Resep Fuyunghai Telur Daging Cincang, Hidangan Lezat ala Chinese Food

Ketahui cara membuat resep fuyunghai telur daging cincang ala restoran dengan saus asam manis yang lezat dan tips anti gagal untuk hidangan Chinese food favorit keluarga.

Diterbitkan 03 Oktober 2025, 16:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Fuyunghai adalah salah satu hidangan Chinese Food yang cukup populer di Indonesia. Hidangan ini berupa omelet tebal yang dipadukan dengan aneka isian, lalu disajikan bersama saus asam manis yang khas. Di restoran Tionghoa, menu ini hampir selalu ada dan sering menjadi pilihan keluarga untuk disantap bersama nasi putih hangat.

Inspirasi fuyunghai berasal dari hidangan Tiongkok klasik bernama Fu rong dan atau egg foo young. Menurut TasteAtlas, hidangan ini awalnya dikenal sebagai telur fu yung (lotus egg), yaitu telur dadar isi dengan aneka bahan seperti ayam, udang, daging sapi, hingga sayuran. Seiring waktu, makanan ini beradaptasi di berbagai negara, termasuk Indonesia, yang mengenalnya dengan nama fuyunghai atau pu yung hai.

Di Indonesia, fuyunghai biasanya disajikan dengan saus asam manis yang dicampur kacang polong, wortel, dan bawang bombai. Rasanya gurih, manis, sekaligus sedikit asam, sehingga cocok untuk lidah lokal. Dalam artikel ini, Liputan6.com akan membahas resep fuyunghai telur daging cincang, tips agar hasilnya sempurna, serta menjawab berbagai pertanyaan seputar hidangan ini, Jumat (3/10/2025).

Resep Fuyunghai Telur Daging Cincang

Resep ini diadaptasi dari buku Another Cooking With Love (2022) karya Icha Irawan, serta dari berbagai sumber kuliner Tionghoa.

Bahan-bahan Omelet

  • 300 gram daging giling (ayam atau sapi)
  • 3 siung bawang putih, cincang halus
  • ½ siung bawang bombai, cincang
  • 1 batang daun bawang, iris halus
  • 1 buah wortel, diparut
  • 4 butir telur ayam
  • Garam dan merica secukupnya
  • Minyak untuk menggoreng

Bahan Saus Asam Manis

  • 3 siung bawang putih, cincang halus
  • 1 siung bawang bombai, iris tipis
  • 2 buah cabai merah besar, iris serong
  • 100 gram kacang polong kaleng
  • 6 sdm saus tomat
  • 1 sdm kecap Inggris
  • 1 sdm kecap manis
  • 1 sdm cuka makan
  • Garam secukupnya
  • 250–300 ml air
  • 1 sdm tepung maizena, larutkan dengan 2 sdm air

Cara Membuat

  1. Tumis bawang bombai dan bawang putih hingga harum. Masukkan daging giling, aduk hingga berubah warna. Tambahkan wortel, masak hingga lunak. Bumbui dengan garam dan merica, lalu masukkan daun bawang. Angkat dan sisihkan.
  2. Kocok telur dalam wadah, tambahkan 5 sdm tumisan daging. Panaskan minyak, goreng adonan dengan api sedang hingga matang keemasan. Ulangi hingga adonan habis.
  3. Tumis bawang putih hingga harum, tambahkan saus tomat, kecap manis, kecap Inggris, dan cuka. Tuang air, lalu masukkan bawang bombai dan cabai. Tambahkan garam secukupnya, aduk rata. Setelah mendidih, masukkan larutan maizena hingga saus mengental. Terakhir, masukkan kacang polong.
  4. Tata omelet di piring saji, siram dengan saus asam manis, lalu sajikan hangat bersama nasi putih.

Tips Membuat Fuyunghai yang Lezat

Membuat fuyunghai yang enak di rumah sebenarnya tidak sulit, tetapi ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan agar hasilnya tidak kalah dari buatan restoran. Berikut panduan lengkapnya:

1. Pilih Telur Berkualitas

Telur adalah bahan utama dalam resep fuyunghai telur, sehingga kualitasnya akan sangat menentukan rasa dan tekstur. Gunakan telur ayam yang masih segar, ditandai dengan kuning telur yang bulat dan tidak mudah pecah serta putih telur yang masih kental. Telur segar tidak hanya memberikan rasa gurih alami, tetapi juga membuat tekstur dadar lebih lembut dan tidak amis.

2. Komposisi Isian Harus Seimbang

Kesalahan umum saat membuat fuyunghai adalah memasukkan terlalu banyak isian sehingga telur tidak mampu mengikat bahan dengan baik. Gunakan perbandingan telur dan isian sekitar 1:2, artinya 4 butir telur cukup untuk menampung 200–250 gram daging dan sayuran. Jika terlalu padat, omelet akan mudah hancur saat digoreng.

