Sukses

Wakil Presiden AS Kamala Harris Positif Covid-19

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden AS  Kamala Harris dinyatakan positif Covid-19. Gedung Putih mengumumkan hal itu Selasa 26 April 2022. Dikutip dari CNN, Selasa, 26 April 2022. Harris menerima vaksinasi kedua dengan vaksin Moderna pada Januari 2021.

Harris kemudian menerima dosis booster pertamanya pada akhir Oktober dan vaksin booster kedua pada 1 April 2022. Tes positif Covid-19 wakil presiden datang ketika AS telah mencabut sebagian besar tindakan mitigasi Covid-19 usai lonjakan varian Omicron selama musim dingin.

Sesuai dengan pedoman kesehatan masyarakat federal, pejabat dan pengunjung tidak diharuskan memakai masker atau menjaga jarak di acara-acara besar Gedung Putih. Kasus Covid di Washington telah menurun sejak puncaknya pada awal Januari 2022, ketika negara itu menghadapi gelombang kasus varian Omicron.

Kasus positif Covid-19 kembali meningkat baru-baru ini. Meski demikian, Gedung Putih terus mengadakan acara dalam ruangan yang ramai di mana masker adalah opsional dan para pejabat tidak menggunakan masker di depan umum.

Pemerintah mengatakan mereka melampaui pedoman federal untuk mendeteksi Covid-19 di gedung tersebut. Ada tes wajib bagi mereka yang melakukan kontak dengan Presiden Joe Biden dan menjaga jarak selama rapat, setidaknya jika memungkinkan.

Gedung Putih tidak mempertimbangkan untuk kembali ke pembatasan era pandemi, menurut sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki. "Kami terus menerapkan kebijakan kembali bekerja dan merasa kami memiliki langkah-langkah yang diperlukan untuk melakukan itu," katanya.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Karantina di Rumah

Dikutip dari Daily Mail, juru bicara Wapres AS, Kirsten Allen menjelaskan Kamala mendapatkan hasil positif Covid-19 setelah menjalani tes PCR usai dari kunjungan kerja seminggu di California. "Dia tidak berkontak dengan Presiden maupun Ibu Negara karena jadwal perjalanan baru-baru ini," ujarnya.

Harris pun mencuit pada Selasa sore bahwa dia bersyukur telah divaksinasi dan suntik booster. Ia mengaku tak mengalami gejala apapun. Sementara, pihak Gedung Putih mengatakan Presiden Joe Biden sudah menghubungi Harris untuk memastikan dia mendapatkan apa yang diperlukan selama menjalani karantina di rumah.

 

Kamala Harris telah menerima dosis kedua vaksin COVID-19 produksi Moderna. Suntikan kedua vaksin Moderna itu diterima Harris di National Institutes of Health di Bethesda, Maryland, AS.

"Saya sudah divaksin, dan itu benar-benar tidak menimbulkan rasa sakit, relatif tidak sakit. Tapi saya ingin berterima kasih kepada semua orang di NIH atas semua yang kalian lakukan," kata Harris setelah menerima suntikan dosis kedua vaksin COVID-19 tersebut.

 

3 dari 4 halaman

Suami Terinfeksi Lebih Dulu

Sebelumnya, suami Harris, Doug Emhoff lebih dulu dinyatakan positif Covid-19 pada Selasa, 15 Maret 2022, waktu setempat. Hal itu disampaikan lewat pernyataan kantor wakil presiden.

"Sebagai upaya kehati-hatian, Wakil Presiden tidak akan berpartisipasi dalam acara malam ini," demikian pernyataan Sabrina Singh, wakil sekretaris pers untuk Wapres Kamala Harris, beberapa waktu lalu.

Emhoff juga mengabari kondisi kesehatannya via Twitter. Ia menyatakan mengalami gejala ringan dan bersyukur sudah divaksinasi dan disuntik booster.

"Bila kamu belum divaksinasi dan di-booster, tolong jangan tunggu lagi," cuitnya.

Pria berusia 57 tahun itu menjadi kasus positif Covid-19 pertama di keluarga inti Presiden dan Wakil Presiden AS sejak mereka menjabat pada Januari 2021. Hal ini seiring merebaknya varian Omicron di seluruh dunia.

Akibat hasil tersebut, Wapres AS harus membatalkan mengisi acara panel Equal Pay Day sebagaimana diunggah di akun Twitter Gedung Putih. Pengumuman itu masih terpasang dengan menyebut Harris akan menjadi salah satu pembawa acara yang menyampaikan pidato.

 

4 dari 4 halaman

Perempuan Pertama Presiden AS

Wakil Presiden AS Kamala Harris jadi perempuan pertama yang --meski singkat-- mendapatkan kekuasaan sebagai presiden Amerika Serikat, untuk sementara menggantikan Presiden Joe Biden yang menjalani pemeriksaan kesehatan rutin.

Ia memegang kendali selama 85 menit, sementara Biden ditempatkan di bawah anestesi untuk kolonoskopi rutin. Dokter Biden merilis pernyataan setelah operasi, mengatakan dia sehat dan mampu melaksanakan tugasnya. Pemeriksaan medis dilakukan menjelang ulang tahun presiden yang ke-79.

Harris menjalankan tugasnya, termasuk sebagai Plt Presiden AS selama 85 menit, dari kantornya di Sayap Barat Gedung Putih, kata para pejabat seperti dikutip dari BBC, Sabtu (20/11/2021).

Dia adalah wanita pertama dari Asia Selatan Amerika pertama yang terpilih sebagai wakil presiden AS. Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki mengatakan pengalihan kekuasaan sementara dalam keadaan seperti itu belum pernah terjadi sebelumnya, dan bahwa itu adalah bagian dari proses yang ditetapkan dalam konstitusi AS.