Liputan6.com, Jakarta Plecing kangkung merupakan salah satu kuliner paling ikonik dari Pulau Lombok, Indonesia. Hidangan ini menonjolkan kesegaran sayur kangkung rebus yang disiram sambal pedas bercita rasa khas. Menurut laman TasteAtlas, plecing kangkung adalah sajian khas masyarakat Sasak, penduduk asli Lombok, yang mengandalkan perpaduan rasa pedas, asam, dan segar. Hidangan ini sering menjadi pelengkap utama berbagai lauk, seperti ayam taliwang, ikan bakar, atau nasi putih hangat.
Keunikan plecing kangkung terletak pada kesederhanaan bahan yang berpadu dengan bumbu sambalnya yang kompleks. Kangkung direbus hingga matang namun tetap renyah dan berwarna hijau segar. Setelah itu, sayur ini disiram sambal khas Lombok yang dikenal sangat pedas namun nikmat. Kombinasi tekstur lembut kangkung dengan sambal yang tajam dan aromatik menjadikan plecing kangkung begitu memikat dan sulit dilupakan.
Selain rasanya yang lezat, plecing kangkung juga merepresentasikan karakter masyarakat Lombok yang menyukai cita rasa kuat dan berani. Sambal plecing dibuat dari bahan-bahan alami seperti cabai merah segar, bawang, tomat, dan terasi. Setiap unsur bumbu memberikan sentuhan rasa yang khas, edas, gurih, dan sedikit asam dari perasan jeruk limau. Tidak heran bila hidangan sederhana ini menjadi ikon kuliner Lombok dan dikenal hingga ke berbagai daerah di Indonesia. Berikut ulasan Liputan6.com, Rabu (22/10/2025).
Advertisement
Bumbu Plecing Kangkung yang Tak Boleh Dilewatkan
Dalam plecing kangkung, kunci utama kelezatan terletak pada bumbu plecing kangkung. Walau tampak sederhana, setiap bahan memiliki fungsi penting yang tidak dapat diganti. Berikut beberapa bumbu wajib yang harus ada dalam sambal plecing:
1. Cabai merah besar dan cabai rawit
Dua jenis cabai ini menjadi elemen utama dalam menciptakan tingkat kepedasan khas plecing kangkung. Cabai merah besar memberikan warna cerah dan rasa pedas yang lembut, sedangkan cabai rawit menambahkan sensasi panas yang membakar lidah, ciri khas kuliner Lombok yang terkenal “pedas nendang”.
2. Terasi Lombok
Terasi merupakan bahan wajib yang memberikan aroma khas dan rasa gurih alami. Kualitas terasi sangat memengaruhi hasil akhir sambal. Terasi Lombok dikenal memiliki aroma kuat dan cita rasa yang lebih tajam dibandingkan terasi dari daerah lain.
3. Bawang putih dan bawang merah
Kedua bumbu dasar ini memberikan aroma harum serta rasa gurih alami pada sambal. Dalam plecing kangkung, bawang biasanya diulek bersama cabai dan terasi sebelum ditumis.
4. Tomat segar
Tomat memberi rasa asam dan sedikit manis yang menyeimbangkan pedasnya cabai. Selain itu, tomat juga membantu sambal memiliki tekstur yang lebih lembut dan warna yang menggugah selera.
5. Jeruk limau atau jeruk sambal
Setelah sambal matang, air perasan jeruk limau ditambahkan untuk memberikan rasa segar dan aroma citrus yang khas. Elemen ini membuat sambal tidak terasa “berat” di lidah.
6. Garam dan sedikit gula
Kedua bahan ini berfungsi sebagai penyeimbang rasa agar tidak terlalu pedas atau asin. Dalam beberapa variasi, gula merah atau gula aren digunakan untuk memberi sentuhan manis alami.
7. Minyak kelapa
Minyak kelapa tradisional sering digunakan untuk menumis sambal agar menghasilkan aroma harum khas dan rasa lebih autentik.
