Sukses

Pernah Menata Rambutnya, MUA Ungkap Sosok dan Karakter Istri Ferdy Sambo

Liputan6.com, Jakarta - Kasus pembunuhan Anggota Polisi Brigadir J yang terjadi di kediaman Irjen Ferdy Sambo melibatkan Jendral Bintang 2 Polri hingga kini masih menjadi perhatian publik. Warganet menyoroti kemunculan Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo ke publik dengan riasan ala kadarnya saat menjenguk sang suami.

Putri Candrawathi tak lepas dari sorotan publik karena sempat disebut menjadi korban pelecehan Brigadir J. Saat kasus ini pertama kali menyita perhatian publik, sosok Putri seolah bersembunyi dengan alasan masih mengalami trauma.

Beberapa waktu lalu, Putri akhirnya muncul ke publik saat menjenguk Ferdy Sambo.  Namun, beredar asumsi bahwa Putri yang muncul pertama kali ke publik saat itu bukanlah sosok Putri yang sebenarnya.

Anggapan bahwa itu bukan sosok Putri juga dilontarkan pengacara Brigadir J, Kamaruddin. Alasannya, Putri Candrawathi yang sempat berbicara kepada wartawan usai menjenguk suaminya terlihat berbeda dengan foto-foto yang banyak beredar di media sosial.

Publik pun dibuat semakin penasaran dan tak sedikit yang masih meragukan apakah Putri yang muncul ke publik memang benar sosoknya yang asli.

Seorang pria bernama Reval Alip, seorang make up artist (MUA) yang mengaku pernah merias dan menata rambut Putri Candrawathi membuat heboh dengan sebuah pengakuannya di TikTok.  Lewat akun @revalalip, dia mengunggah video saat merias Putri.

Dia juga menyertakan sebuah pertanyaan dari pengikutnya yang meminta dia menceritakan secara jujur apakah Putri yang muncul ke publik benar yang asli.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Perlakuan Putri

"Hayo bg ceritakan yg sejujurnya apakah yg kmrn muncul itu bu PC? kami netizen sgt mengharapkan kejujuran mu," bunyi pertanyaan tersebut. Melalui kolom keterangan, Reval menggambarkan sosok Putri yang dikenalnya.

Reval mengungkapkan pernah mendapatkan perlakuan baik dari Putri dan Brigadir J. Ia berharap yang terbaik untuk kedua belah pihak keluarga.

"Yang aku tau ibu tuh cantik berwibawa dan sangat humble, makanya mari kita doakan yang terbaik aja untuk kluarga ibu dan kluarga alm Josua, sedihh bngt rasanya, karena kluarga ibu dan brigadir josua pernah sangat baik ke aku, apalagi anak nya," tulis Reval dalam unggahan pada 10 Agustus 2022.

Unggahan itu pun mendapat banyak tanggapan dari para pengguna TikTok. Sebagian masih tetap meragukan keaslian sosok Putri Candrawati yang muncul ke publik.

"Kalo bener kemrn bu PC, berarti MUA nya hebat ya selama ini," tulis seorang warganet.  "Ini sih walpun gak makeup juga ettep cantik. Yg kmrin bukan si ibu, yakin," komentar warganet lainnya.

"Fix yg kmarin itu putri yg tertukar," timpal warganet lainnya. Sampai berita ini ditulis, unggahan tersebut sudah dilihat lebih dari 13 juta kali dan mendapatkan lebih dari 5.700 komentar.

 

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

3 dari 4 halaman

Dugaan Pelecehan

Kabar terbaru dari istri Irjen Ferdy Sambo itu, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menolak permohonan perlindungan yang diajukan Putri Candrawathi dalam kasus tewasnya Brigadir J.

Ketua LPSK, Hasto Atmojo menyampaikan, pihaknya mempertimbangkan hasil gelar perkara Tim Khusus (Timsus) terhadap laporan dugaan pelecehan seksual dan dugaan percobaan pembunuhan oleh Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Adapun, keputusannya adalah Timsus Polri tidak menemukan unsur pidana di dalam laporan tesebut. "Ya (perlindungan ditolak) karena ternyata aparat penegak hukum menetapkan tidak ada tindak pidana seperti yang dilaporkan yang bersangkutan. Jadi ya kami tidak bisa memberikan perlindungan," kata Hasto Atmojo, melansir kanal News Liputan6.com, Sabtu, 13 Agustus 2022.

Hasto menambahkan, Putri Candrawathi juga dinilai tidak memberikan informasi secara gamblang terkait dengan dugaan pelecehan yang dialaminya. Hasto menyebut, sejak awal Putri menunjukkan sikap yang tak kooperatif.

"Dari kemarin saya juga heran, ini kok mengajukan permohonan tapi sulit ditemui sulit dimintai keterangan, jadi apakah yang bersangkutan sebenernya benar-benar membutuhkan perlindungan LPSK dan ternyata kemudian tapi tidak ada pidana seperti yang dilaporkan yang bersangkutan," terang Hasto.  Meski begitu, Hasto mengatakan, akan mengumumkan sikap LPSK terhadap permohonan perlindungan Putri pada Senin, 15 Agustus 2022.

4 dari 4 halaman

Pendamping atau Psikolog

Tim Khusus (Timsus) Polri menghentikan proses penyidikan terhadap laporan dugaan pelecehan seksual dan dugaan percobaan pembunuhan dengan terlapor Brigadir J.Keputusan itu diambil berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan penyidik timsus pada Jumat, 12 Agustus 2022.

Sementara itu, Komnas HAM (Hak Asasi Manusia) telah membatalkan pemeriksaan Putri Candrawathi, pada Jumat, 12 Agustus 2022. Menurut Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, pihaknya telah berkoordinasi dengan pendamping atau psikolog Putri Candrawathi.

Menurut keterangan, kondisi Putri Candrawathi tak memungkinkan untuk dimintai keterangan. "Ibu PC masih menunggu kesiapannya," kata Taufan saat dikonfirmasi, Jumat, 12 Agustus 2022.

Taufan menyampaikan, kondisi Putri Candrawathi belum stabil pasca meninggalnya Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat di Rumah Dinas Kadiv Propam, Kompleks Polri RT 5/RW 1, Duren Tiga Jakarta Selatan pada Jumat, 8 Juli 2022 lalu.

"Iya (belum stabil). Itu keterangan dari pendamping psikologisnya," ujar dia.

Diketahui, Putri akan diperiksa untuk menggali informasi tentang fakta dibalik kematian Brigadir J yang terjadi sebulan lalu di rumah dinas Ferdy Sambo.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS