Liputan6.com, Jakarta - Ubi ungu dikenal sebagai bahan pangan lokal yang kaya nutrisi dan mudah diolah menjadi berbagai hidangan. Mulai dari kudapan manis hingga camilan gurih, ubi ungu selalu punya tempat di dapur keluarga Indonesia. Sayangnya, tidak jarang ubi ungu rebus tersisa dan akhirnya terlupakan.
Padahal, sisa ubi ungu rebus masih sangat layak diolah menjadi makanan baru yang bernilai. Salah satu olahan kreatif yang bisa dicoba adalah kerupuk ubi ungu, camilan renyah yang digemari semua usia.
Mengolah sisa makanan seperti ini bukan hanya soal kreativitas dapur, tetapi juga bagian dari upaya mengurangi pemborosan makanan atau food waste yang kini menjadi perhatian global. Berikut ulasan Liputan6.com, Sabtu (17/1/2026).
Advertisement
Resep Cara Membuat Kerupuk dari Sisa Ubi Ungu Rebus Agar Tidak Mubazir
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405597/original/000916300_1762489193-pexels-marceloverfe-13059602.jpg)
Mengolah sisa ubi ungu rebus menjadi kerupuk merupakan contoh sederhana praktik dapur berkelanjutan. Resep berikut merujuk pada buku “25 Resep Kreatif Olahan Ubi Jalar” (2013) karya Lilly T. Erwin terbitan Gramedia Pustaka Utama, yang dapat disesuaikan dengan bahan sisa di rumah.
Bahan-bahan
- 500 gram sisa ubi ungu rebus, haluskan
- 250 gram tepung sagu
- 2 sendok makan minyak goreng
- 150 ml air
- Aluminium foil atau plastik tahan panas untuk membungkus
Bumbu halus:
- 1 sendok makan bawang putih
- 1 sendok makan garam
- 1 sendok teh ketumbar
Cara Membuat
- Masukkan ubi ungu yang sudah dihaluskan ke dalam wadah. Tambahkan tepung sagu, air, minyak goreng, serta bumbu halus. Aduk hingga adonan tercampur rata dan kalis.
- Bentangkan aluminium foil atau plastik tahan panas. Letakkan adonan ubi di atasnya, lalu gulung memanjang seperti lontong. Alternatif lain, adonan bisa dicetak di loyang yang sudah diolesi minyak.
- Kukus adonan dengan api sedang selama kurang lebih 45 menit hingga matang sempurna. Setelah itu, angkat dan biarkan dingin agar adonan mengeras dan mudah dipotong.
- Iris adonan tipis-tipis menyerupai kerupuk mentah pada umumnya. Susun di tampah atau alas bersih, lalu jemur di bawah sinar matahari hingga benar-benar kering.
- Panaskan minyak, goreng kerupuk hingga mengembang dan garing. Angkat, tiriskan, dan kerupuk dari sisa ubi ungu rebus siap disajikan sebagai camilan keluarga.
Melalui proses ini, cara membuat kerupuk dari sisa ubi ungu rebus tidak hanya menghasilkan makanan baru, tetapi juga mencegah bahan pangan terbuang percuma.
Advertisement
Mengapa Food Waste Perlu Diminimalkan Sebisa Mungkin?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5394616/original/033809800_1761636627-Depositphotos_675812236_XL.jpg)
Menurut World Resources Institute (WRI), sekitar 40% makanan yang diproduksi secara global terbuang dari tahap produksi hingga konsumsi. Angka ini sangat besar dan berdampak luas, baik bagi lingkungan, ekonomi, maupun ketahanan pangan dunia.
1. Dampak Lingkungan yang Serius
Makanan yang terbuang umumnya berakhir di tempat pembuangan sampah dan membusuk, menghasilkan gas metana. Gas ini memiliki daya pemanasan lebih dari 80 kali karbon dioksida dalam jangka pendek. WRI mencatat bahwa sekitar 10% emisi gas rumah kaca global berasal dari food loss dan food waste.
Dengan mengolah sisa makanan, seperti mengubah ubi ungu rebus menjadi kerupuk, kita turut mengurangi emisi gas rumah kaca yang memperparah krisis iklim.
2. Menjaga Ketahanan Pangan Global
WRI menyebutkan bahwa makanan yang terbuang sebenarnya cukup untuk memberi makan seluruh populasi rawan pangan di dunia. Ironisnya, di saat jutaan orang kekurangan gizi, sepertiga makanan justru tidak dikonsumsi.
Mengurangi food waste berarti memaksimalkan pangan yang sudah diproduksi tanpa harus membuka lahan baru, sehingga tekanan terhadap alam dapat dikurangi.
3. Menghemat Sumber Daya Alam
Produksi makanan membutuhkan air, energi, lahan, dan tenaga kerja. Ketika makanan terbuang, semua sumber daya tersebut ikut terbuang sia-sia. Dengan mengolah sisa makanan, kita menghargai seluruh proses panjang dari pertanian hingga ke meja makan.
4. Menghemat Pengeluaran Rumah Tangga
WRI juga mencatat bahwa pengurangan food waste sebesar 20–25% dapat menghemat ratusan miliar dolar secara global setiap tahunnya. Pada tingkat rumah tangga, memanfaatkan sisa makanan berarti mengurangi belanja dan menciptakan menu baru tanpa biaya tambahan.
5. Peran Individu Sangat Penting
Food waste tidak hanya terjadi di sektor pertanian atau industri, tetapi juga di rumah tangga. Mengolah sisa makanan, menyimpan bahan dengan benar, dan berkreasi di dapur adalah langkah kecil yang berdampak besar jika dilakukan bersama-sama.
FAQ Seputar Mengolah Sisa Makanan
1. Apakah sisa ubi rebus aman diolah kembali?
Aman, selama ubi disimpan dengan benar, tidak berbau, dan tidak berlendir.
2. Berapa lama sisa ubi rebus bisa disimpan?
Di lemari es, sisa ubi rebus bisa bertahan 2–3 hari dalam wadah tertutup.
3. Apakah semua sisa makanan bisa diolah ulang?
Tidak semua. Pastikan makanan masih layak konsumsi dan tidak menunjukkan tanda pembusukan.
4. Selain kerupuk, apa olahan lain dari sisa ubi ungu?
Bisa diolah menjadi perkedel, donat, kue kukus, atau campuran adonan roti.
5. Mengapa mengolah sisa makanan penting untuk lingkungan?
Karena dapat mengurangi sampah makanan, emisi gas rumah kaca, dan pemborosan sumber daya alam.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5475456/original/081527300_1768619762-kerupuk_ubi_ungu2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257805/original/092292600_1781257252-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5475234/original/088588100_1768558340-onitsuka.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5465122/original/020576100_1767759899-IMG_9750-01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5475386/original/078086600_1768608209-ClipDown.com_587678233_18549554311017121_4679377515108459597_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3250001/original/079341300_1601130481-air_beras.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370110/original/022177200_1759489603-000_77HJ3EM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3207885/original/047376500_1597304891-bts6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5473640/original/068637200_1768451793-Cara_membuat_bolu_kukus_di_magic_com.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1270341/original/000597900_1466494535-20160621-kue-kering-FF-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5475259/original/001857200_1768560082-IMG_1329.jpg)