Liputan6.com, Jakarta Yogyakarta, kota istimewa yang kaya akan budaya dan tradisi, menyimpan berbagai destinasi menarik, salah satunya adalah Pasar Ngasem. Pasar ini telah lama dikenal sebagai pusat kuliner tradisional yang menawarkan beragam hidangan autentik dan pengalaman tak terlupakan. Kehadiran para pedagang yang telah beroperasi puluhan tahun menjadikan Pasar Ngasem sebagai salah satu rekomendasi tempat makan enak di Pasar Ngasem Jogja yang patut dikunjungi.
Kawasan ini dipenuhi dengan penjual makanan yang menyajikan jajanan pasar sederhana hingga makanan khas Jawa yang kaya rempah. Setiap sudut pasar menawarkan cita rasa unik yang siap memanjakan lidah para pengunjung. Pasar Ngasem bukan sekadar tempat berbelanja, melainkan juga sebuah perjalanan rasa yang membawa kita menyelami kekayaan kuliner lokal.
Untuk mendapatkan pengalaman terbaik, sangat disarankan bagi pengunjung untuk datang dengan perut kosong dan siap menjelajahi setiap warung tradisional yang ada. Berikut ini telah Liputan6.com rangkum, sepuluh kuliner terbaik di Pasar Ngasem berdasarkan popularitas dan cita rasa autentik, memberikan Anda panduan lengkap untuk menikmati rekomendasi tempat makan enak di Pasar Ngasem Jogja, pada Selasa (23/9).
Advertisement
Kuliner Wajib Coba di Pasar Ngasem
Pasar Ngasem adalah surga bagi para pecinta kuliner tradisional. Berikut adalah sepuluh rekomendasi tempat makan enak di Pasar Ngasem Jogja yang wajib Anda cicipi:
1. Wedang Ronde - Kehangatan dalam Segelas Minuman
Wedang Ronde merupakan minuman tradisional berbahan dasar jahe yang disajikan dengan bola-bola ketan berisi kacang, kolang-kaling, dan gula merah. Perpaduan rasa manis dan pedasnya sangat menyegarkan, terutama saat cuaca dingin. Keunikan minuman ini terletak pada tekstur bola ketan yang kenyal dan isian yang melumer di mulut.
Para pedagang Wedang Ronde di Pasar Ngasem umumnya menyajikan minuman ini dengan kehangatan yang konsisten sepanjang hari. Rasa jahe yang kuat berpadu dengan manisnya gula merah memberikan sensasi menghangatkan tubuh dan energi tambahan, menjadikannya pilihan populer setelah berkeliling pasar.
2. Klepon - Manis Lumer di Setiap Gigitan
Klepon adalah jajanan tradisional primadona di Pasar Ngasem yang terkenal dengan tekstur kenyal dan isian gula merah cair yang lumer di mulut. Dibuat dari tepung ketan bulat kecil, diisi gula merah cair, dan dibalut kelapa parut segar, setiap gigitan menghadirkan ledakan rasa manis yang memanjakan lidah.
Keistimewaan klepon di Pasar Ngasem terletak pada kualitas gula merah yang digunakan, biasanya gula aren murni, serta kelapa parut yang selalu segar. Jajanan ini sangat digemari sebagai camilan sore atau oleh-oleh khas Yogyakarta yang praktis dan lezat.
3. Bakmi Jawa - Cita Rasa Autentik Tungku Arang
Bakmi Jawa di Pasar Ngasem memiliki keunikan karena dimasak menggunakan tungku arang tradisional yang memberikan aroma dan cita rasa khas yang mendalam. Ini menjadikannya salah satu rekomendasi tempat makan enak di Pasar Ngasem Jogja yang legendaris. Tersedia varian bakmi godog (rebus) dan bakmi goreng, keduanya dilengkapi suwiran ayam, telur, dan bumbu khas turun-temurun yang telah teruji.
Proses memasak dengan tungku arang tidak hanya memberikan cita rasa unik, tetapi juga menciptakan tekstur mie yang lebih kenyal dan bumbu yang meresap sempurna. Pedagang bakmi di Pasar Ngasem umumnya telah berdagang puluhan tahun, menyajikan porsi mengenyangkan dengan harga terjangkau.
4. Pecel - Kesegaran Sayuran dengan Bumbu Kacang
Pecel adalah hidangan sehat yang terdiri dari nasi atau lontong dengan aneka sayuran rebus segar yang disiram bumbu kacang khas. Sayuran yang biasa digunakan meliputi kangkung, toge, timun, dan daun singkong, direbus hingga matang sempurna. Bumbu kacang memiliki rasa pedas manis khas dengan aroma rempah yang menggugah selera.
Keunggulan pecel di Pasar Ngasem terletak pada kesegaran sayuran yang selalu dipetik setiap hari dan bumbu kacang yang dibuat dari kacang tanah pilihan. Hidangan ini sering dilengkapi dengan rempeyek kacang, tempe goreng, atau kerupuk, menjadikannya pilihan ideal untuk makan siang yang sehat dan mengenyangkan.
