Tips Complexion Cantik Anti-longsor dari MUA Dhirman Putra, Perhatikan Cara Touch Up Makeup

Pilih produk complexion cantik, Anda lebih suka foundation atau cushion?

Diterbitkan 26 Juni 2025, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Anda tentu tidak mau berlama-lama dandan hanya untuk mendapati complexion longsor, bukan? Risiko makeup nan cantik luntur di negara tropis seperti Indonesia tentu tinggi, mengingat cuaca panas hampir selalu mengintai.

Mengatasi itu, makeup artist (MUA) kenamaan, Dhirman Putra, memberi tips, dengan menggarisbawahi, Anda harus mengenali lebih dulu jenis kulit Anda. "Kalau tidak mengenali jenis kulit, percuma. Mau pakai brand apapun, pasti akan longsor (complextion-nya)," kata dia di sela pembukaan MASTERSHADE persembahan MAKE OVER di bilangan Jakarta Selatan, Senin, 23 Juni 2025.

Tips berikutnya, kata sang MUA, pilih kosmetik yang formulanya cocok dengan jenis kulit masing-masing. Misalnya, Dhirman mencontohkan, bila kulit Anda berminyak, pakailah complexion yang memang dirancang untuk menahan minyak berlebih.

"Pilih complexion dengan hasil matte," ia menyarankan. "Makeup itu bukan tentang tren, namun menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing, supaya hasilnya memang pas, memang cocok, untuk wajah kita." 

Beda Setting Powder dan Loose Powder

Lebih lanjut Dhirman merekomendasikan, "Jangan lupa pakai setting powder dan setting spray yang bisa nge-lock makeup agar tahan lama." Ia kemudian menjelaskan perbedaan fungsi setting powder dan loose powder.

"Setting powder dan loose powder itu beda sebenarnya," ujar dia. "Setting powder biasanya untuk nge-lock makeup di under eye, dekat hidung, dan area (sekitar) bibir, sedangkan loose powder biasanya digunakan untuk all face."

"Nah, apakah keduanya akan menahan makeup kita agar tahan lama? Jawabannya, iya, fungsinya sama hanya (titik) pemakaiannya saja yang beda," sebutnya.

Loose powder, kata Dhirman, biasanya berwarna, sementara setting powder umumnya translucent, sehingga bisa dipakai untuk semua warna kulit. "Kalau nggak mau makeup-nya terlalu heavy, aku sarankan pakai setting powder di all face. Tapi kalau mau makeup yang full, bisa pakai loose powder dan setting powder sesuai area yang tadi kusebutkan," ungkapnya.

Tips Touch Up Complexion

Ditanya cara touch up complexion yang kepalang longsor, Dhirman menjawab, "Ada triknya. Biasanya, pas langsung pakai bedak, loose powder, atau compact powder (untuk touch up makeup) justru ngangkat (riasannya). Triknya itu sebelum touch up, semprot face mist dulu ke wajah, kemudian diamkan dulu."

"Setelah face mist meresap, jangan langsung pakai powder. Ambil sponsnya dulu, lalu tap tap (di area yang mau di-touch up)," bebernya. "Selain itu, bisa pakai foundation brush yang bersih, blending dulu di daerah yang mau di-touch up, baru setelahnya bisa pakai powder."

Dhirman kemudian memberi rekomendasi gaya riasan yang menurutnya cocok untuk wilayah bercuaca panas, seperti Jakarta. "Velvet saja makeup-nya. Nggak usah terlalu dry, nggak usah terlalu glossy juga. Karena dengan velvet makeup, itu bisa di-touch up lagi. Jadi yang nggak matte banget, tetap ada radian-radiannya."

Cushion vs Foundation

Jenis complexion sekarang pun beragam, dan di antaranya, cushion dan foundation jadi salah dua opsi paling populer. Dhirman berkata, "Cushion dan foundation itu jelas beda, kepadatannya yang beda, walau fungsinya sama."

"Cushion biasanya digunakan untuk sehari-hari atau acara yang kasual, meski ada juga orang yang memilih pakai cushion ke acara penting saat ingin menonjolkan kesan kulit sehat. Sementara itu foundation, biasanya kalau aku akan pakai untuk event khusus, seperti show dan pernikahan. Buat acara-acara yang butuh ketahanan kosmetik lebih dari delapan jam."

"Jadi kalau ada yang klaim cushion tahan 24 jam, 32 jam, itu bohong! Cushion Make Over sendiri, karena aku ikut memformulasikan, bisa kujamin ketahanannya sampai sekitar delapan jam," sebut dia.

Dhirman merekomendasikan untuk touch up complexion setelah empat jam bila berkegiatan di luar ruangan dan 6─8 jam saat berada di dalam ruangan. "Tapi anak-anak sekarang yang pakai cushion, biasanya nggak touch up lagi. Setelah oksidasi, mereka suka finish-nya, menganggap lebih terlihat lebih sehat," tandasnya.