3. Gunakan Daging yang Tepat

Dalam resep fuyunghai telur daging cincang, daging sapi atau ayam bisa dipilih sesuai selera. Untuk hasil yang lebih juicy, gunakan daging ayam bagian paha karena lebih berlemak dibanding dada. Jika memakai daging sapi, pilih bagian has dalam atau daging giling dengan sedikit lemak agar teksturnya tetap lembut setelah digoreng.

4. Sayuran Harus Dimasak Terlebih Dahulu

Sayuran seperti wortel atau kubis memiliki kandungan air yang tinggi. Jika langsung dicampur ke dalam adonan tanpa ditumis, cairan yang keluar bisa membuat omelet terlalu lembek dan mudah hancur. Oleh karena itu, tumis sebentar wortel, bawang bombai, atau jamur sebelum dicampur dengan telur.

5. Teknik Menggoreng yang Benar

Fuyunghai sebaiknya digoreng dengan minyak panas sedang. Gunakan wajan datar anti lengket atau penggorengan cekung dengan minyak agak banyak agar omelet matang merata. Jangan terburu-buru membalik fuyunghai; biarkan bagian bawah benar-benar matang dan berwarna keemasan baru kemudian dibalik. Gunakan spatula lebar agar bentuknya tetap utuh.

6. Atur Tekstur dengan Tepung atau Susu Cair

Beberapa resep menambahkan sedikit tepung maizena atau tepung terigu ke dalam adonan telur untuk memberikan tekstur lebih padat. Alternatif lain adalah mencampurkan sedikit susu cair agar hasil omelet lebih lembut. Keduanya bisa digunakan sesuai selera, tetapi jangan berlebihan agar rasa telur tetap dominan.

7. Saus Asam Manis yang Seimbang

Keistimewaan fuyunghai ala Indonesia terletak pada saus asam manisnya. Kunci saus yang enak adalah keseimbangan antara manis, asam, dan gurih. Jangan terlalu banyak menggunakan cuka agar rasanya tidak terlalu tajam. Tambahkan sedikit kecap manis untuk memberikan rasa karamel yang lembut. Jika ingin lebih segar, Anda juga bisa menambahkan potongan nanas.

8. Gunakan Kacang Polong Berkualitas

Kacang polong kaleng sering digunakan untuk saus fuyunghai. Pilih yang berwarna hijau cerah dan tidak lembek. Jika menggunakan kacang polong beku, rebus sebentar sebelum dimasukkan ke saus agar tetap renyah dan warnanya cantik.

9. Sajikan Selagi Hangat

Fuyunghai paling nikmat disantap segera setelah matang. Jika dibiarkan terlalu lama, tekstur omelet bisa menjadi lembek karena menyerap saus. Untuk penyajian terbaik, siram saus asam manis tepat sebelum dihidangkan di meja.

10. Variasi Kreatif untuk Fuyunghai

Meski resep fuyunghai telur klasik menggunakan daging giling, Anda bisa berkreasi dengan berbagai isian:

  • Fuyunghai Udang – gunakan udang kupas cincang untuk rasa seafood yang manis.
  • Fuyunghai Kepiting – populer di restoran Tionghoa, biasanya menggunakan daging kepiting segar.
  • Fuyunghai Vegetarian – isi dengan wortel, kol, jamur, dan taoge tanpa daging.
  • Fuyunghai Spesial – campuran ayam, udang, dan jamur untuk rasa yang lebih kaya.

Dengan variasi ini, Anda bisa menyesuaikan fuyunghai sesuai bahan yang tersedia di rumah dan selera keluarga.

FAQ Seputar Fuyunghai

1. Apa perbedaan fuyunghai dengan Fu rong (egg foo young) asli Tiongkok?

Fu rong di Tiongkok lebih sederhana dengan isian sayuran atau daging, sedangkan fuyunghai di Indonesia disajikan dengan saus asam manis.

2. Bisa tidak membuat fuyunghai tanpa daging?

Bisa. Gunakan sayuran seperti wortel, jamur, dan kubis sebagai isian untuk membuat versi vegetarian.

3. Bagaimana cara agar fuyunghai tidak hancur saat digoreng?

Pastikan adonan telur dan isian dikocok rata, gunakan minyak panas sedang, dan jangan buru-buru dibalik sebelum bagian bawah matang.

4. Apakah fuyunghai bisa disimpan?

Bisa, omeletnya dapat disimpan di kulkas 1–2 hari. Namun, saus sebaiknya dibuat segar saat akan disajikan.

Fuyunghai cocok dipadukan dengan nasi putih hangat, capcai, atau mie goreng khas Chinese food.

 

 

Â