5. Jenang Gempol - Kelembutan Manis Tradisional
Jenang Gempol adalah hidangan manis tradisional yang terbuat dari tepung beras dengan tambahan santan dan gula merah cair. Kombinasi ini menciptakan tekstur lembut dan rasa yang kaya, sangat cocok sebagai pencuci mulut. Proses pembuatannya yang membutuhkan kesabaran tinggi menghasilkan jenang dengan konsistensi yang pas.
Keistimewaan Jenang Gempol di Pasar Ngasem adalah penggunaan santan segar dan gula aren murni yang memberikan rasa alami tanpa pemanis buatan. Hidangan ini biasanya disajikan dalam porsi kecil sebagai pencuci mulut atau camilan manis, cocok dinikmati oleh semua kalangan usia.
6. Jadah Tempe - Kombinasi Unik Manis Gurih
Jadah Tempe adalah camilan unik yang menggabungkan jadah, yaitu ketan kukus, dengan tempe bacem manis dan gurih. Jadah dari ketan putih kukus dipadukan dengan tempe yang dibumbui gula merah, lengkuas, dan rempah-rempah lainnya. Kombinasi ini menciptakan sensasi makan yang berbeda dan kaya rasa.
Proses pembuatan tempe bacem yang membutuhkan waktu lama dengan perebusan dan bumbu yang meresap sempurna menjadikan hidangan ini memiliki cita rasa kompleks. Jadah Tempe populer sebagai camilan sore atau teman minum teh, dengan kombinasi protein dari tempe dan karbohidrat dari jadah yang memberikan energi.
7. Wedang Uwuh - Minuman Herbal Penyegar
Wedang Uwuh adalah minuman herbal tradisional dari campuran rempah-rempah pilihan seperti jahe, kayu secang, cengkeh, dan daun pala. Minuman ini tidak hanya memberikan khasiat kesehatan, tetapi juga rasa menyegarkan yang unik. Warna merah alami dari kayu secang memberikan tampilan menarik, sementara aroma rempah yang kuat langsung tercium.
Keunikan Wedang Uwuh terletak pada kombinasi rempah yang dipercaya memiliki berbagai khasiat kesehatan, seperti menghangatkan tubuh dan meningkatkan stamina. Pedagang di Pasar Ngasem umumnya memiliki resep rahasia masing-masing, menjadikan minuman ini digemari wisatawan yang ingin merasakan sensasi herbal tradisional Jawa yang autentik.
8. Kipo - Kelangkaan yang Menawan
Kipo adalah camilan khas Yogyakarta yang sudah jarang ditemukan di tempat lain, menjadikannya hidangan eksklusif di Pasar Ngasem. Terbuat dari adonan ketan berwarna hijau dengan isian kelapa parut dan gula merah, kipo memiliki tekstur unik dengan aroma pandan yang harum dan menggoda selera.
Proses pembuatan kipo yang rumit dan membutuhkan keahlian khusus membuat jumlah pedagang yang menjualnya sangat terbatas. Rasa manis alami dari gula aren yang dipadukan dengan gurihnya kelapa parut segar menciptakan perpaduan sempurna, dan kipo sebaiknya segera dimakan untuk mendapatkan tekstur dan rasa optimal.
9. Gatot dan Tiwul - Makanan Tradisional Berbasis Singkong
Gatot dan Tiwul adalah makanan tradisional berbahan dasar singkong yang dikeringkan dan diolah dengan cara khusus. Gatot memiliki tekstur kenyal dengan rasa gurih khas, sementara Tiwul disajikan dengan tambahan gula merah sebagai pengganti nasi, menawarkan alternatif karbohidrat yang unik.
Proses pembuatan yang panjang, dimulai dari pengeringan singkong hingga pengolahan akhir, menjadikan Gatot dan Tiwul memiliki daya tahan yang lama. Makanan ini populer sebagai makanan selingan atau pengganti nasi, dengan kandungan serat tinggi dari singkong yang memberikan manfaat kesehatan baik untuk pencernaan.
10. Serabi Kuah - Kelembutan dengan Kuah Santan
Serabi Kuah adalah kue tradisional dari tepung beras yang dimasak di atas tungku kecil khusus dan disajikan dengan kuah santan manis yang kental. Tekstur serabi yang lembut dan sedikit kenyal berpadu sempurna dengan kuah santan yang gurih manis, menciptakan pengalaman rasa yang harmonis.
Keistimewaan Serabi Kuah di Pasar Ngasem adalah konsistensi rasa yang selalu terjaga karena para pedagang menggunakan resep turun-temurun yang sudah teruji. Kuah santan yang dibuat dari kelapa segar dengan tambahan gula merah memberikan rasa alami, cocok dinikmati sebagai sarapan atau camilan sore hari.
Advertisement
Lokasi dan Akses Menuju Pasar Ngasem
Pasar Ngasem memiliki sejarah panjang yang dimulai sejak tahun 1809, awalnya dikenal sebagai pusat perdagangan burung di Yogyakarta. Kawasan ini dulunya merupakan danau tempat Sultan Hamengku Buwono II bersantai, sebelum kemudian berubah menjadi perkampungan padat dengan pasar di tengahnya. Keunikan Pasar Ngasem kala itu terletak pada tradisi Jawa yang menganggap memelihara burung sebagai salah satu simbol kesuksesan bagi pria Jawa.
