Sukses

4 Tips Praktis agar Tetap Berenergi dan Sehat Selama Puasa Ramadhan

Liputan6.com, Jakarta - Bulan suci Ramadhan adalah bulan spesial dalam setahun bagi umat muslim di seluruh dunia. Ketika bulan itu tiba, mereka yang beragama Muslim diwajibkan untuk menunaikan ibadah puasa.

Seperti yang kita tahu, puasa pada umumnya tidak makan atau minum sejak imsak hingga matahari terbenam selama  sebulan. Beribadah pada bulan suci ini memberikan segudang pahala bagi mereka yang menjalankannya.

Selain itu, saat Ramadan orang-orang membutuhkan energi yang lebih dari pada biasanya. Menjaga kesehatan sembari puasa merupakan hal penting bagi umat Muslim. Berikut tips praktis aman berpuasa supaya tetap berenergi dan sehat selama Ramadan seperti dilansir dari laman Healthline Selasa, 13 April 2021.

1. Jangan Lewatkan Sahur

Nazima Qureshi, penulis buku The Healthy Ramadan Guide menjelaskan bahwa sangat penting bagi untuk tidak melewatkan makan sahur. Pilihan makanan yang Anda konsumsi akan mempengaruhi energi sepanjang hari.

“Sering kali orang beralih ke karbohidrat sederhana untuk sahur, tapi karbohidrat sederhana tidak akan memberikan energi jangka panjang ,” kata Qureshi.

Sebagai gantinya, ia merekomendasikan makanan berupa biji-bijian yang dipadukan dengan lemak dan protein sehat. Untuk tambahannya Anda bisa mengonsumsi outmeal stroberi coklat dan pancake serta buah dan sayuran.

2 dari 4 halaman

2. Tingkatkan Hidrasi

Air minum sangat penting dan memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh. Tidak minum cukup air dapat menyebabkan suasana hati menjadi buruk dan meningkatkan kelelahan. Menjaga asupan air juga dapat membantu mengelola kondisi kesehatan dan berperan mengobati penyakit, seperti sakit kepala, batu ginjal, dan sembelit.

Gunakan waktu sebelum imsak dan setelah berbuka puasa untuk menghidrasi kembali dan memenuhi asupan air. Cobalah untuk memilih makanan dengan kandungan air yang tinggi. Qureshi merekomendasikan buah dan sayuran berisi air seperti stroberi, semangka, blewah, dan mentimun.

3. Perhatikan Porsi Makan

Makanan tradisional sangat mengiurkan terutama saat Ramadan. Namun, Anda harus berusaha untuk memperhatikan porsi makanan, karena makanan tradisional biasanya mengandung banyak minyak. Berbuka puasa dengan makanan tradisional mungkin bukan ide terbaik.

Qureshi menganjurkan berbuka puasa dengan makan kurma, buah, dan minum air. “Gula alami dari buah akan menunjukkan tubuh Anda telah makan. Anda tidak akan merasa kelaparan dan cenderung tidak makan berlebihan,” jelasnya.

Untuk makan malam usahakan lauknya berupa sayuran atau setengah piring dan karbohidrat serta protein seperempat piring.

4. Memahami Kesehatan

Wasem Alsabbagh selaku Asisten Profesor di University of Warerloo menjelaskan bahwa sebagian besar pengobatan dapat dilanjutkan, meski sedang puasa. Namun, waktunya harus disesuaikan dengan berbuka puasa dan makan malam.

“Jika puasa memperburuk kondisi medis, bahkan setelah mengubah jadwal pengobatan, pasien sebaiknya tidak berpuasa,” kata Alsabbagh.

Orang dengan kondisi medis umum, seperti diabetes dam hipertensi tetap bisa berpuasa selama kondisi stabil dan terkontrol. Namun, mereka perlu memantau gula darah dan tekanan darahnya dengan baik untuk memastikan kesehatan tubuhnya.  (Muhammad Thoifur)

3 dari 4 halaman

Aman Berpuasa Saat Pandemi Covid-19

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

  • Menurut ahli bahasa Sansekerta, upawasa bermakna ritual untuk “masuk” ke Yang Ilahi.
    puasa
  • Ramadhan adalah bulan kesembilan dalam penanggalan Hijriyah (sistem penanggalan agama Islam).
    Ramadhan adalah bulan kesembilan dalam penanggalan Hijriyah (sistem penanggalan agama Islam).
    Ramadhan
  • Ramadan adalah bulan suci umat Islam yang dirayakan dengan cara melaksanakan puasa selama satu bulan penuh.
    Ramadan adalah bulan suci umat Islam yang dirayakan dengan cara melaksanakan puasa selama satu bulan penuh.
    Ramadan
  • Tips