Sukses

Awet Muda di Usia 47 Tahun, Simak 10 Pola Makan Sehat Nadya Hutagalung

Liputan6.com, Jakarta - Tetap terlihat awet muda dan sehat di usia berapa pun tentu menjadi salah satu keinginan bagi banyak orang. Begitu pula dengan model senior Nadya Hutagalung. Baik muda, maupun tua, kesehatan dan kebugaran merupakan hal utama agar lancar menjalankan berbagai aktivitas yang super padat.

Manfaat ini turut dirasakan oleh Nadya. Di usianya yang telah mencapai 47 tahun, model sekaligus presenter ini masih tampak awet muda dan bugar. Rambutnya memang sudah ditumbuhi uban, tapi kondisi fisiknya masih tetap bugar dan tidak beda jauh dibandingkan dengan saat dirinya masih muda.

Melalui akun Instagram pribadinya, Nadya Hutagalung skerap membagikan aktivitas dan potret dirinya yang masih bak remaja. Hal tersebut tentu tidak didapat secara instan. Mantan VJ MTV ini melakukan berbagai macam usaha untuk membuat tubuhnya tetap sehat dan bugar.

Salah satunya dengan rutin berolahraga, meditasi, dan menjaga pola makan sehat. Sejak kecil, Nadya memang dikenal sebagai salah satu figur publik yang menerapkan pola hidup sehat.  Dia pun cukup selektif dalam mengatur pola makan dengan membatasi apa yang diperlukan dan tidak diperlukan oleh tubuhnya.

Untuk mengetahui pola makan yang diterapkan oleh wanita yang sekarang tinggal di Australia ini, berikut pola makam yang djalaninya, dilansir dari akun Instagram miliknya dan beberapa sumber lainnya.

1. Menerapkan plant based

Dikenal sebagai duta lingkungan hidup PBB, Nadya Hutagalung memang berkomitmen tinggi untuk menjaga lingkungan. Hal ini juga disalurkan lewat pola makannya sebagai seorang vegetarian. Oleh karena itu, dia pun cenderung mengonsumsi makanan-makanan plant based atau berbasis dari tumbuhan dan tidak mengonsumsi daging.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

2. Kurangi konsumsi gula

Membatasi konsumsi gula sangat dianjurkan para ahli kesehatan. Nadya turut membatasi konsumsi gula pada beberapa makanan. Sejak menerapkan pola makan sehat dari usia 12 tahun, ia sudah mengurangi porsi gula pada makanan yang dikonsumsi. Konsumsi gula terlalu tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung hingga 38 persen dan cenderung meningkatkan berat badan.

3. Konsumsi raw food

Selain itu, Nadya juga lebih banyak mengonsumsi sayuran dalam bentuk mentah atau raw food. Proses pemanasan memang dapat menurunkan bahkan menghilangkan nutrisi pada beberapa makanan.

Konsumsi sayur atau makanan vegetarian mentah bisa meningkatkan kesehatan jantung, mengurangi risiko diabetes, meningkatkan pencernaan, hingga mendukung proses penurunan berat badan.

4. Banyak minum air putih

Faktor yang tak kalah penting tapi terkadang dianggap remeh adalah banyak minum air putih. Kebiasaan ini sangat penting untuk membuat tubuh sehat dan bugar.

Nadya pun menerapkan hal serupa demi menjaga metabolisme tubuhnya tetap sehat dan terhidrasi dengan baik.Kandungan mineral dan karbonisasi dalam air mineral memberikan berbagai macam manfaat kesehatan. Mengonsumsi air mineral berkontribusi pada kesehatan jantung, menurunkan tekanan darah, dan meredakan gejala sembelit.

3 dari 4 halaman

5. Memasak makanan sendiri

Sebagian orang sekarang ini mungkin lebih suka membeli makanan seperti memesan secara online. Namun tidak bagi Nadya. Untuk memastikan makanannya aman dan sehat untuk dikonsumsi,

Nadya pun cenderung memasak sendiri makanannya. Berbagai macam masakan yang dimasak tentunya berbasis vegetarian atau tumbuh-tumbuhan. Salah satu masakannya pun cukup simpel, yaitu ubi panggang.

"Tonight's dinner. Roasted sweet potato With corn, tomato, black bean Vegan cheese & Pesto (Makan makan hari ini. Ubi jalar panggang dengan jagung, tomat, kacang hitam, keju dan pesti vegan," tulis Nadya dalam salah satu unggahannya di Instagram.

6. Menghindari MSG

Saat memasak pun, Nadya menghindari penggunaan MSG. Hal ini juga berlaku pada setiap makanan yang dikonsumsi. Agar makanan yang dikonsumsi tetap aman dan bergizi, Nadya memilih penggunaan bahan lokal dan organik yang lebih sehat.

7. Kombinasi beragam sayuran

Jenis sayuran yang berbeda bisa mengandung gizi dan membawa manfaat yang berbeda pula. Oleh karena itu, Nadya berusaha mengonsumsi berbagai macam sayuran demi memenuhi kebutuhan nutrisi tubuhnya.

Mengonsumsi berbagai macam sayuran tidak hanya bisa melancarkan pencernaan dan metabolisme tubuh, tapi juga mengurangi risiko terkena kanker dan demensia.Nadya juga menerapkan porsi tertentu dalam mengonsumsi buah dan sayur.

Sebagai konsumsi hariannya, ia menerapkan perbandingan 80:20 persen dengan lebih banyak sayur dibandingkan buah. Sayur sendiri memang mengandung kadar gula yang lebih rendah dibandingkan buah-buahan.

4 dari 4 halaman

8. Minum smoothies