Transformasi besar terjadi pada tahun 1960-an ketika para pedagang burung dari Pasar Beringharjo dipindahkan ke lokasi ini. Sejak saat itu, Pasar Ngasem semakin identik dengan sebutan "bird market" atau pasar burung, memperkuat identitasnya sebagai pusat jual beli unggas. Perubahan ini menandai era baru bagi pasar yang telah berusia lebih dari satu abad tersebut.
Meskipun masih mempertahankan identitasnya sebagai pasar burung hingga kini, Pasar Ngasem telah berkembang pesat menjadi destinasi wisata kuliner yang populer. Tempat ini kini menawarkan berbagai makanan tradisional khas Yogyakarta yang autentik dan lezat, menjadikannya salah satu rekomendasi tempat makan enak di Pasar Ngasem Jogja yang wajib dikunjungi oleh para pecinta kuliner.
Pasar Ngasem berlokasi strategis di Jalan Polowijan No. 11, Patehan, Kecamatan Kraton, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasi ini sangat memudahkan akses dari berbagai titik di kota Jogja, terutama karena berdekatan dengan objek wisata populer seperti Keraton Yogyakarta dan Alun-Alun Utara. Hal ini menjadikannya mudah dijangkau bagi wisatawan.
Akses menuju Pasar Ngasem sangat mudah dijangkau menggunakan berbagai moda transportasi. Pengunjung dapat memilih untuk menggunakan becak, andong, ojek online, hingga kendaraan pribadi. Berbagai pilihan transportasi ini memastikan kenyamanan bagi setiap pengunjung yang ingin menjelajahi kuliner di pasar ini.
Pasar ini buka setiap hari mulai pagi hingga sore hari, dengan waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hingga siang hari, memastikan Anda dapat menikmati beragam rekomendasi tempat makan enak di Pasar Ngasem Jogja.
Tanya Jawab (Q&A)
Q: Jam berapa Pasar Ngasem buka dan apakah buka setiap hari?
A: Pasar Ngasem buka setiap hari mulai pagi sekitar pukul 06.00 hingga sore hari pukul 17.00. Namun, untuk kuliner tertentu seperti Wedang Ronde dan Serabi Kuah, beberapa pedagang baru mulai berdagang sekitar pukul 08.00 pagi.
Â
Q: Berapa kisaran harga makanan di Pasar Ngasem?
A: Harga makanan di Pasar Ngasem sangat terjangkau, berkisar antara Rp 2.000 hingga Rp 15.000 per porsi. Jajanan seperti klepon dan kipo dijual sekitar Rp 2.000-5.000, sedangkan makanan berat seperti Bakmi Jawa dan Pecel berkisar Rp 8.000-15.000 per porsi.
Â
Q: Apakah tersedia tempat parkir di Pasar Ngasem?
A: Ya, tersedia area parkir di sekitar Pasar Ngasem, namun kapasitasnya terbatas. Untuk kendaraan roda dua biaya parkir sekitar Rp 2.000, sedangkan mobil Rp 5.000. Disarankan datang lebih pagi untuk mendapatkan tempat parkir yang mudah.
Â
Q: Makanan apa yang paling recommended untuk dicoba pertama kali?
A: Untuk pengunjung pertama kali, sangat direkomendasikan mencoba Wedang Ronde, Klepon, dan Bakmi Jawa karena ketiga makanan ini paling representatif menggambarkan cita rasa khas Yogyakarta. Ketiganya juga mudah ditemukan dan tersedia hampir sepanjang hari.
Â
Q: Apakah makanan di Pasar Ngasem aman untuk wisatawan?
A: Ya, makanan di Pasar Ngasem umumnya aman karena pedagang sudah berdagang bertahun-tahun dan memiliki pelanggan tetap. Namun, untuk wisatawan yang memiliki perut sensitif, disarankan memilih pedagang yang ramai pengunjung dan makanan yang masih panas atau segar.
Â
Q: Bisakah memesan makanan untuk dibawa pulang?
A: Tentu saja bisa. Sebagian besar makanan seperti klepon, kipo, gatot, dan tiwul sangat cocok untuk oleh-oleh. Pedagang biasanya menyediakan kemasan plastik atau daun pisang untuk makanan yang dibawa pulang. Untuk minuman seperti wedang ronde, beberapa pedagang juga menyediakan kemasan cup.
Â
Q: Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Pasar Ngasem?
A: Waktu terbaik adalah pagi hari sekitar pukul 08.00-11.00 ketika semua pedagang sudah siap dan makanan masih dalam kondisi paling segar. Hindari datang terlalu sore karena beberapa jenis makanan mungkin sudah habis, terutama yang populer seperti kipo dan jenang gempol.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4703873/original/064935600_1704113197-WhatsApp_Image_2024-01-01_at_19.29.36.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260345/original/097053600_1781587471-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257805/original/092292600_1781257252-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)