Sukses

Hunian Gratis untuk Para Milenial Aktivis Sosial di Masa Pandemi

Liputan6.com, Jakarta - Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia setahun belakangan ini mendorong setiap masyarakat untuk tetap berjuang dan bertahan dalam menghadapi segala perubahan yang terjadi di masyarakat. Tak hanya para tenaga kesehatan yang menjadi pahlawan di garda terdepan, berbagai elemen masyarakat terjun langsung berkontribusi ke masyarakat meringankan beban akibat dampak pandemi.

Termasuk kemunculan ‘pahlawan-pahlawan’ pandemi yang memiliki inisiatif-inisiatif positif dalam membawa perubahan baik di sekitarnya. Sabrina Soewatdy, CEO Rukita menjelaskan bahwa berangkat dari kemunculan para pahlawan pandemi inilah, Rukita menggelar Program “Home For Heroes”, yakni program yang memberikan apresiasi kepada para ‘Pahlawan’ pandemi yakni para milenial yang menjadi aktivis sosial yang memberikan inisiasi-inisiasi positif selama pandemi.

Melalui program ini, Rukita memberikan apresiasi berupa kesempatan kepada seluruh 'Hero' untuk tinggal di unit Rukita secara gratis selama 6 bulan. “Rukita sangat mengapresiasi para milenial yang memiliki inisiatif untuk berbuat baik terhadap sesama selama pandemi ini dan menginspirasi banyak orang. Untuk itu melalui program Home For Heroes ini kami memberikan kesempatan bagi para ‘Hero’ untuk tinggal di unit kami secara gratis. ” kata Sabrina dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (22/12/2021).

Sebelumnya di bulan November hingga Desember Rukita telah membuka pendaftaran secara public lewat sosial media Rukita kepada para milenial yang ingin ikut serta program ini. Sekaligus Rukita juga menggandeng komunitas Turun Tangan untuk menominasikan kandidatnya. Kemudian, Rukita melakukan seleksi dan berhasil memilih 3 sosok “Pahlawan Pandemic” para inisiator program-program inspiratif di tengah pandemi.

Sosok Milenial Program Home for Heroes

1. Penerima Program Home For Heroes yang pertama yakni, Muhammad Alif Maulana, 23 Tahun, Mahasiswa, inisiator program ‘Cebanan’ (Charity Tanpa beban) yang menerima unit Rukita RKBM Gandaria Jakarta Selatan.

Melalui program ‘Cebanan’, ia mengajak rekan-rekannya di kampus dan lingkungan tinggalnya di Tangerang untuk bersama-sama mengumpulkan donasi untuk diberikan kepada orang-orang tidak mampu di sekitar Tangerang dan Jakarta.

Donasi diberikan kepada para fakir miskin di jalanan , pemulung keliling, hingga panti asuhan yang disebarkan bersama teman-temannya. Alif mengungkapkan bahwa, jika kita ingin berbuat kebaikan tidak perlu diukur dari besar kecilnya bantuan kita, tapi apapun yang kita berikan asal bermanfaat akan sangat membantu mereka-mereka yang membutuhkan.

“Kedepannya saya ingin membuat program ‘Cebanan’ ini terus berkelanjutan tak hanya selama pandemi. Dan saya senang sekali dengan Program Home For Heroes ini, yang memberikan apresiasi kepada saya, yang kebetulan sangat membutuhkan hunian yang dekat dengan kampus saya. Saya berharap apa yang saya lakukan dapat menginspirasi teman-teman milenial lainnya,” ungkap Alif.

2. Kedua, Marizka Witya Putrini, 28 Tahun, Karyawan Swasta, yang menerima unit Rukita Permata Tomang, Jakarta Barat. Marizka memiliki inisiasi untuk mempromosikan produk-produk umkm di sosial media milik pribadinya. Marizka juga berbagi ilmu digital marketing ke para UMKM di sekitar tempat tinggalnya di Bogor dan Jakarta di tengah pandemi.

