Sukses

7 Manfaat Mengonsumsi Jamur Tiram, Salah Satunya Tekan Risiko Kanker

Liputan6.com, Jakarta - Jamur tiram adalah jamur pangan dari kelompok Basidiomycota dan termasuk kelas Homobasidiomycetes. Jamur tiram masih satu kerabat dengan Pleurotus eryngii atau sering dikenal dengan sebutan King Oyster Mushroom.

Dilansir Dr Health Benefits, Jumat (3/12/2021), topi jamur tiram berbentuk kipas yang menjadi ciri khasnya. Warnanya tak hanya putih, tetapi juga gelap, biru, merah muda, dan kuning, sehingga menambah daya tarik visual. Teksturnya pun kenyal tetapi lembut.

Biasanya, jamur tiram diolah menjadi sup atau ditumis. Dengan mengonsumsi jamur tiram Anda akan memperoleh serat, niasin, vitamin D, dan zat besi dari sajian makanan hangat ini. Satu porsi jamur tiram yang dipotong memiliki 28 kalori dan di bawah 1 gram lemak, namun mengandung 2 gram serat dan 3 gram protein.

Tapi, manfaat yang bisa Anda dapatkan dari jamur tiram lebih dari itu. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang manfaat mengonsumsi jamur tiram, simak berikut ini:

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 9 halaman

1. Mengandung Antioksidan

Antioksidan sangat penting bagi tubuh Anda karena dapat membantu mencegah kerusakan sel tubuh. Dalam studi yang berkembang, ternyata antioksidan membantu mencegah penyakit berat seperti diabetes, penyakit jantung, kanker, Alzheimer, dan Parkinson.

Jamur tiram pun mengandung antioksidan. Meski belum ada yang mengatakan dengan pasti apakah antioksidan dalam jamur tiram benar-benar signifikan jumlahnya, para peneliti benar-benar bersemangat tentang bagaimana 'shroom' yang sederhana dapat membantu Anda.

3 dari 9 halaman

2. Menurunkan Kolesterol

Sebuah laporan baru-baru ini menemukan bukti bahwa bagian serat makanan dari jamur tiram (Pleurotus ostreatus) mungkin membantu dalam mengurangi pengumpulan minyak lemak di hati.

4 dari 9 halaman

3. Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh

Beta-glukan dalam jamur tiram menjadikannya salah satu makanan terbaik di dunia untuk memastikan sistem kekebalan Anda terhadap penyakit jangka pendek dan jangka panjang. Tidak seperti varietas makanan tertentu yang merangsang atau menekan sistem kekebalan tubuh, jamur tiram ini dapat menyeimbangkannya.

Selain itu, jamur tiram mengandung antioksidan yang berbeda untuk membantu mencegah bahaya radikal bebas, dan tekanan oksidatif sehingga sistem kekebalan Anda dapat melindungi diri dari penuaan.

5 dari 9 halaman

4. Bermanfaat untuk Jantung

Salah satu bahan dalam jamur tiram (beta-glukan) berkaitan dengan pengembangan lebih lanjut pencernaan glukosa dan lemak, serta tekanan peredaran darah dan berat badan yang semuanya dapat membantu kesehatan jantung Anda. Namun sekali lagi, pemeriksaan lebih lanjut diperlukan.

6 dari 9 halaman

5. Mengurangi Risiko Kanker

Beberapa pemeriksaan primer menunjukkan bahwa jamur tiram mungkin memiliki sifat melawan kanker. Pemeriksaan baru-baru ini menunjukkan bahwa konsentrat jamur tiram dapat menghambat perkembangan kanker payudara dan kanker usus besar dan menyebar dalam sel manusia.

7 dari 9 halaman

6. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Tubuh Anda membutuhkan suplemen seperti vitamin D untuk mengelola tingkat ketegangan peredaran darah. Bagi Anda yang kekurangan vitamin D, Anda dapat mengonsumsi jamur tiram untuk mencukupinya

Jamur tiram dapat membantu menurunkan tekanan peredaran darah pada hewan pengerat dengan hipertensi yang tidak terbatas atau tidak dapat dijelaskan.

8 dari 9 halaman

7. Memiliki Sifat Antivirus dan Antibakteri

Para peneliti sangat terkejut dengan apa yang mereka temukan dalam senyawa bioaktif tertentu di dalam jamur tiram. Pasalnya, senyawa itu menunjukkan efek antivirus seperti obat antivirus. Jadi, jika Anda mengonsumsi jamur tiram ini ada harapan bahwa mereka dapat digunakan untuk mengobati infeksi seperti herpes dan influenza musiman.

Itulah beberapa manfaat mengonsumsi jamur tiram. Selain rasanya yang lezat, ternyata jamur tiram kaya akan manfaat yang tidak terduga.

Penulis: Vania Dinda Marella

9 dari 9 halaman

Infografis Hidup Sehat Hindari Kanker