Curhat Andrew White Pernah Jerawatan di Ketiak Gara-gara Asal Pakai Deodoran

Karena pengalaman jerawatan di ketiak, Andrew White kini lebih teliti memakai produk deodoran.

Diterbitkan 02 November 2025, 05:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Andrew White berbagi pengalamannya dalam menjaga penampilan sehari-hari. Sebagai aktor dan influencer, ia mengaku kunci penampilan yang prima terletak pada aroma tubuh yang wangi dan tidak bau. Ia pun mengandalkan produk deodoran untuk menjaga aroma tubuhnya tidak mengganggu penciuman.

"Buat pria, jarang kita mikirin sebenarnya ya. Kita dulu mikirnya, 'Ah, itu enggak bau,' gitu kan," ujarnya ditemui di Jakarta, Rabu, 29 Oktober 2025.

Awalanya, ia tidak terlalu mempertimbangkan produk deodoran yang dipakainya. Yang penting gampang dipakai dan bisa menjaga kesegaran tubuhnya, itu sudah cukup. Ternyata, hal itu salah. Ia membagikan pengalaman buruknya akibat salah memilih produk.

"Aku ada jerawat di ketiak yang sakit banget yang malah enggak bisa olahraga karena ada sakitnya," celotehnya. 

Pengalaman tersebut menyadarkannya bahwa deodoran bukan sekadar pengharum, melainkan bagian dari perawatan kulit jangka panjang. Ia kini lebih teliti memilih produk yang dipakainya.

"Jadi, buat aku, selalu pakai produk yang baik buat fungsi, yaitu wangi dan baunya enak, tapi juga untuk kesehatan masa depan kulit ketiak kita dan kesehatan kita secara umum," jelasnya. 

Tak kalah penting, ia juga menjaga pola makan karena meyakini bahwa apa yang dikonsumsi, akan memengaruhi kondisi ketiaknya. "Aku sadar secara pribadi, ya, kalau aku makan banyak yang berminyak, aku sendiri ngerasa bahwa kayak kok keringatku jadi lebih kayak lengket. Jadi, secara enggak sengaja jadi bau juga dong," ungkap Andrew.

Pentingnya Merawat Kulit Ketiak

Andrew mengaku kini menghindari makanan berminyak dan memperbanyak minum air putih. Ia juga tidak lagi menumpuk deodoran saat beraktivitas panjang.

"Harus dibersihin dulu (ketiaknya), enggak ditambah," ujarnya.

dr. Nadia Alaydrus, dokter sekaligus influencer, mengamini hal itu. Ia bahkan menyebutkan bahwa perawatan kulit ketiak sama pentingnya dengan perawatan kulit wajah. Ia mengingatkan bahwa area kulit ketiak tipis sehingga cenderung lebih sensitif, tetapi perawatannya sering diabaikan. 

Salah satunya adalah rutin menggunakan deodoran, bukan antiperspiran. "Deodoran itu bisa digunakan sehari-hari karena kan dia fungsinya untuk melawan bakteri. Sedangkan kalau misalnya antiperspiran itu mungkin hanya dilakukan seminggu dua sampai tiga kali karena dia fungsinya untuk supaya produksi keringat itu tidak terjadi gitu," terangnya.

Selain itu, kebiasaan mencukur rambut ketiak juga harus diiikuti dengan perawatan pasca-mencukur yang tepat, seperti menggunakan shaving foam. Hal itu penting untuk menghindari iritasi yang bisa membuat area ketiak menggelap.

Inovasi Deodoran untuk Kulit Sensitif

Selain itu, dr. Nadya juga menekankan pola makan seimbang. Hal itu nyatanya berpengaruh pada produksi keringat dan aroma tubuh kita.

Merespons kebutuhan konsumen, Nivea meluncurkan inovasi deodoran terbarunya yang menekankan pada kemampuan anti-iritasi dan anti-gatal. Fitur tersebut penting bagi konsumen, terutama yang tinggal di daerah tropis yang dengan cuaca panas, sensitivitas kulit meningkat.

Presiden Direktur Nivea Indonesia Sawan Malik mengungkapkan bahwa hasil riset internal menemukan banyak konsumen mengalami gatal di ketiak menjelang akhir hari setelah menggunakan deodoran. Pihaknya kemudian melakukan riset terkait formula produk deodoran yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut.

"Prosesnya bisa memakan waktu 12 bulan, 18 bulan," katanya seraya menyebut produk tersebut harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan BPOM di Indonesia dan Jerman.

 

Gaya Hidup Seimbang: Tips Dokter Nadia Alaydrus, Andrew White, dan Perbedaan Deodoran vs. Antiperspiran  

Bahan utama yang dipakai dalam produk deodoran tersebut adalah mikro hyaluron dan vitamin C. Hyaluron dikenal luas karena kemampuannya untuk melembapkan dan menghaluskan kulit, sedangkan vitamin C berfungsi sebagai anti-inflamasi dan membantu mencerahkan kulit.

Kandungan lainnya mencakup Provitamin B5 dan Vitamin E, yang turut membantu menjaga kelembaban kulit, terutama setelah proses mencukur atau mencabut rambut ketiak. Dengan tekstur ringan, cepat meresap, dan bebas noda, pengguna dapat merasakan langsung hasil nyata berupa kulit ketiak yang lebih sehat.

Ada tiga varian produk deodoran Nivea Deo Derma yang dirilis sesuai kebutuhan konsumen. Pertama, Defend yang mengandung mikro hyaluron dan Pro-Vitamin B5 untuk perlindungan hingga 72 jam serta membantu meredakan rasa gatal.

Produk kediua adalah Bright Repair dengan Vitamin C dan Licorice Extract untuk membantu mencerahkan kulit ketiak dan menyamarkan noda gelap. Sementara, Restore mengandung Vitamin E dan Micro Hyaluron yang berfungsi menutrisi serta melembabkan kulit sensitif agar lebih sehat dan lembut.

 

Â