Di beberapa daerah di Lombok, sambal plecing juga diberi tambahan parutan kelapa berbumbu. Kelapa ini menambah dimensi rasa gurih dan tekstur unik pada plecing. Namun, versi sederhana tanpa kelapa juga banyak digemari karena lebih ringan dan praktis dibuat di rumah.
Advertisement
Resep Plecing Kangkung Sederhana Khas Lombok
Berikut resep plecing kangkung yang dikutip dan disesuaikan dari buku “Hidangan Sayur Gaya Rumahan” karya Waroeng Makan 2 Iboe terbitan Gramedia Pustaka Utama.
Bahan-bahan:
- 2 ikat kangkung segar (pilih yang berdaun besar), siangi dan cuci bersih
- 250 gram cabai merah besar
- 5 buah cabai rawit (sesuaikan dengan selera pedas)
- 1/2 sendok teh terasi bakar
- 4 siung bawang putih
- 1 buah tomat merah matang
- 1/2 sendok teh garam
- Sedikit gula pasir atau gula merah
- 50 ml minyak kelapa
- Air perasan 1 buah jeruk limau
Cara Membuat:
- Rebus kangkung sebentar dalam air mendidih hingga layu namun tetap hijau segar. Angkat dan tiriskan.
- Rebus cabai besar, cabai rawit, dan tomat hingga sedikit lunak, lalu haluskan bersama bawang putih, terasi, garam, dan sedikit gula hingga membentuk pasta sambal.
- Panaskan minyak kelapa, lalu tumis bumbu halus hingga matang dan harum.
- Setelah matang, pindahkan sambal ke dalam mangkuk dan tambahkan air perasan jeruk limau. Aduk rata.
- Siapkan kangkung rebus di piring saji, lalu siram dengan sambal plecing. Sajikan segera dengan nasi hangat dan lauk seperti ayam bakar atau ikan goreng.
Hasilnya adalah plecing kangkung dengan aroma kuat, cita rasa pedas segar, dan tampilan yang menggoda. Warna merah terang dari sambal berpadu dengan hijau segar kangkung menciptakan kontras yang cantik di meja makan.
FAQ Seputar Plecing Kangkung
1. Apakah plecing kangkung selalu menggunakan kangkung Lombok?
Tidak harus, tetapi kangkung dari Lombok dikenal memiliki daun lebih besar dan batang renyah, sehingga hasilnya lebih optimal. Jika tidak ada, kangkung lokal juga bisa digunakan.
2. Bisakah plecing kangkung dibuat tanpa terasi?
Bisa, tetapi rasa sambalnya akan berbeda. Terasi memberi cita rasa gurih dan aroma khas yang menjadi identitas utama plecing kangkung.
3. Apa bedanya plecing kangkung Lombok dan plecing dari daerah lain?
Plecing Lombok biasanya lebih pedas, menggunakan terasi berkualitas tinggi, dan kadang diberi tambahan kelapa parut berbumbu. Daerah lain mungkin menyesuaikan tingkat pedas atau bahan tambahan sesuai selera.
4. Apakah plecing kangkung cocok untuk vegetarian?
Selama terasi (yang berbahan udang) dihilangkan atau diganti dengan bumbu non-hewani, plecing kangkung bisa dinikmati oleh vegetarian.
5. Bagaimana cara menjaga warna hijau kangkung tetap segar setelah direbus?
Rahasianya adalah merebus kangkung sebentar saja (sekitar 1 menit) dalam air mendidih, lalu segera tiriskan dan rendam dalam air es agar warnanya tetap cerah dan teksturnya tidak lembek.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3235896/original/046311000_1777366243-pp.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5388377/original/033101600_1761119357-plecing_kangkung.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812277/original/052062800_1684314288-Beach_life.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8480622/original/006833100_1782392396-AFSEL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8650687/original/066270800_1782664551-South_Korea_head_coach_Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229349/original/096793100_1781089763-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258052/original/073135800_1781307011-cyle_larin_selebrasi_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260736/original/098764200_1781652814-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452423/original/071248000_1782349365-neymar_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257797/original/022434900_1781257127-South_Africa_s_Themba_Zwane__11__receives_a_red_card.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262509/original/033331100_1781827688-063_2282269735.jpg)