Marizka menjelaskan, sejak dirinya sempat terkena PHK di awal pandemi, selain membuka usaha kecil-kecilan ia pun tergerak untuk membantu mempromosikan produk UMKM di sekitarnya secara gratis. Saat ini banyak UMKM yang tidak paham bagaimana mempromosikan produk mereka padahal produk mereka memiliki kualitas yang baik dan menarik.

“Sebenarnya yang saya lakukan bisa dilakukan banyak orang asal punya kemauan. Jangan pernah malu untuk membantu para UMKM, dengan mempromosikan di sosial media kita. Mungkin kita berpikir hal ini kecil, tapi ternyata impactnya besar untuk mereka yang berjualan, jadi terbuka peluang untuk memperbesar usahanya apalagi di tengah pandemic ini,” jelas Marizka.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Berbuat Sosial

3. Ketiga, Alyaa Irbah, 22 Tahun, Freelancer, Inisiator Program Healthy Kit dan ‘Patungan Segeng’ (Se-Geng), yang menerima unit Rukita Jati Anom Pejaten, Jakarta Selatan. Dalam Program Healthy Kit, Alya mengajak masyarakat dan komunitasnya untuk berdonasi untuk membagikan healthy kit yang berisi susu steril, vitamin dan lainnya kepada para pekerja transportasi umum dan sektor publik lainnya.

Sementara itu, Patungan Se-Geng yang juga diinisiasinya mengajak para anak muda untuk berdonasi dengan cara yang seru dan menarik. Alyaa yang saat ini masih berada di Semeru, Jawa Timur untuk membantu korban terdampak erupsi, menjelaskan bahwa Anak muda tidak melulu soal nongkrong-nongkrong dan ngajak ke mall, tapi bisa berbuat sosial alias ‘Donasyik’, donasi itu asyik.

Alyaa juga menginisiasi beragam program lainnya seperti Program Susu Kesehatan untuk Nakes, dan lainnya dalam komunitas Turun Tangan.  “Kita bisa bantu menjaga Kesehatan para pekerja transportasi public dan lainnya dengan memberikan Healthy kit tersebut.

Sementara, Patungan Segeng mengajak kaum muda bahwa setiap circle yang dimiliki anak muda bisa dimanfaatkan demi kemanusiaan. Selain bisa mejeng sama se-geng, juga bisa nunjukin geng positif yang bisa bermanfaat buat sesama. Saya sangat senang sekali Rukita mengapresiasi inisiatif milenial di tengah pandemi ini. semoga program ini akan terus berkelanjutan,” ungkap Alyaa.

3 dari 4 halaman

Disko Spesial

 

Tak hanya mendapatkan kesempatan menempati unit Rukita secara gratis selama enam bulan, para penerima program juga mendapatkan benefit lain yakni subsidi biaya listrik dan air setiap bulannya. Ditambah, selepas program enam bulan berakhir, bagi para peserta program Home For Heroes yang ingin meneruskan tinggal di beragam unit Rukita, akan mendapatkan diskon spesial.

Rukita juga menghadirkan ulasan detail cerita inspiratif para sosok-sosok inspiratif Program Home For Heroes ini yang bisa di cek di Website Resmi www.rukita.co.id, sehingga cerita inspiratif mereka dapat disebarluaskan ke masyarakat.

“Kami berharap program ini dapat mempermudah para pahlawan pandemi ini dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Terlebih mereka yang terpilih memang membutuhkan hunian nyaman untuk kesehariannya. Kami berharap para ‘Heroe’ ini akan terus berkreasi dan bersemangat untuk menyebarkan inspirasi positif bagi sekitarnya,” terang Sabrina.

Kedepannya, Program Home For Heroes ini akan dibuat berkelanjutan, sehingga dapat terus mendukung para milenial inspiratif. Sesuai dengan misi Rukita yakni ingin memberikan hunian Senyaman Di Rumah bagi banyak komunitas-komunitas positif.

4 dari 4 halaman

Serba-serbi Rumah Ramah Lingkungan