Sukses

Penumpang Pesawat Dilarang Terbang Usai Akali Petugas dengan Trik Traveling Viral di TikTok

Seorang penumpang pesawat berusaha mengakali petugas dengan mengikuti trik traveling viral di TikTok. Bukannya berhasil, ia malah tak bisa terbang.

Liputan6.com, Jakarta - Seorang calon penumpang pesawat mencoba mengakali petugas dengan mengikuti trik traveling viral di TikTok. Ia melakukannya agar tak perlu bayar biaya kelebihan bagasi.

Pria yang tak disebutkan namanya itu lalu mencoba mengakali biaya dengan memasukkan semua barang miliknya ke dalam sarung bantang dan menyatakan bahwa itu hanyalah sebuah bantal. Namun, petugas Bandara Internasional Orlando lebih cerdik.

Mengutip New York Post pada Rabu, 12 Juni 2024, pengguna TikTok dengan akun @natashaorganic membagikan klip penumpang tersebut berdebat dengan petugas keamanan tentang bantal miliknya. Percekcokan makin panas hingga melibatkan polisi.

"Pria ini mencoba mengambil sarung bantal yang berisi pakaian dan barang lainnya, yang katanya hanya sarung bantal," jelasnya dalam video. "Dan pria itu seperti, bro, semua orang bisa melihat bahwa itu bukan bantal yang aneh, ayolah."

Setelah berdebat, staf bandara memberi kesempatan pria itu untuk membayar biaya kelebihan bagasi. Namun, pria tersebut malah berulah dengan mencoba kabur dan memaksa masuk ke dalam pesawat.

Dalam videonya, Natasha mengatakan, "bro, mundur, kami memberi Anda kesempatan, dan Anda tidak membayarnya."

Natasha kemudian mengungkapkan bahwa petugas bandara akhirnya memanggil polisi. Pria itu lalu digiring ke luar dari pesawat. Di akhir video, Natasha meminta warganet untuk berhenti mendengarkan dan mengikuti apa yang ada di internet.

"Berhentilah mengikuti tips and trick di media sosial, karena terkadang itu tidak akan berhasil," ungkapnya dalam video.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman

Tanggapan Warganet di Kolom Komentar

Warganet merespons unggahan itu dengan beragam tanggapan di kolom komentar. Mereka terkejut melihat seseorang mengambil risiko besar di bandara dan menolak untuk mundur.

"Bandara adalah satu-satunya tempat di mana saya memastikan bahwa saya adalah warga negara teladan. Apakah orang-orang tidak takut dengan tindak pidana berat dan daftar larangan terbang?" salah satu pengguna bertanya.

"Saya akan melawan siapa pun di mana pun dan kapan pun, tetapi tidak di bandara. Masuk dalam 'daftar larangan terbang' lebih buruk daripada nilai kredit yang buruk," kata yang lain.

"Saya datang ke bandara BERTINDAK DENGAN BENAR 😭😭 Satu tempat di mana Anda tidak akan menemukan saya adalah daftar larangan terbang," kata seseorang.

"Saya seorang pegawai bandara dan ketika saya melihat video asli itu, saya merasa haha ​​tidak akan pernah berhasil.. senang melihatnya membuahkan hasil 😂," kata seorang pekerja bandara.

"Anda masih dapat mendengarkan internet, tetapi jika tidak berhasil, bersiaplah untuk membayar dan terus bergerak," ujar warganet yang lain.

3 dari 4 halaman

Apa Itu Daftar Dilarang Terbang?

Anda mungkin pernah mendengar tentang daftar dilarang terbang yang disusun oleh Administrasi Keamanan Transportasi (TSA), yang membatasi individu tertentu untuk "menaiki pesawat saat terbang di dalam, ke, dari, dan melintasi Amerika Serikat". Mengutip The Points Guy pada Rabu, 12 Juni 2024, selain daftar pemerintah, maskapai penerbangan yang berbasis di AS juga memiliki daftar penumpang yang dilarang terbang. 

Daftar mereka mungkin lebih rahasia dibandingkan daftar pemerintah. Ketika TPG meminta komentar, maskapai-maskapai besar AS enggan berbicara tentang daftar 'penumpang yang dilarang' atau bagaimana daftar tersebut ditegakkan.

"Keselamatan dan keamanan karyawan dan pelanggan kami adalah prioritas utama kami," kata Southwest Airlines dalam tanggapan email. "Kami tidak membahas protokol keamanan kami karena sifat sensitif dari pokok bahasannya."

Namun, sudah cukup banyak insiden publik, cerita viral, dan pernyataan dari maskapai penerbangan untuk memberi kita gambaran tentang apa yang dapat membuat Anda masuk dalam daftar larangan terbang oleh pemerintah atau maskapai penerbangan.

4 dari 4 halaman

Hal-hal yang Bisa Membuat Penumpang Masuk Daftar Larangan Terbang

Berikut merupakan hal-hal yang dilakukan penumpang yang berpotensi masuk ke daftar dilarang terbang dan sangat diimbau untuk dihindari:

1. Terorisme

Agar seseorang dapat dimasukkan ke dalam daftar larangan terbang resmi, FBI mengatakan "harus ada informasi yang dapat dipercaya yang menunjukkan bahwa individu tersebut menimbulkan ancaman melakukan tindakan terorisme sehubungan dengan pesawat terbang, darat, air, fasilitas atau kepentingan AS di luar negeri. atau merupakan ancaman untuk terlibat atau melakukan aksi kekerasan terorisme dan secara operasional mampu melakukan hal tersebut."

Bagi mereka yang merasa keliru dimasukkan dalam daftar larangan terbang pemerintah AS, Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) telah menyiapkan Program Penyelidikan Ganti Rugi Wisatawan DHS (DHS TRIP). Departemen ini meninjau permohonan dan memberikan pemohon sebuah pengidentifikasi catatan, atau Nomor Kendali Ganti Rugi, yang dapat digunakan wisatawan untuk memesan perjalanan setelah kasusnya terselesaikan.

2. Berkelahi

Salah satu contoh kasusnya yaitu Danielle Bregoli yang meninju penumpang lain karena berselisih dengan ibunya. Ia lalu dilarang terbang seumur hidup oleh Spirit Airlines. Selain itu, pada 2007, Snoop Dogg dilaporkan dilarang terbang dari British Airways karena perkelahian yang terjadi di London Heathrow (LHR).

3. Pelecehan Seksual

Pelecehan seksual dalam penerbangan adalah sebuah masalah yang mendapat perhatian tambahan dalam beberapa tahun terakhir dan telah dilakukan oleh maskapai penerbangan dengan berbagai cara, termasuk larangan seumur hidup. United Airlines mengambil langkah-langkah dengan secara terbuka mengumumkan larangan seumur hidup untuk Vijaykumar Krishnappa setelah mengaku bersalah melecehkan seorang gadis remaja dalam penerbangan United dari Seattle (SEA) ke Newark (EWR) pada 2017. 

4. Membuat Keributan

Dalam kasus ini, seorang penumpang Delta Air Lines tertangkap video meneriakkan komentar politik yang tidak senonoh selama penerbangan setelah pemilu 2016 yang akhirnya dia dilarang terbang lagi seumur hidup. Seorang pria Australia juga dilarang seumur hidup di semua penerbangan Jetstar serta perusahaan induknya, Qantas. Pelanggarannya adalah karena dia berlari ke landasan Bandara Internasional Melbourne (MEL) Australia dan mencoba membuka pintu pesawat.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini