untuk menepuk-nepuk daun dapat membantu menghilangkan sisa air.
- Pembuatan Adonan: Campurkan tepung beras, tepung tapioka, bumbu halus yang sudah diulek, telur (jika menggunakan), dan santan encer dalam sebuah wadah. Aduk semua bahan hingga tercampur rata dan tidak ada gumpalan. Pastikan adonan memiliki konsistensi yang pas, tidak terlalu kental maupun terlalu encer.
- Proses Pencelupan: Pegang setiap lembar daun bayam pada bagian tangkainya, lalu celupkan ke dalam adonan tepung. Pastikan seluruh permukaan daun terlapisi tipis oleh adonan. Angkat daun dan biarkan sisa adonan menetes sebentar untuk menghindari lapisan tepung yang terlalu tebal.
- Penggorengan: Panaskan minyak goreng dalam jumlah banyak di wajan dengan api sedang. Setelah minyak benar-benar panas, masukkan daun bayam yang sudah terlapisi adonan satu per satu. Hindari memasukkan terlalu banyak daun sekaligus agar tidak saling menempel dan matang merata. Goreng hingga keripik berwarna kuning keemasan dan terlihat renyah. Angkat keripik dan tiriskan dengan posisi berdiri atau menggunakan saringan agar minyak dapat turun sempurna, sehingga keripik tidak berminyak.
- Penyelesaian (Finishing): Setelah keripik dingin sepenuhnya pada suhu ruang, Anda bisa menyimpannya dalam toples kedap udara untuk menjaga kerenyahan dan memperpanjang masa simpannya.
Advertisement
Penjelasan dan Trik Rahasia untuk Keripik Bayam Sempurna
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3404154/original/052849300_1616011409-Minyak_1.jpg)
Untuk menghasilkan keripik bayam yang renyah maksimal dan tidak berminyak, beberapa faktor kunci perlu diperhatikan, mulai dari pemilihan bahan hingga teknik penggorengan dan penyimpanan.
1. Pemilihan Jenis Bayam yang Tepat
Pemilihan jenis bayam sangat memengaruhi hasil akhir keripik. Bayam dengan daun lebar dan tipis, seperti bayam raja atau bayam cabut, cenderung lebih mudah menjadi renyah saat digoreng dibandingkan bayam dengan daun yang lebih tebal dan berair.
2. Peran Kencur dalam Adonan
Penambahan kencur pada bumbu halus tidak hanya memberikan aroma khas yang segar, tetapi juga berkontribusi pada tekstur keripik agar tetap renyah meskipun sudah dingin.
3. Konsistensi Adonan Tepung
Kunci kerenyahan keripik bayam terletak pada konsistensi adonan tepung. Adonan tidak boleh terlalu kental karena akan membuat keripik keras, dan tidak boleh terlalu encer karena akan sulit menempel pada daun bayam serta menyerap banyak minyak.
4. Teknik Penggorengan yang Tepat
Suhu minyak yang ideal sangat krusial. Minyak harus benar-benar panas sebelum bayam dimasukkan. Jika minyak kurang panas, tepung akan menyerap minyak berlebih dan menghasilkan keripik yang lembek dan berminyak. Teknik penggorengan ganda (double frying) juga dapat diterapkan untuk keripik yang sangat renyah dan tahan lama. Setelah penggorengan pertama dan keripik dingin, goreng kembali sebentar dengan minyak yang sangat panas selama sekitar 30 detik.
5. Penyimpanan yang Benar
Pastikan keripik bayam benar-benar dingin pada suhu ruang sebelum disimpan. Memasukkan keripik yang masih hangat ke dalam wadah kedap udara akan menyebabkan kondensasi uap air, yang membuat keripik cepat melempem.
Â
Tanya Jawab (Q&A)
Q: Mengapa keripik bayam saya selalu lembek dan tidak renyah?
A: Penyebab utamanya adalah daun bayam tidak dikeringkan sempurna, adonan terlalu encer, atau minyak kurang panas saat menggoreng. Pastikan daun benar-benar kering, konsistensi adonan pas, dan minyak dalam suhu optimal sebelum menggoreng.
Q: Berapa lama keripik bayam bisa bertahan jika disimpan dengan benar?
A: Dengan penyimpanan dalam toples kedap udara dan kondisi kering, keripik bayam bisa bertahan hingga 2-3 minggu tanpa kehilangan kerenyahannya. Hindari membuka toples terlalu sering agar tidak terkontaminasi udara lembab.
Q: Bisakah menggunakan tepung terigu sebagai pengganti tepung beras?
A: Tidak disarankan karena tepung terigu mengandung gluten yang akan membuat tekstur keripik menjadi alot dan tidak renyah. Tepung beras adalah pilihan terbaik untuk menghasilkan tekstur crispy yang diinginkan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3051584/original/034158100_1776315691-3972.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3307294/original/042130700_1606351790-4-cara-membuat-keripik-bayam-kriuk-dari-yang-pedas-sampai-aneka-rasa-rev-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860530/original/010220100_1777609466-pp.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8315631/original/085066700_1782183105-AP26173665939735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8269025/original/029326100_1782119069-063_2281966729.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8620430/original/011957700_1782610877-000_B8JY4LY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8620429/original/007432300_1782610876-000_B8JY7M2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322679/original/008420700_1782191790-Amine_Gouiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8615608/original/002262500_1782601852-063_2283621934.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8615223/original/052059800_1782601281-063_2283624238.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8392528/original/081634600_1782272943-000_B83Z88V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8553933/original/032729600_1782499706-uzbek_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5483002/original/061252400_1769316245-074418100_1542783768-photo-1526130963484-68fa9ba0717a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5385356/original/015284200_1760927799-loija-nguyen-NYBnDWeOX2c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1683644/original/033759200_1503052511-kegunaan_lain_alumunium_foil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010640/original/081195700_1731921256-WhatsApp_Image_2024-11-18_at_01.04.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5234218/original/005504000_1748338510-Depositphotos_487616016_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119322/original/048623600_1738572813-Depositphotos_342693450_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4987672/original/009020900_1730452009-sedang_1710678735IMG-20240317-WA0016.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4177161/original/006943600_1664596493-KETAPANG.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112466/original/008609700_1659582023-anna-zaro-iSfIp7k_2Us-unsplash.jpg)